Agent Kim Reactivated Buktikan AI Belum Gantikan Aktor

Drama Korea Agent Kim Reactivated memanfaatkan AI generatif untuk menciptakan adegan aksi tanpa kamera, tetapi tetap menegaskan pentingnya peran aktor manusia dalam industri hiburan.

- Jurnalis

Minggu, 19 Juli 2026 - 08:06 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Agent Kim Reactivated Buktikan AI Belum Gantikan Aktor (Foto: SBS/kompas)

Agent Kim Reactivated Buktikan AI Belum Gantikan Aktor (Foto: SBS/kompas)

Kabarinaja.id – Drama Korea Agent Kim Reactivated kembali menjadi bahan pembicaraan publik. Bukan semata karena pencapaian ratingnya, tetapi berkat penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam salah satu adegan aksi yang berhasil mengecoh banyak penonton.

Adegan berdurasi sekitar tiga menit itu menampilkan kisah masa lalu Manajer Kim ketika menjalankan misi penyamaran sebagai agen khusus. Seluruh rangkaian aksi disajikan dengan skala sinematik, mulai dari ledakan bangunan, pengejaran mobil berkecepatan tinggi di terowongan bersalju, tabrakan kendaraan, hingga aksi terjun ke sungai pada malam hari.

Yang membuatnya berbeda, seluruh adegan tersebut tidak direkam menggunakan kamera maupun melibatkan pemeran utama dalam aksi berbahaya.

Teknologi AI Hadirkan Adegan Tanpa Pengambilan Gambar Langsung

Produksi drama memanfaatkan teknologi digital double yang dikembangkan melalui platform AI Korea, AICRON, bersama tim efek visual Morpheus Studio.

Teknologi tersebut menghasilkan representasi digital pemeran utama, termasuk karakteristik fisik, ekspresi wajah, hingga gerakan tubuh yang menyerupai sosok asli.

Hasilnya membuat banyak penonton tidak menyadari bahwa adegan yang mereka saksikan merupakan hasil produksi AI generatif.

Padahal sebelumnya, teknologi serupa sering mendapat kritik karena menampilkan gerakan tubuh yang kurang alami, ekspresi wajah tidak konsisten, maupun perpindahan adegan yang terlihat kaku.

Detail Wajah dan Emosi Dibuat Sangat Meyakinkan

Dalam drama ini, sosok digital So Ji Sub mampu mempertahankan ciri khas penampilannya.

Mulai dari koreografi pertarungan, bahasa tubuh, hingga ekspresi emosional saat pengambilan gambar jarak dekat terlihat lebih realistis dibandingkan penggunaan AI generatif pada produksi sebelumnya.

Baca Juga :  5 Drakor Romantis dengan Teknologi dengan Kisah Cinta Unik

Pencapaian tersebut menjadi salah satu tonggak baru dalam industri televisi Korea karena seluruh rangkaian adegan diproduksi menggunakan AI tanpa proses pengambilan gambar konvensional.

AI Membantu Produksi Lebih Aman dan Efisien

Pemanfaatan AI bukan hanya memberikan efek visual yang lebih megah.

Teknologi ini juga membantu mengurangi risiko yang biasa muncul dalam proses syuting adegan berbahaya.

Ledakan besar, kecelakaan kendaraan, hingga aksi terjun dari ketinggian selama ini membutuhkan pemeran pengganti profesional dengan tingkat risiko cedera yang tetap tinggi.

Melalui digital double, sebagian besar adegan tersebut dapat direkonstruksi secara virtual sehingga keselamatan para pemain lebih terjaga.

Aktor Veteran Tidak Lagi Dipaksa Melakukan Aksi Berisiko

Pendekatan tersebut juga memberi keuntungan bagi aktor yang telah lama berkarier.

Mereka tetap bisa tampil dalam film atau drama laga tanpa harus membebani kondisi fisik dengan adegan ekstrem.

Energi para pemain dapat difokuskan pada pendalaman karakter, penyampaian emosi, serta kualitas akting yang menjadi inti sebuah cerita.

Sutradara Tegaskan AI Belum Bisa Menggantikan Aktor

Meski teknologi berkembang pesat, sutradara Lee Seung Young menilai AI masih memiliki keterbatasan.

Menurutnya, gambar yang dihasilkan memang terlihat sempurna secara visual. Namun, AI belum mampu menghadirkan nuansa alami yang muncul selama proses syuting.

Baca Juga :  19 Film Bioskop Juli 2026 Terbaru, Jadwal dan Sinopsis

Atmosfer lokasi, ketegangan para pemain, interaksi antarpemeran, hingga ekspresi spontan masih menjadi unsur yang hanya dapat diwujudkan oleh manusia.

Karena itu, kehadiran aktor tetap menjadi elemen utama dalam proses produksi, termasuk ketika hasil AI harus disempurnakan pada tahap pascaproduksi.

Kolaborasi AI dan Aktor Jadi Arah Baru Industri Drama Korea

Alih-alih menggantikan profesi seniman, Agent Kim Reactivated menunjukkan bahwa AI lebih tepat diposisikan sebagai alat pendukung kreativitas.

Kolaborasi antara kemampuan akting So Ji Sub dan teknologi AI modern disebut mampu memangkas biaya produksi hingga sekitar 60 persen tanpa mengurangi kualitas visual.

Efisiensi tersebut membuka peluang bagi rumah produksi menghadirkan adegan aksi berskala besar yang sebelumnya sulit diwujudkan dalam serial televisi.

Penonton Sudah Diberi Informasi Sejak Awal Episode

Sebelum setiap episode diputar, produksi menampilkan pemberitahuan singkat bahwa sebagian proses pembuatan drama menggunakan teknologi berbasis AI.

Banyak penonton mungkin melewatkan informasi tersebut. Namun, pernyataan itu menjadi penanda bahwa produksi telah memasuki era baru pemanfaatan kecerdasan buatan dalam industri hiburan.

Keberhasilan drama ini juga tercermin dari performanya di pasar global. Setelah empat episode tayang, Agent Kim Reactivated mencatat rating nasional mencapai 21,6 persen sekaligus menempati posisi Nomor 1 Netflix Global Top 10 kategori TV Non-English, memperlihatkan bahwa inovasi teknologi dapat berjalan seiring dengan kualitas akting manusia tanpa saling menggantikan. (Wd/*)

Berita Terkait

Koleksi Properti Kelly Clarkson, dari Mansion hingga Peternakan
Rachel Vennya Buka Suara soal Karhutla Kalimantan
31.000 Email Phishing Terungkap, Penipu Manfaatkan Layanan Resmi Microsoft
Harga Spotify Premium Oktober 2026: Ini Perbedaan Tiga Paketnya
The Hidden Shadows: Sinopsis, Jadwal Tayang, dan Pemain
Internet Hilang Saat Perjalanan? Google Maps Tetap Bisa Digunakan
Coding dan AI Baru Menjangkau 25 Persen Sekolah, Ini Kendalanya
Kingston Pertahankan 62% Pasar DRAM, AI Jadi Pendorong
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:07 WIB

Rachel Vennya Buka Suara soal Karhutla Kalimantan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:09 WIB

31.000 Email Phishing Terungkap, Penipu Manfaatkan Layanan Resmi Microsoft

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:09 WIB

Harga Spotify Premium Oktober 2026: Ini Perbedaan Tiga Paketnya

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:07 WIB

The Hidden Shadows: Sinopsis, Jadwal Tayang, dan Pemain

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:07 WIB

Internet Hilang Saat Perjalanan? Google Maps Tetap Bisa Digunakan

Berita Terbaru

Foresters Roblox Tier List Bloodline dan Drop Rate (Foto: duniagames)

Game

Foresters Roblox Tier List Bloodline dan Drop Rate

Rabu, 21 Okt 2026 - 09:07 WIB

Mobile Legends, Saber MLBB, Build Saber, Yangon Galacticos, Tips MLBB (Foto: duniagames)

Game

Build Saber MLBB Semi Tank ala Hann Yangon Galacticos

Rabu, 21 Okt 2026 - 07:03 WIB

Plants vs Zombies 2, Cheat PvZ 2, Tools Modifikasi Game, Game Android, Tips Gaming (Foto: duniagames)

Game

Cheat Plants vs Zombie 2, Daftar Tools Modifikasi

Selasa, 20 Okt 2026 - 20:05 WIB

Cara Ganti Akun ML dengan Aman Tanpa Kehilangan Data (Foto: duniagames)

Game

Cara Ganti Akun ML dengan Aman Tanpa Kehilangan Data

Selasa, 20 Okt 2026 - 17:53 WIB

OJK Jatuhkan Denda kepada DSSA, BREN, dan CUAN, Ini Temuannya

Ekonomi

OJK Jatuhkan Denda kepada DSSA, BREN, dan CUAN, Ini Temuannya

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:06 WIB