Negara dengan Obesitas Terendah, Indonesia Peringkat 6

Jepang memimpin daftar dengan prevalensi obesitas dewasa 5,57 persen, sementara Indonesia berada di posisi keenam dengan 11,52 persen.

- Jurnalis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:04 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Negara dengan Obesitas Terendah, Indonesia Peringkat 6

Negara dengan Obesitas Terendah, Indonesia Peringkat 6

Kabarinaja.id – Persentase obesitas orang dewasa berbeda cukup jauh antarnegara. Berdasarkan data yang digunakan dalam daftar ini, Jepang memiliki tingkat obesitas terendah, sedangkan Indonesia menempati urutan keenam.

Dari delapan negara yang tercantum, tiga negara Asia berada di posisi teratas. Jepang mencatat prevalensi 5,57 persen, disusul Korea Selatan 7,24 persen dan Tiongkok 8,37 persen.

Posisi Indonesia juga cukup menonjol. Dengan angka 11,52 persen, Indonesia berada di atas Swiss dan Denmark, tetapi masih sedikit lebih tinggi dibandingkan Taiwan.

Jepang Memiliki Angka Obesitas Terendah

Jepang menempati peringkat pertama dengan prevalensi obesitas dewasa sebesar 5,57 persen. Angka tersebut menjadi yang paling rendah di antara delapan negara dalam daftar.

Jepang juga menjadi satu-satunya negara yang memiliki prevalensi di bawah 6 persen. Posisi tersebut menempatkannya sebagai negara dengan angka obesitas dewasa terendah dalam data yang digunakan.

Korea Selatan dan Tiongkok Menyusul

Korea Selatan berada di urutan kedua dengan angka 7,24 persen. Selisihnya dengan Jepang cukup terlihat, tetapi prevalensinya masih berada di bawah 10 persen.

Tiongkok kemudian menempati posisi ketiga. Negara tersebut mencatat prevalensi obesitas dewasa sebesar 8,37 persen.

Baca Juga :  Daftar Negara dengan Skor Membaca Tertinggi di PISA 2025

Dengan hasil tersebut, tiga negara Asia mengisi posisi teratas dalam daftar. Prancis menjadi negara Eropa pertama yang muncul setelahnya.

Indonesia Berada di Atas Swiss dan Denmark

Indonesia menempati posisi keenam dengan prevalensi obesitas dewasa sebesar 11,52 persen. Angka ini sedikit lebih tinggi dibandingkan Taiwan yang berada satu tingkat sebelumnya.

Jika persentase tersebut dihitung secara sederhana, jumlahnya setara dengan sekitar satu dari sembilan orang dewasa. Namun, angka prevalensi obesitas tidak dapat digunakan untuk menyimpulkan bahwa seluruh penduduk lainnya memiliki berat badan ideal.

Data tersebut secara khusus menggambarkan proporsi orang dewasa yang masuk kategori obesitas. Karena itu, angka obesitas perlu dibedakan dari ukuran lain seperti kelebihan berat badan atau kondisi status gizi secara keseluruhan.

Berikut Delapan Negara dalam Daftar

Urutan negara berdasarkan data yang digunakan adalah sebagai berikut:

  1. Jepang — 5,57 persen
  2. Korea Selatan — 7,24 persen
  3. Tiongkok — 8,37 persen
  4. Prancis — 10 persen
  5. Taiwan — 11,27 persen
  6. Indonesia — 11,52 persen
  7. Swiss — 12,47 persen
  8. Denmark — 13,55 persen
Baca Juga :  Merasa Makan Sedikit tapi Berat Badan Naik? Ini Kata Ahli

Prancis mencatat angka 10 persen dan menjadi negara Eropa pertama dalam daftar. Sementara itu, Taiwan berada sangat dekat dengan Indonesia dengan selisih prevalensi hanya 0,25 poin persentase.

Swiss mencatat 12,47 persen dan berada satu tingkat di bawah Indonesia. Denmark menutup daftar dengan angka 13,55 persen.

Angka Rendah Bukan Berarti Masalah Obesitas Selesai

Masuknya sebuah negara dalam daftar dengan prevalensi obesitas rendah tidak berarti persoalan kesehatan terkait berat badan telah sepenuhnya teratasi. Angka tersebut hanya menggambarkan indikator tertentu berdasarkan data yang menjadi dasar pemeringkatan.

Perbedaan prevalensi antarnegara juga dapat dipengaruhi berbagai faktor. Pola makan, aktivitas fisik, lingkungan, kebiasaan hidup, serta metode pengumpulan dan pengukuran data dapat memengaruhi gambaran prevalensi.

Bagi Indonesia, posisi keenam memberikan konteks menarik dalam melihat persoalan obesitas secara global. Meski angkanya lebih rendah dibandingkan sejumlah negara, isu obesitas tetap perlu dilihat berdasarkan data kesehatan yang lebih luas dan kondisi masyarakat secara keseluruhan. (Wd/*)

Berita Terkait

34 Juta Orang Sudah Periksa Mata, 1,6 Juta Terindikasi Gangguan Penglihatan
3 Manfaat dan Cara Mengolah Kulit Ubi Jalar
Sering Cari Gejala Penyakit di Google? Coba Cek Kesehatan Gratis
Hari Kopi Internasional, Bagaimana Kopi Memengaruhi Jantung?
Jamur Pangan Indonesia Punya Potensi Lebih dari Sekadar Bahan Makanan
Bahaya Headphone Jika Dipakai Terlalu Lama
Cara melindungi anak dari paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau
Abu Anak Krakatau Menyebar, Begini Cara Melindungi Pernapasan
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:09 WIB

34 Juta Orang Sudah Periksa Mata, 1,6 Juta Terindikasi Gangguan Penglihatan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:49 WIB

3 Manfaat dan Cara Mengolah Kulit Ubi Jalar

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Sering Cari Gejala Penyakit di Google? Coba Cek Kesehatan Gratis

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Hari Kopi Internasional, Bagaimana Kopi Memengaruhi Jantung?

Selasa, 29 September 2026 - 13:06 WIB

Jamur Pangan Indonesia Punya Potensi Lebih dari Sekadar Bahan Makanan

Berita Terbaru

Cheat Guitar Hero Aerosmith PS3 dan Kode Lengkap (Foto: duniagames)

Game

Cheat Guitar Hero Aerosmith PS3 dan Kode Lengkap

Rabu, 21 Okt 2026 - 11:04 WIB

Foresters Roblox Tier List Bloodline dan Drop Rate (Foto: duniagames)

Game

Foresters Roblox Tier List Bloodline dan Drop Rate

Rabu, 21 Okt 2026 - 09:07 WIB

Mobile Legends, Saber MLBB, Build Saber, Yangon Galacticos, Tips MLBB (Foto: duniagames)

Game

Build Saber MLBB Semi Tank ala Hann Yangon Galacticos

Rabu, 21 Okt 2026 - 07:03 WIB

Plants vs Zombies 2, Cheat PvZ 2, Tools Modifikasi Game, Game Android, Tips Gaming (Foto: duniagames)

Game

Cheat Plants vs Zombie 2, Daftar Tools Modifikasi

Selasa, 20 Okt 2026 - 20:05 WIB

Cara Ganti Akun ML dengan Aman Tanpa Kehilangan Data (Foto: duniagames)

Game

Cara Ganti Akun ML dengan Aman Tanpa Kehilangan Data

Selasa, 20 Okt 2026 - 17:53 WIB