AI di Sekolah, Kemendikdasmen Pilih Atur Bukan Larang

Pemerintah menyiapkan pemanfaatan kecerdasan artifisial yang aman, sesuai usia, dan tidak menggantikan proses berpikir siswa.

- Jurnalis

Sabtu, 5 September 2026 - 11:09 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Kemendikdasmen Toni Toharudin (Foto:  Ilham Pratama/Medcom.id)

Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Kemendikdasmen Toni Toharudin (Foto: Ilham Pratama/Medcom.id)

Kabarinaja.id – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tidak berencana melarang penggunaan kecerdasan artifisial atau AI di sekolah. Pemerintah memilih mengatur pemanfaatannya agar aman, sesuai usia, dan tetap berada dalam pendampingan guru serta orang tua.

Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Kemendikdasmen Toni Toharudin menyampaikan kebijakan tersebut kepada Medcom.id, Jumat, 4 September 2026. Menurut dia, AI perlu membantu pembelajaran tanpa mengurangi kesempatan siswa mengembangkan kemampuan berpikir.

“AI harus menjadi alat bantu belajar, bukan jalan pintas untuk menyontek atau menggantikan proses berpikir,” tegas Toni.

Kemendikdasmen atur penggunaan AI sesuai usia

Toni menjelaskan, pemerintah menempatkan keamanan, etika, dan pendampingan sebagai dasar pemanfaatan AI di lingkungan pendidikan. Karena itu, penggunaan teknologi perlu menyesuaikan usia serta kebutuhan peserta didik.

“Posisi kita bukan melarang AI secara menyeluruh, melainkan mengatur penggunaannya agar sesuai usia, aman, beretika, dan dalam pendampingan guru serta orang tua,” ujar Toni.

Pendekatan tersebut menekankan bahwa kemampuan siswa tidak cukup diukur dari kecakapannya memakai teknologi. Mereka juga perlu memahami risiko dan batasan penggunaan AI dalam kegiatan belajar.

Pelajaran KKA tidak ditujukan untuk ketergantungan

Kebijakan itu juga berkaitan dengan mata pelajaran pilihan coding dan Kecerdasan Artifisial (KKA). Toni menegaskan, pembelajaran KKA tidak diarahkan untuk membuat siswa bergantung pada teknologi AI generatif.

Baca Juga :  Seleksi PPG Calon Guru 2026 Dibuka, Simak Syarat dan Cara Daftarnya

Materi KKA mencakup berpikir komputasional, pemecahan masalah, literasi digital, serta etika penggunaan AI. Pembelajaran tersebut bahkan dapat berlangsung tanpa gawai.

“Bahkan, pembelajaran tersebut dapat dilakukan tanpa gawai,” tegasnya.

Melalui pelajaran ini, siswa diharapkan mampu memahami, menggunakan, dan mengkritisi perkembangan teknologi. Pemerintah juga telah menerbitkan pedoman pemanfaatan serta pembelajaran teknologi digital dan kecerdasan artifisial di dunia pendidikan.

Pedoman tersebut menekankan penggunaan teknologi secara etis, aman, bijak, dan bertanggung jawab. Perlindungan anak menjadi bagian dari pertimbangan dalam penerapannya.

“Jadi, bukan sekadar anak bisa menggunakan AI, tetapi mereka juga memahami bagaimana AI bekerja, apa risikonya, bagaimana menggunakannya secara etis, dan kapan teknologi tersebut perlu digunakan,” jelas Toni.

Berbeda dengan kebijakan sekolah di New York

Pendekatan Kemendikdasmen berbeda dengan langkah Pemerintah Kota New York. Wali Kota Zohran Mamdani sebelumnya menyampaikan kebijakan yang membatasi penggunaan AI generatif bagi siswa sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama.

Baca Juga :  Gunung Bromo Ditutup Total, Kebakaran Meluas di TNBTS

Kebijakan tersebut berlaku menjelang tahun ajaran baru yang dimulai pekan depan. Sekitar 600.000 siswa tercatat dalam sistem sekolah negeri terbesar di Amerika Serikat itu.

Aturan Departemen Pendidikan New York melarang penggunaan gawai secara langsung hingga kelas tiga SD. Kebijakan tersebut juga berlaku bagi tenaga pendidik, termasuk larangan menggunakan AI untuk memberikan nilai pada tugas siswa.

Selain itu, aturan tersebut merekomendasikan batas waktu layar maksimal 45 menit sehari bagi siswa SMP. Penggunaan chatbot pendamping yang menawarkan dukungan emosional juga diblokir total.

Pendidikan AI menekankan kemampuan berpikir

Kemendikdasmen menempatkan AI sebagai sarana pendukung pembelajaran, bukan pengganti proses pendidikan. Karena itu, pemanfaatannya perlu tetap mengutamakan kemampuan siswa menyelesaikan masalah secara mandiri.

Perbedaan pendekatan ini menunjukkan bahwa pengaturan AI di sekolah dapat disesuaikan dengan kebutuhan pendidikan. Pemerintah Indonesia memilih membangun kemampuan literasi dan etika teknologi melalui pembelajaran yang terarah.

Bagi sekolah, tantangannya bukan sekadar menyediakan akses terhadap AI. Guru dan orang tua juga memiliki peran dalam memastikan teknologi digunakan secara aman, bertanggung jawab, dan sesuai perkembangan peserta didik. (Wd/*)

Berita Terkait

Ingin Mengetahui Nilai Tanah? Begini Cara Mengeceknya Lewat BHUMI ATR/BPN
Cara Download Kartu Nikah Digital melalui Simkah Kemenag
Meutya Hafid Ajak Anak Seimbangkan Aktivitas Digital
Mulai 2027, Pensiunan Berpeluang Terima Uang Langsung ke Rekening
Coding dan AI Baru Menjangkau 25 Persen Sekolah, Ini Kendalanya
Kebijakan Tinggal Kelas Bisa Berlaku 2027, Ini Penjelasan Mendikdasmen
Biaya Haji 2027 Turun, Ini Besaran Pelunasan Jemaah
Cara Konfirmasi Data ASN yang Tidak Sesuai di MyASN
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:04 WIB

Ingin Mengetahui Nilai Tanah? Begini Cara Mengeceknya Lewat BHUMI ATR/BPN

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Cara Download Kartu Nikah Digital melalui Simkah Kemenag

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Meutya Hafid Ajak Anak Seimbangkan Aktivitas Digital

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Mulai 2027, Pensiunan Berpeluang Terima Uang Langsung ke Rekening

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Coding dan AI Baru Menjangkau 25 Persen Sekolah, Ini Kendalanya

Berita Terbaru

Cheat Guitar Hero Aerosmith PS3 dan Kode Lengkap (Foto: duniagames)

Game

Cheat Guitar Hero Aerosmith PS3 dan Kode Lengkap

Rabu, 21 Okt 2026 - 11:04 WIB

Foresters Roblox Tier List Bloodline dan Drop Rate (Foto: duniagames)

Game

Foresters Roblox Tier List Bloodline dan Drop Rate

Rabu, 21 Okt 2026 - 09:07 WIB

Mobile Legends, Saber MLBB, Build Saber, Yangon Galacticos, Tips MLBB (Foto: duniagames)

Game

Build Saber MLBB Semi Tank ala Hann Yangon Galacticos

Rabu, 21 Okt 2026 - 07:03 WIB

Plants vs Zombies 2, Cheat PvZ 2, Tools Modifikasi Game, Game Android, Tips Gaming (Foto: duniagames)

Game

Cheat Plants vs Zombie 2, Daftar Tools Modifikasi

Selasa, 20 Okt 2026 - 20:05 WIB

Cara Ganti Akun ML dengan Aman Tanpa Kehilangan Data (Foto: duniagames)

Game

Cara Ganti Akun ML dengan Aman Tanpa Kehilangan Data

Selasa, 20 Okt 2026 - 17:53 WIB