BMKG Akhiri Peringatan Tsunami, Gelombang Terdeteksi di Sejumlah Daerah

Gempa di sekitar Mbay, Nagekeo, NTT memicu peringatan tsunami. BMKG mencatat gelombang hingga 0,94 meter di Maurole.

- Jurnalis

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 07:52 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BMKG Akhiri Peringatan Tsunami, Gelombang Terdeteksi di Sejumlah Daerah (Foto: dok BMKG/Detik)

BMKG Akhiri Peringatan Tsunami, Gelombang Terdeteksi di Sejumlah Daerah (Foto: dok BMKG/Detik)

Kabarinaja.id – Gempa NTT pada Sabtu (15/8/2026) memicu peringatan dini tsunami setelah mengguncang wilayah sekitar Mbay, Kabupaten Nagekeo. BMKG kemudian mengakhiri peringatan tersebut setelah pemantauan menunjukkan gelombang tsunami di sejumlah wilayah.

Gempa terjadi sekitar pukul 04.58 WIB. Berdasarkan informasi awal BMKG, gempa tercatat bermagnitudo 7,0 dengan kedalaman 10 kilometer. Episenternya berada sekitar 38 kilometer timur laut Mbay, Nagekeo, Nusa Tenggara Timur.

Gempa NTT Memicu Gelombang di Sejumlah Wilayah

Pemantauan BMKG menunjukkan tsunami memang terdeteksi setelah gempa tersebut. Gelombang tercatat di sejumlah wilayah NTT hingga beberapa daerah di Sulawesi dan Nusa Tenggara Barat.

Dalam pembaruan berikutnya, BMKG menggunakan hasil pemutakhiran magnitudo 7,7. Pusat gempa versi pembaruan berada sekitar 30 kilometer timur laut Mbay dengan kedalaman 15 kilometer.

Perubahan tersebut menjelaskan perbedaan angka magnitudo yang muncul dalam laporan awal dan pembaruan BMKG.

Baca Juga :  BMKG Prediksi Hujan Guyur Sejumlah Wilayah Indonesia Hari Ini

Gelombang Tertinggi Terdeteksi di Maurole

Salah satu gelombang terbesar tercatat di Maurole, Kabupaten Ende. BMKG mencatat ketinggian gelombang mencapai 0,94 meter pada pukul 05.27 WIB.

Gelombang juga terpantau di sejumlah lokasi lain. Di Pelabuhan Kewapante, Sikka, tercatat 0,38 meter pada pukul 05.16 WIB.

Sementara itu, Labuan Bajo mengalami gelombang setinggi 0,36 meter pada pukul 05.26 WIB. Di Sikka, BMKG mencatat gelombang 0,19 meter pada pukul 05.03 WIB.

Tsunami Terdeteksi hingga Sulawesi

Dampak gelombang tidak hanya tercatat di NTT. BMKG juga mendeteksi tsunami di Dompu, Nusa Tenggara Barat, dengan ketinggian 0,17 meter pada pukul 05.29 WIB.

Di Baubau, Sulawesi Tenggara, gelombang mencapai 0,30 meter. Sementara Bulukumba, Sulawesi Selatan, mencatat gelombang setinggi 0,54 meter pada pukul 05.58 WIB.

Baca Juga :  Cara Cek Titik Karhutla di Indonesia lewat SiPongi+ dan BMKG

BMKG juga mencatat gelombang 0,14 meter di Bakalang, Alor. Di Flores Timur, ketinggian gelombang mencapai 0,25 meter.

BMKG Pantau Perkembangan Peringatan Tsunami

Peringatan dini dikeluarkan setelah karakteristik gempa dinilai berpotensi menimbulkan tsunami. BMKG kemudian melakukan pemantauan terhadap perubahan muka air laut melalui sistem pengamatan tsunami.

Data pemantauan menunjukkan gelombang terdeteksi di beberapa lokasi. Pembaruan BMKG pada pukul 06.28 WIB mencatat gelombang di sejumlah wilayah, termasuk Maurole, Labuan Bajo, Sikka, Dompu, Flores Timur, dan Bakalang.

Setelah kondisi tersebut dipantau, BMKG menyatakan peringatan dini tsunami akibat gempa tersebut telah berakhir. Masyarakat tetap perlu mengikuti informasi resmi BMKG apabila terdapat pembaruan mengenai aktivitas gempa atau tsunami.

Informasi resmi BMKG menjadi acuan utama selama situasi kebencanaan. Lembaga tersebut menyediakan pemantauan gempa, tsunami, serta arahan mitigasi bagi masyarakat. (Wd/*)

Berita Terkait

Meutya Hafid Ajak Anak Seimbangkan Aktivitas Digital
Mulai 2027, Pensiunan Berpeluang Terima Uang Langsung ke Rekening
Coding dan AI Baru Menjangkau 25 Persen Sekolah, Ini Kendalanya
Kebijakan Tinggal Kelas Bisa Berlaku 2027, Ini Penjelasan Mendikdasmen
Biaya Haji 2027 Turun, Ini Besaran Pelunasan Jemaah
Cara Konfirmasi Data ASN yang Tidak Sesuai di MyASN
Pengangkatan Bangkai KM Virgo Ditargetkan Mulai Oktober 2026
Perencanaan Kekayaan Anak Perlu Dimulai Sejak Dini
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Meutya Hafid Ajak Anak Seimbangkan Aktivitas Digital

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Mulai 2027, Pensiunan Berpeluang Terima Uang Langsung ke Rekening

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Coding dan AI Baru Menjangkau 25 Persen Sekolah, Ini Kendalanya

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Kebijakan Tinggal Kelas Bisa Berlaku 2027, Ini Penjelasan Mendikdasmen

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:54 WIB

Biaya Haji 2027 Turun, Ini Besaran Pelunasan Jemaah

Berita Terbaru

Rachel Vennya Buka Suara soal Karhutla Kalimantan (Foto:  Instagram/rachelvennya/medcom)

Showbiz

Rachel Vennya Buka Suara soal Karhutla Kalimantan

Rabu, 14 Okt 2026 - 12:07 WIB

Kombinasi Dinding Polos dan Roster untuk Teras Rumah

Tips & Trik

Kombinasi Dinding Polos dan Roster untuk Teras Rumah

Selasa, 13 Okt 2026 - 09:24 WIB