Tak Cuma Kurang Minum, Ternyata 3 Makanan Harian Ini Jadi Pemicu Batu Ginjal

Mengenal jenis asupan harian yang berisiko mengendap di saluran kemih serta trik pencegahannya secara alami melalui pola makan seimbang.

- Jurnalis

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:19 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tak Cuma Kurang Minum, Ternyata 3 Makanan Harian Ini Jadi Pemicu Batu Ginjal (Foto: Getty Images/Nadzeya Haroshka/detikHealth/Ai)

Tak Cuma Kurang Minum, Ternyata 3 Makanan Harian Ini Jadi Pemicu Batu Ginjal (Foto: Getty Images/Nadzeya Haroshka/detikHealth/Ai)

Kabarinaja.id – Endapan kristal kalsium hingga asam urat pada organ penyaring darah kerap menjadi ancaman serius bagi saluran kemih seseorang. Pembentukan endapan keras ini acap kali di kaitkan dengan kebiasaan kurang mengonsumsi cairan. Kendati demikian, pola makan harian sebenarnya memegang peranan yang sangat krusial dalam memicu maupun menekan kemunculan penyakit tersebut.

Spesialis nutrisi ginjal dari Kidney Care UK, dr Katherine Dukic, menegaskan bahwasanya bahaya pemicu batu ginjal dapat meningkat pesat manakala seseorang mengonsumsi jenis hidangan tertentu secara berlebihan.

Deretan Asupan Harian yang Perlu Diwaspadai

Memahami jenis hidangan yang di konsumsi sehari-hari menjadi langkah awal untuk meminimalkan pembentukan kristal. Berdasarkan keterangan medis, terdapat beberapa kelompok bahan pangan yang patut di kontrol porsinya.

Tingkat Garam Berlebih dalam Makanan Olahan

Langkah pertama yang harus di perhatikan adalah membatasi asupan natrium harian. Penggunaan garam berlebih dalam masakan maupun camilan siap saji memicu peningkatan pengeluaran kalsium lewat saluran kencing. Kondisi penumpukan zat kalsium inilah yang pada akhirnya memperbesar peluang terbentuknya endapan keras.

Baca Juga :  Negara dengan Obesitas Terendah, Indonesia Peringkat 6

Kandungan Senyawa Oksalat Tinggi

Selain garam, senyawa alami berupa oksalat yang terkandung dalam bayam, bit, kacang-kacangan, cokelat, hingga teh hitam dapat mengikat kalsium. Beruntung, masyarakat tidak perlu menghentikan konsumsinya secara total. Mengombinasikan bahan-bahan tersebut bersama hidangan kaya kalsium justru efektif menekan penyerapan oksalat di pencernaan.

Konsumsi Protein Hewani Berlebihan

Porsi daging merah, unggas, unggas air, hingga telur yang terlewat banyak turut berimbas buruk. Asupan protein hewani tinggi terbukti meningkatkan kadar asam urat sekaligus menurunkan konsentrasi sitrat alami yang bertugas menetralkan endapan. Penderita gangguan saluran kemih sangat di anjurkan membatasi asupan protein hewani pada kisaran 40 hingga 50 gram saja saban hari.

Strategi Alami Mencegah Endapan Organ Ginjal

Di samping membatasi asupan berisiko, penerapan pola makan yang tepat mampu menangkal bahaya endapan kristal secara efektif.

Rahasia Mengolah Kalsium dan Asupan Buah

Melalui pemahaman nutrisi yang tepat, kalsium dari bahan pangan seperti susu atau yogurt justru disarankan untuk di konsumsi. Kalsium organik akan mengikat oksalat di area usus sebelum sempat memasuki pembuluh darah.

Baca Juga :  Merasa Makan Sedikit tapi Berat Badan Naik? Ini Kata Ahli

Guna memperkuat perlindungan, penambahan sari perasan jeruk nipis atau lemon sebanyak 60 mililiter ke dalam satu liter air minum sangat di rekomendasikan. Kandungan sitrat tinggi pada buah sitrus terbukti ampuh menghentikan proses kristalisasi sejak dini.

Mengapa Pria Lebih Rentan Terserang?

Berdasarkan data medis, kaum pria tercatat memiliki tingkat kerentanan hingga tiga kali lipat lebih tinggi dibanding wanita. Kecenderungan ini dipengaruhi oleh kombinasi variabel biologis serta kebiasaan gaya hidup harian.

Pria umumnya mengonsumsi protein hewani dan garam dalam porsi lebih besar, di samping tingginya risiko morbiditas obesitas pada usia muda. Oleh sebab itu, pemenuhan cairan harian secara konsisten tetap menjadi fondasi utama agar kondisi urine tetap encer dan bebas dari gumpalan kristal. (Wd/*)

Berita Terkait

Cara melindungi anak dari paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau
Abu Anak Krakatau Menyebar, Begini Cara Melindungi Pernapasan
Abu Anak Krakatau Menyebar, 4 Barang Ini Perlu Disiapkan
Cara Mengonsumsi Madu yang Benar untuk Kesehatan
Cara Mengendalikan Amarah dengan 5 Trik Sederhana
Cara Menurunkan Berat Badan Secara Efektif dan Aman
Kapan Anak Perempuan Tumbuh Pesat? Ini Tahapannya
Negara dengan Obesitas Terendah, Indonesia Peringkat 6
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 17:06 WIB

Cara melindungi anak dari paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau

Senin, 7 September 2026 - 11:04 WIB

Abu Anak Krakatau Menyebar, Begini Cara Melindungi Pernapasan

Senin, 7 September 2026 - 08:36 WIB

Abu Anak Krakatau Menyebar, 4 Barang Ini Perlu Disiapkan

Rabu, 2 September 2026 - 12:03 WIB

Cara Mengonsumsi Madu yang Benar untuk Kesehatan

Senin, 31 Agustus 2026 - 10:04 WIB

Cara Mengendalikan Amarah dengan 5 Trik Sederhana

Berita Terbaru

Tren Foto 80-an Makin Viral, Ini Prompt AI yang Bisa Dicoba

Teknologi

Tren Foto 80-an Makin Viral, Ini Prompt AI yang Bisa Dicoba

Jumat, 11 Sep 2026 - 22:11 WIB

Ilustrasi penggunaan BlockAway dan DuckDuckGo dalam aktivitas browsing. BlockAway berfungsi sebagai layanan proxy, sedangkan DuckDuckGo menyediakan fitur pencarian dan perlindungan privasi.

Teknologi

BlockAway DuckDuckGo Itu Apa? Ini Fungsi Sebenarnya

Jumat, 11 Sep 2026 - 20:36 WIB

Ilustrasi Netflix  (Foto: medcom)

Nasional

Royalti Netflix Rp75 Miliar, LMKN Siapkan Langkah Hukum

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:04 WIB

Mask of Idris Buka Petualangan Baru di Code Vein II (Foto:

Game

Mask of Idris Buka Petualangan Baru di Code Vein II

Jumat, 11 Sep 2026 - 07:05 WIB