9 Jenis Kendaraan Ini Dapat Tarif Pajak Murah di Jakarta

- Jurnalis

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:07 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

9 Jenis Kendaraan Ini Dapat Tarif Pajak Murah di Jakarta (Foto: Ai)

9 Jenis Kendaraan Ini Dapat Tarif Pajak Murah di Jakarta (Foto: Ai)

Kabarinaja.id – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerapkan tarif Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang jauh lebih murah, yakni hanya sebesar 0,5 persen, bagi sembilan kategori kendaraan operasional dan pelayanan publik. Kebijakan ini menjadi pembeda signifikan di tengah pemberlakuan tarif pajak progresif kendaraan pribadi yang mencapai rentang 2 persen hingga 6 persen.

Langkah penyesuaian fiskal tersebut secara resmi tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Pemerintah sengaja merancang relaksasi nominal ini untuk meringankan beban operasional kendaraan yang berfungsi menyokong mobilitas massal, layanan darurat, serta kegiatan sosial kedinasan di wilayah ibu kota.

Merujuk pada Pasal 7 ayat (2) dalam beleid tersebut, kategori kendaraan yang memperoleh keistimewaan tarif PKB 0,5 persen mencakup angkutan umum, angkutan karyawan, serta bus sekolah. Fasilitas serupa mengikat armada pelayanan darurat dan sosial seperti ambulans, mobil pemadam kebakaran, serta kendaraan operasional lembaga sosial dan keagamaan. Korps kendaraan dinas milik jajaran pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melengkapi daftar penerima insentif pajak rendah tersebut.

Baca Juga :  Shin Ye Eun Jadi Perawat Misterius di Drama Doctor on the Edge

Daftar Kendaraan Bebas Pajak Tahunan

Perda Nomor 1 Tahun 2024 ternyata tidak sekadar memangkas nominal tagihan, melainkan juga membebaskan beberapa jenis moda transportasi dari objek pajak tahunan secara mutlak. Regulasi daerah menetapkan lima varian kendaraan yang sepenuhnya lepas dari kewajiban PKB karena pertimbangan fungsi strategis nasional serta prinsip hukum internasional.

Seluruh rangkaian kereta api serta kendaraan bermotor yang beroperasI khusus untuk menjaga pertahanan dan keamanan negara menempati urutan utama pengecualian ini. Hak istimewa korporasi fiskal ini menyasar pula kendaraan dinas milik kedutaan besar, konsulat, serta perwakilan negara asing yang memegang jaminan timbal balik dari pemerintah pusat. Sektor industri juga mendapat kelonggaran melalui pembebasan kendaraan pameran milik pabrikan atau importir yang tidak untuk diperjualbelikan, di samping pembebasan bagi armada berbasis energi terbarukan.

Insentif Total Kendaraan Listrik

Baca Juga :  Cara Cek BI Checking Online untuk Pengajuan KPR

Fokus terhadap kelestarian lingkungan membuat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mempertahankan insentif total berupa pembebasan PKB dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) untuk kendaraan listrik berbasis baterai. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta, Lusiana Herawati, menegaskan bahwa arah kebijakan perpajakan daerah ini tegak lurus mendukung program strategis pusat.

Lusiana menjelaskan dalam keterangan resminya bahwa implementasi pembebasan pajak penuh tersebut merujuk pada Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 900.1.13.1/3764/SJ. Sinergi regulasi ini memastikan pemilik kendaraan listrik tidak perlu mengeluarkan dana untuk pos PKB maupun BBNKB saat melakukan proses perpanjangan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) tahunan di kantor Samsat.

Keuntungan ganda mengalir bagi para pengguna moda transportasi ramah lingkungan tersebut di kawasan Jakarta. Selain menghemat pengeluaran administrasi kendaraan secara signifikan, Pemprov DKI Jakarta menjamin koridor jalan raya tetap terbuka bagi kendaraan listrik tanpa terikat pembatasan kawasan ganjil-genap yang berlaku setiap hari kerja. (Wd/*)

Berita Terkait

Asap Mengganggu Komunikasi, Relawan Karhutla Banjarmasin Butuh Peralatan Tambahan
Dana Operasional SPPG Tersendat, Ini 3 Penyebabnya
BMW Garage of JOY 2026 Tawarkan Diskon hingga 90%
Hari Santri 2026, Kemenag Siapkan Lima Program untuk Santri
Hari Santri 2026, Prabowo Soroti Peran Pesantren bagi Bangsa
Ingin Mengetahui Nilai Tanah? Begini Cara Mengeceknya Lewat BHUMI ATR/BPN
Cara Download Kartu Nikah Digital melalui Simkah Kemenag
Meutya Hafid Ajak Anak Seimbangkan Aktivitas Digital
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:28 WIB

Asap Mengganggu Komunikasi, Relawan Karhutla Banjarmasin Butuh Peralatan Tambahan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Dana Operasional SPPG Tersendat, Ini 3 Penyebabnya

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Hari Santri 2026, Kemenag Siapkan Lima Program untuk Santri

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:06 WIB

Hari Santri 2026, Prabowo Soroti Peran Pesantren bagi Bangsa

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:04 WIB

Ingin Mengetahui Nilai Tanah? Begini Cara Mengeceknya Lewat BHUMI ATR/BPN

Berita Terbaru

Dana Operasional SPPG Tersendat, Ini 3 Penyebabnya (Foto:  Pemkab Lumajang/rri)

Nasional

Dana Operasional SPPG Tersendat, Ini 3 Penyebabnya

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:13 WIB

 Angga Sasongko Soroti Insentif Pajak Ekonomi Kreatif (Foto: Medcom/Rafi)

Ekonomi

Angga Sasongko Soroti Insentif Pajak Ekonomi Kreatif

Sabtu, 24 Okt 2026 - 06:19 WIB

5 Tanaman Hias Berwarna Cerah untuk Rumah yang Minim Nyamuk

Kesehatan

5 Tanaman Hias Berwarna Cerah untuk Rumah yang Minim Nyamuk

Jumat, 23 Okt 2026 - 17:04 WIB