Kabarinaja.id – Rachel Vennya menanggapi kritik warganet yang mempertanyakan kepedulian selebgram terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan. Melalui akun Threads pribadinya, ia menyampaikan bahwa dirinya telah berdonasi dan berupaya membantu penanganan bencana tersebut.
Rachel Vennya Jelaskan Bentuk Bantuan
Perhatian terhadap karhutla Kalimantan mencuat setelah seorang pengguna Threads meminta Rachel Vennya dan Fuji An ikut menyuarakan kondisi yang terjadi. Warganet tersebut menilai jangkauan media sosial para selebgram dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan perhatian publik terhadap bencana.
Dalam unggahannya, pengguna itu mempertanyakan minimnya suara dari figur publik yang memiliki banyak pengikut. Ia juga meminta Rachel dan Fuji membantu menyebarkan informasi mengenai kebakaran hutan dan lahan yang sedang terjadi.
Menanggapi permintaan tersebut, Rachel menjelaskan bahwa dirinya sudah membuat halaman donasi dan memberikan bantuan sesuai kemampuannya.
“aku udah bikin laman donasi dan berdonasi semampunya,” tulis Rachel melalui Threads pada 12 Oktober 2026. Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang terdampak.
Kendala Pembukaan Halaman Donasi Baru
Rachel turut menyebut platform Kitabisa sebagai salah satu sarana penggalangan dana yang dapat digunakan. Namun, menurut penjelasannya, pembuatan halaman donasi baru belum dapat dilakukan karena relawan masih berada di lokasi dan menghadapi kendala sinyal komunikasi.
Ia juga mempersilakan warganet yang mengkritiknya untuk ikut berpartisipasi melalui halaman donasi yang tersedia. Ajakan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upayanya mengarahkan perhatian publik pada bantuan nyata.
Rachel kemudian menjelaskan alasan dirinya belum dapat terjun langsung sebagai relawan ke luar kota. Ia meminta maaf karena saat ini hanya bisa membantu melalui cara yang memungkinkan baginya.
Pernyataan itu menjadi respons atas kritik yang sebelumnya muncul di media sosial. Rachel menegaskan bahwa keterbatasan untuk hadir langsung tidak berarti dirinya sama sekali tidak memberikan bantuan.
Karhutla Kalimantan Masih Menjadi Perhatian
Di luar perbincangan mengenai respons selebgram, penanganan karhutla di Kalimantan tetap menjadi persoalan lingkungan yang membutuhkan perhatian. Kebakaran hutan dan lahan dapat memperburuk kualitas udara serta mengganggu aktivitas masyarakat di wilayah terdampak.
Berdasarkan data BNPB yang dikutip dalam laporan sumber, luas area karhutla yang masih ditangani satuan tugas di enam provinsi prioritas mencapai 639,23 hektare.
Kalimantan Tengah tercatat sebagai wilayah dengan area terbakar terbesar dalam laporan tersebut. Kebakaran yang muncul di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, meliputi Kabupaten Kotawaringin Barat dan Kabupaten Seruyan, dilaporkan mencapai 513,89 hektare.
Besarnya area terdampak menunjukkan bahwa penanganan kebakaran membutuhkan dukungan berbagai pihak, mulai dari petugas di lapangan hingga masyarakat yang dapat membantu melalui saluran resmi. Penyebaran informasi yang akurat dan bantuan yang terkoordinasi juga diperlukan untuk mendukung upaya penanganan bencana. (Wd/*)










