Grab Bantah Rumor Keluar dari Indonesia, Tegaskan Komitmen

- Jurnalis

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:07 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Grab Bantah Rumor Keluar dari Indonesia, Tegaskan Komitmen (Foto: IOst)

Ilustrasi. Grab Bantah Rumor Keluar dari Indonesia, Tegaskan Komitmen (Foto: IOst)

Kabarinaja.id – PT Grab Teknologi Indonesia membantah keras kabar yang menyebut perusahaan transportasi daring tersebut bakal angkat kaki atau menghentikan operasionalnya di Indonesia. Manajemen menegaskan bahwa informasi yang beredar luas tersebut sepenuhnya keliru dan tidak memiliki dasar yang valid.

Country Managing Director Grab Indonesia, Neneng Goenadi, memastikan perusahaan tetap berkomitmen penuh menjalankan roda bisnis di tanah air. Grab juga fokus melanjutkan dukungannya terhadap percepatan pertumbuhan ekonomi digital nasional serta siap mematuhi seluruh regulasi dari pemerintah.

Neneng menggarisbawahi bahwa Indonesia menempati posisi strategis sebagai salah satu pasar sekaligus ekosistem terbesar bagi bisnis Grab. Menjalani operasional lebih dari satu dekade di tanah air, perusahaan rintisan ini bertekad untuk terus tumbuh berdampingan bersama masyarakat di berbagai wilayah.

Baca Juga :  Cara Mendapatkan Uang dari HP Tanpa Modal, Ini 15 Peluangnya

“Indonesia merupakan ekosistem penting bagi Grab, kami telah hadir untuk Indonesia selama lebih dari 10 tahun dan kami berkomitmen untuk terus bertumbuh dan mengambil peran aktif dalam mendukung kehidupan masyarakat Indonesia,” ujar Neneng dalam pernyataan resminya, Kamis (4/6/2026).

Kontribusi Ekonomi Digital Grab di Indonesia

Hingga saat ini, Grab mengeklaim telah menguasai sekitar 50 persen pangsa pasar industri ride-hailing serta layanan pengantaran makanan dan barang di Indonesia. Kehadiran platform ini tidak sekadar menyediakan solusi transportasi pintar, melainkan juga menggerakkan sektor riil melalui digitalisasi.

Data internal perusahaan menunjukkan, Grab telah membuka sekitar 4,6 juta peluang kerja baru, mayoritas melalui digitalisasi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Sektor UMKM ini berhasil memperluas jangkauan pasar mereka setelah masuk ke dalam ekosistem digital Grab.

Baca Juga :  Dampak Pemadaman Listrik, Pedagang UMKM Hingga Sektor Industri Besar di Dharmasraya Alami Kerugian

Guna menjaga kesejahteraan para mitra, Grab juga menyalurkan dana dukungan lewat inisiatif ‘Grab untuk Indonesia’. Program kepedulian yang menyasar para mitra pengemudi dan pelaku usaha ini tercatat telah menggelontorkan nilai manfaat kumulatif mencapai lebih dari Rp100 miliar.

Langkah ke depan, Grab Indonesia berencana memperkuat jalinan kolaborasi dengan pemerintah, mitra pengemudi, komunitas UMKM, hingga pemangku kepentingan terkait. Manajemen memandang Indonesia bukan sekadar pangsa pasar yang potensial, melainkan rumah utama bagi pertumbuhan ekosistem digital mereka. (Wd/*)

Berita Terkait

Cara Jualan di TikTok Shop agar Produk Lebih Mudah Laku
Cara Mendapatkan Uang dari HP Tanpa Modal, Ini 15 Peluangnya
AI di Sekolah, Kemendikdasmen Pilih Atur Bukan Larang
Ekonomi Indonesia Ditargetkan Tumbuh 6% pada 2027, Ini Strateginya
Seragam Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Motif Wastra Nusantara
Rela Antre Sejak Subuh Demi Bimbel, Ini Pesan Abdul Mu’ti
Cara Update Data Desil DTSEN, Ini 3 Jalurnya
Jangan Asal Pakai Logo, Begini Cara Mengecek Legalitasnya
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 17:06 WIB

Cara Jualan di TikTok Shop agar Produk Lebih Mudah Laku

Sabtu, 5 September 2026 - 15:02 WIB

Cara Mendapatkan Uang dari HP Tanpa Modal, Ini 15 Peluangnya

Sabtu, 5 September 2026 - 11:09 WIB

AI di Sekolah, Kemendikdasmen Pilih Atur Bukan Larang

Kamis, 3 September 2026 - 19:03 WIB

Ekonomi Indonesia Ditargetkan Tumbuh 6% pada 2027, Ini Strateginya

Kamis, 3 September 2026 - 18:05 WIB

Seragam Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Motif Wastra Nusantara

Berita Terbaru

Seorang penjual mempromosikan kaus melalui siaran langsung dengan bantuan kamera dan ring light. (Foto: pegadaian/Ai)

Ekonomi

Cara Jualan di TikTok Shop agar Produk Lebih Mudah Laku

Sabtu, 5 Sep 2026 - 17:06 WIB

Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Kemendikdasmen Toni Toharudin (Foto:  Ilham Pratama/Medcom.id)

Nasional

AI di Sekolah, Kemendikdasmen Pilih Atur Bukan Larang

Sabtu, 5 Sep 2026 - 11:09 WIB