Seragam Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Motif Wastra Nusantara

Sarinah, Mills, dan Ghea Fashion Studio memadukan Gorga serta Limar dalam apparel Tim Indonesia untuk Aichi-Nagoya 2026.

- Jurnalis

Kamis, 3 September 2026 - 18:05 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Seragam Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Motif Wastra Nusantara (Foto: Ghea Studio/Sarinah/Tim Indonesia/medcom)

Seragam Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Motif Wastra Nusantara (Foto: Ghea Studio/Sarinah/Tim Indonesia/medcom)

Kabarinaja.idSeragam Tim Indonesia untuk Asian Games 2026 tampil dengan pendekatan berbeda. Sarinah bersama Mills dan Ghea Fashion Studio memasukkan unsur wastra Nusantara ke dalam apparel yang dirancang untuk kontingen Indonesia di Aichi-Nagoya, Jepang.

Kolaborasi tersebut tidak berhenti pada tampilan visual. Desain seragam juga diarahkan untuk mencerminkan identitas Indonesia sekaligus memenuhi kebutuhan atlet ketika menjalani rangkaian kompetisi olahraga.

Dua warisan budaya menjadi sumber inspirasi utama koleksi ini, yakni Gorga dari Tanah Toba dan Limar dari Sumatera Selatan.

Gorga dan Limar Jadi Identitas Seragam Tim Indonesia

Gorga dikenal sebagai seni ukir tradisional masyarakat Toba. Dalam rancangan apparel Tim Indonesia, karakter ornamen tersebut diterjemahkan melalui bentuk-bentuk tegas yang membawa makna kekuatan, perlindungan, keberanian, dan keteguhan.

Sementara itu, Limar digunakan untuk menghadirkan karakter budaya dari Sumatera Selatan. Motif tersebut dikaitkan dengan nilai kehormatan, keunggulan, serta kemuliaan.

Permainan warna dan gradasi pada elemen Limar juga menggambarkan keberagaman para atlet. Mereka berasal dari latar belakang berbeda, tetapi bergabung dalam satu kontingen dengan tujuan yang sama.

Konsep koleksi itu dirangkum melalui tema “Woven by Hope. Strengthened by the Same Spirit. Carrying Indonesia in Every Step.” Pesan tersebut menempatkan harapan, persatuan, dan perjuangan sebagai bagian dari identitas seragam.

Direktur Utama Sarinah, Raisha Syarfuan, mengatakan kolaborasi tersebut menjadi upaya membawa warisan budaya Indonesia ke ruang yang lebih luas.

“Sebagai retail-based cultural experience center, Sarinah bangga dapat kembali mengkurasi arah visual apparel Tim Indonesia,” ujar Raisha.

Menurut dia, kerja sama dengan Ghea Fashion Studio dan Mills bukan sekadar menghasilkan pakaian olahraga. Koleksi itu juga menjadi penegasan bahwa warisan budaya Nusantara dapat dikembangkan dalam bentuk modern dan bersaing di tingkat global.

Raisha berharap nilai yang dibawa Gorga dan Limar dapat memberikan energi tambahan bagi atlet selama menjalani pertandingan.

Baca Juga :  Timnas Esports Indonesia Amankan 3 Tiket Asian Games 2026

Debut Ghea Panggabean Merancang Busana Olahraga

Bagi Ghea Panggabean, proyek tersebut memiliki arti khusus. Perancang tersebut tengah menandai 45 tahun dedikasinya dalam merawat sekaligus mengembangkan wastra Nusantara.

Kolaborasi dengan Sarinah dan Mills juga menjadi pengalaman pertamanya dalam merancang busana olahraga.

“Mendesain seragam untuk para duta olahraga bangsa adalah sebuah kehormatan yang luar biasa,” kata Ghea.

Ia menjelaskan bahwa Gorga dipilih karena merepresentasikan kekuatan dan perlindungan. Adapun Limar membawa pesan mengenai kehormatan serta keunggulan.

Ghea berharap perpaduan kedua unsur tersebut mampu ikut membangun kepercayaan diri atlet ketika memasuki arena pertandingan.

“Fokus utama kami saat merancangnya adalah agar saat atlet kita melangkah ke arena, mereka tidak hanya merasa kuat dan percaya diri, tetapi juga bangga membawa keanggunan serta identitas Nusantara,” ujarnya.

Mills Sesuaikan Desain dengan Kebutuhan Atlet

Setelah konsep visual ditentukan, Mills mengembangkan desain tersebut menjadi rangkaian apparel untuk mendukung kebutuhan Tim Indonesia selama Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

CEO Mills, Tjia Kong Hou, menegaskan aspek estetika bukan satu-satunya perhatian dalam proses tersebut. Kebutuhan performa atlet turut menjadi bagian dari rancangan apparel.

“Melalui kolaborasi ini, kami menghadirkan rangkaian apparel yang memadukan karakter desain dengan kebutuhan performa para atlet,” ujar Tjia.

Menurutnya, perpaduan tersebut diharapkan membantu atlet tampil percaya diri ketika membawa nama Indonesia dalam kompetisi olahraga Asia.

Mills juga menyatakan kebanggaannya dapat mengambil bagian dalam perjalanan kontingen Indonesia pada Asian Games 2026.

Seragam Diharapkan Memperkuat Semangat Kontingen

Chief de Mission Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Todotua Pasaribu, melihat apparel resmi kontingen sebagai bagian dari dukungan kepada atlet.

Menurut Todotua, persiapan menuju kompetisi membutuhkan waktu dan tenaga besar dari para atlet. Karena itu, dukungan yang diberikan di luar arena juga diperlukan agar mereka dapat berkonsentrasi pada pertandingan.

Baca Juga :  Nindya Eltsani Fawwaz, Pelajar Sungai Penuh Bawa Merah Putih ke Monas

“Kita bertanding sebagai satu kesatuan kontingen yang dikuatkan oleh semangat pantang menyerah dan rasa persatuan yang sama,” kata Todotua.

Ia berharap seragam tersebut dapat menumbuhkan kebanggaan ketika atlet membawa nama Indonesia dalam pertandingan.

“Dari jersey ini, kami berharap para atlet ada rasa bangga untuk bertarung dengan kepala tegak untuk mengibarkan Merah Putih di panggung tertinggi Asian Games 2026,” ujarnya.

Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari, turut memberikan respons positif terhadap kolaborasi tersebut.

Menurut Okto, apparel Tim Indonesia dapat berfungsi sebagai sarana untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat internasional.

“Apparel Tim Indonesia bukan sekadar pakaian yang dikenakan para atlet, tetapi juga representasi identitas dan kebanggaan bangsa,” kata Okto.

Ia menilai penggabungan unsur wastra dengan kebutuhan olahraga menunjukkan bahwa budaya Indonesia dapat dikemas dalam bentuk yang modern dan tetap relevan di panggung internasional.

“Setiap kali para atlet mengenakan apparel ini, ada cerita tentang Indonesia yang ikut mereka bawa. Dari keberagaman budaya kita, lahir satu identitas sebagai Tim Indonesia,” lanjutnya.

Okto berharap seragam tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa perjuangan atlet di arena mendapat dukungan dari masyarakat Indonesia.

Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dijadwalkan berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober 2026 di Jepang. Kontingen Indonesia akan membawa perpaduan semangat olahraga dan identitas budaya Nusantara dalam menghadapi persaingan di tingkat Asia.

Melalui Gorga dan Limar, seragam Tim Indonesia tidak sekadar menjadi perlengkapan kontingen. Wastra Nusantara ditempatkan sebagai bagian dari identitas yang ikut hadir ketika para atlet membawa Merah Putih ke arena pertandingan. (Wd/*)

Berita Terkait

AI di Sekolah, Kemendikdasmen Pilih Atur Bukan Larang
Ekonomi Indonesia Ditargetkan Tumbuh 6% pada 2027, Ini Strateginya
Rela Antre Sejak Subuh Demi Bimbel, Ini Pesan Abdul Mu’ti
Cara Update Data Desil DTSEN, Ini 3 Jalurnya
Jangan Asal Pakai Logo, Begini Cara Mengecek Legalitasnya
Gus Kikin Terpilih Pimpin PBNU, Ini Profil dan Nasabnya
Tentara Jerman di Indonesia Saat Revolusi Kemerdekaan
Puncak Kemarau September 2026, Ini Prediksi 10 Wilayahnya
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 11:09 WIB

AI di Sekolah, Kemendikdasmen Pilih Atur Bukan Larang

Kamis, 3 September 2026 - 19:03 WIB

Ekonomi Indonesia Ditargetkan Tumbuh 6% pada 2027, Ini Strateginya

Kamis, 3 September 2026 - 18:05 WIB

Seragam Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Motif Wastra Nusantara

Kamis, 3 September 2026 - 17:07 WIB

Rela Antre Sejak Subuh Demi Bimbel, Ini Pesan Abdul Mu’ti

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:53 WIB

Cara Update Data Desil DTSEN, Ini 3 Jalurnya

Berita Terbaru

IdeaFest 2026 (Foto: medcom)

Teknologi

AI Makin Cepat, Mengapa Keterampilan Manusia Tetap Penting?

Minggu, 6 Sep 2026 - 09:05 WIB

Fitur Tersembunyi Google Maps yang Jarang Diketahui (Foto: medcom)

Teknologi

Fitur Tersembunyi Google Maps yang Jarang Diketahui

Minggu, 6 Sep 2026 - 07:04 WIB

Kolase makanan kekinian yang dapat menjadi inspirasi bagi pemula untuk memulai usaha kuliner dari rumah.

Kuliner

10 Ide Jualan Kekinian yang Bisa Dimulai dari Rumah

Sabtu, 5 Sep 2026 - 21:04 WIB

Ilustrasi yang menggambarkan Al-Khawarizmi mempelajari matematika di masa lalu, sementara konsep algoritma berkembang menjadi bagian penting teknologi digital masa kini.

Tokoh

Al-Khawarizmi dan Algoritma yang Mengubah Dunia

Sabtu, 5 Sep 2026 - 19:07 WIB

Seorang penjual mempromosikan kaus melalui siaran langsung dengan bantuan kamera dan ring light. (Foto: pegadaian/Ai)

Ekonomi

Cara Jualan di TikTok Shop agar Produk Lebih Mudah Laku

Sabtu, 5 Sep 2026 - 17:06 WIB