Gus Kikin Terpilih Pimpin PBNU, Ini Profil dan Nasabnya

KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin mendapat mandat memimpin PBNU untuk masa khidmat 2026-2031 melalui keputusan AHWA Muktamar ke-35 NU.

- Jurnalis

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:06 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2026-2031. (Foto:  KOMPAS.COM/MOH. SYAFIÍ)

KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2026-2031. (Foto: KOMPAS.COM/MOH. SYAFIÍ)

Kabarinaja.idKH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2026-2031. Keputusan tersebut ditetapkan melalui mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) dalam Muktamar ke-35 NU, Senin, 31 Agustus 2026.

Keputusan itu diumumkan anggota AHWA, Anwar Iskandar, dalam sidang pleno Muktamar ke-35 NU. Pemilihan berlangsung secara mufakat setelah peserta muktamar mengajukan sejumlah nama untuk posisi ketua umum.

“Secara mufakat memutuskan untuk memilih KH Abdul Hakim atau sehari-hari disebut Gus Kikin menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama masa Khidmat 2026-2031,” ujar Anwar Iskandar dalam sidang pleno.

Gus Kikin Terpilih Setelah Lima Nama Diajukan

Sebelum keputusan AHWA ditetapkan, terdapat lima nama yang diajukan peserta Muktamar ke-35 NU sebagai calon ketua umum.

Selain Gus Kikin, nama yang muncul ialah Zulfa Mustofa, Abdussalam Sochib atau Gus Salam, Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, serta Abdul Ghofar Rozin.

Gus Kikin sebelumnya dikenal sebagai Ketua PWNU Jawa Timur sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang. Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dari rekam jejaknya di lingkungan Nahdlatul Ulama.

Baca Juga :  Gerhana Bulan 28 Agustus 2026 Nyaris Total, Indonesia Tak Bisa Melihatnya

Penerus Kepemimpinan Pesantren Tebuireng

Gus Kikin berasal dari keluarga pesantren dengan hubungan nasab yang kuat dengan sejarah Nahdlatul Ulama. Ia merupakan putra KH Mahfudz Anwar dan Nyai Hj Abidah Ma’shum.

Dari garis ibunya, Gus Kikin merupakan cucu Nyai Hj Khoiriyah Hasyim. Khoiriyah Hasyim merupakan putri sulung KH M. Hasyim Asy’ari, pendiri Nahdlatul Ulama.

Sementara dari jalur ayah, nasab Gus Kikin tersambung kepada KH Anwar bin Alwi. Tokoh tersebut dikenal sebagai pendiri Pesantren Tarbiyatun Nasyi’in Paculgowang, Jombang.

Latar belakang tersebut membuat Gus Kikin berada dalam mata rantai panjang tradisi kepemimpinan pesantren di Jombang.

Melanjutkan Estafet Gus Sholah

Gus Kikin kemudian dipercaya meneruskan kepemimpinan Pondok Pesantren Tebuireng setelah wafatnya KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah.

Persiapan untuk meneruskan kepemimpinan Tebuireng telah dilakukan sejak 2016 melalui musyawarah keluarga besar pesantren.

Di bawah kepemimpinannya, Pesantren Tebuireng disebut berkembang dengan memiliki 15 cabang yang tersebar di sejumlah wilayah Indonesia. Jaringannya mencakup Riau, Jakarta, Maluku hingga Kalimantan Timur.

Baca Juga :  Beasiswa Aperti BUMN 2026 Kuliah Gratis di 6 Kampus Top Resmi Dibuka

Pengalaman Bisnis dan Tantangan Ekonomi NU

Selain aktif dalam lingkungan pesantren dan organisasi keagamaan, Gus Kikin juga memiliki pengalaman di dunia usaha.

Ia dikenal sebagai pengusaha yang memiliki PT Energi Mineral Langgeng (EML), perusahaan nasional yang bergerak di sektor minyak dan gas bumi. Gus Kikin juga disebut sebagai pemilik stasiun televisi BBS TV.

Pengalaman tersebut memberi warna berbeda pada rekam jejak ketua umum PBNU terpilih. Latar belakang pesantren berpadu dengan pengalaman mengelola kegiatan usaha dan organisasi.

Kombinasi pengalaman itu menjadi modal dalam menghadapi salah satu agenda besar NU, yakni memperkuat kemandirian ekonomi warga serta mengikuti perkembangan teknologi digital.

Kini, Gus Kikin mendapat mandat baru untuk memimpin PBNU selama lima tahun ke depan. Kepemimpinannya akan berlangsung pada masa khidmat 2026-2031, setelah terpilih melalui keputusan AHWA dalam Muktamar ke-35 NU. (Wd/*)

Berita Terkait

AI di Sekolah, Kemendikdasmen Pilih Atur Bukan Larang
Ekonomi Indonesia Ditargetkan Tumbuh 6% pada 2027, Ini Strateginya
Seragam Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Motif Wastra Nusantara
Rela Antre Sejak Subuh Demi Bimbel, Ini Pesan Abdul Mu’ti
Cara Update Data Desil DTSEN, Ini 3 Jalurnya
Jangan Asal Pakai Logo, Begini Cara Mengecek Legalitasnya
Tentara Jerman di Indonesia Saat Revolusi Kemerdekaan
Puncak Kemarau September 2026, Ini Prediksi 10 Wilayahnya
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 11:09 WIB

AI di Sekolah, Kemendikdasmen Pilih Atur Bukan Larang

Kamis, 3 September 2026 - 19:03 WIB

Ekonomi Indonesia Ditargetkan Tumbuh 6% pada 2027, Ini Strateginya

Kamis, 3 September 2026 - 18:05 WIB

Seragam Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Motif Wastra Nusantara

Kamis, 3 September 2026 - 17:07 WIB

Rela Antre Sejak Subuh Demi Bimbel, Ini Pesan Abdul Mu’ti

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:53 WIB

Cara Update Data Desil DTSEN, Ini 3 Jalurnya

Berita Terbaru

IdeaFest 2026 (Foto: medcom)

Teknologi

AI Makin Cepat, Mengapa Keterampilan Manusia Tetap Penting?

Minggu, 6 Sep 2026 - 09:05 WIB

Fitur Tersembunyi Google Maps yang Jarang Diketahui (Foto: medcom)

Teknologi

Fitur Tersembunyi Google Maps yang Jarang Diketahui

Minggu, 6 Sep 2026 - 07:04 WIB

Kolase makanan kekinian yang dapat menjadi inspirasi bagi pemula untuk memulai usaha kuliner dari rumah.

Kuliner

10 Ide Jualan Kekinian yang Bisa Dimulai dari Rumah

Sabtu, 5 Sep 2026 - 21:04 WIB

Ilustrasi yang menggambarkan Al-Khawarizmi mempelajari matematika di masa lalu, sementara konsep algoritma berkembang menjadi bagian penting teknologi digital masa kini.

Tokoh

Al-Khawarizmi dan Algoritma yang Mengubah Dunia

Sabtu, 5 Sep 2026 - 19:07 WIB

Seorang penjual mempromosikan kaus melalui siaran langsung dengan bantuan kamera dan ring light. (Foto: pegadaian/Ai)

Ekonomi

Cara Jualan di TikTok Shop agar Produk Lebih Mudah Laku

Sabtu, 5 Sep 2026 - 17:06 WIB