Kabut Asap Perairan Jambi, Nelayan Diminta Waspada

Kabut asap menurunkan jarak pandang di sejumlah perairan Jambi. Polairud Polda Jambi meminta nelayan memperhatikan cuaca, mengurangi kecepatan, dan memastikan perlengkapan keselamatan berfungsi.

- Jurnalis

Sabtu, 19 September 2026 - 21:04 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kabut Asap Perairan Jambi, Nelayan Diminta Waspada

Kabut Asap Perairan Jambi, Nelayan Diminta Waspada

Kabarinaja.id – Kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah di Provinsi Jambi menyebabkan jarak pandang di sejumlah perairan menurun.

Kondisi ini membuat nelayan dan pengguna transportasi air diminta meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di perairan.

Direktorat Polisi Air dan Udara (Polairud) Polda Jambi mengimbau seluruh kapal maupun nelayan untuk memperhatikan kondisi cuaca dan jarak pandang sebelum memutuskan untuk berlayar.

Baca Juga :  Polres Kerinci Bagikan 700 Masker Gratis untuk Masyarakat

Direktur Polairud Polda Jambi, Kombes Pol. Dhovan Oktavianton, mengatakan jarak pandang yang terbatas dapat menyulitkan nelayan melihat kondisi di sekitar perahu, termasuk keberadaan kapal lain yang melintas.

Nelayan juga diminta mengurangi kecepatan ketika jarak pandang mulai menurun. Selain itu, peralatan keselamatan dan alat komunikasi harus dipastikan berfungsi dengan baik.

Baca Juga :  Berkat PLTA KMH, Sistem Kelistrikan Kerinci-Sungai Penuh Tetap Menyala Saat Sumatera Blackout

Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah antisipasi untuk mencegah terjadinya kecelakaan di perairan akibat terbatasnya jarak pandang selama kabut asap melanda.

Dengan meningkatkan kewaspadaan dan mengutamakan keselamatan, nelayan diharapkan tetap dapat menjalankan aktivitas di perairan dengan aman. ***

Berita Terkait

Kisah Pilu Mantan PMI, 48 Pohon Karet yang Ditanam Bertahun-tahun Ditebang
Kemarau Panjang Picu 5 Hektare Lahan Jagung di Kota Jambi Gagal Panen
Ratusan Warga Zona Merah Blokir Akses Menuju Stasiun Pompa 3 Pertamina
Kabut Asap di Jambi Jadi Perhatian, Kasus ISPA Tembus 11.283
Harga Sayuran di Jambi Naik Akibat Kemarau Panjang
10 Hektare Lahan Karhutla di Kumpeh Ulu Berhasil Dipadamkan
362 Anak di Kota Jambi Terdeteksi Stunting, Alam Barajo Tertinggi
Kualitas Udara Muaro Jambi Memburuk, ISPU Capai 325
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 11:55 WIB

Kisah Pilu Mantan PMI, 48 Pohon Karet yang Ditanam Bertahun-tahun Ditebang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:15 WIB

Kemarau Panjang Picu 5 Hektare Lahan Jagung di Kota Jambi Gagal Panen

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:22 WIB

Ratusan Warga Zona Merah Blokir Akses Menuju Stasiun Pompa 3 Pertamina

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Kabut Asap di Jambi Jadi Perhatian, Kasus ISPA Tembus 11.283

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:05 WIB

Harga Sayuran di Jambi Naik Akibat Kemarau Panjang

Berita Terbaru

Dana Operasional SPPG Tersendat, Ini 3 Penyebabnya (Foto:  Pemkab Lumajang/rri)

Nasional

Dana Operasional SPPG Tersendat, Ini 3 Penyebabnya

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:13 WIB

 Angga Sasongko Soroti Insentif Pajak Ekonomi Kreatif (Foto: Medcom/Rafi)

Ekonomi

Angga Sasongko Soroti Insentif Pajak Ekonomi Kreatif

Sabtu, 24 Okt 2026 - 06:19 WIB

5 Tanaman Hias Berwarna Cerah untuk Rumah yang Minim Nyamuk

Kesehatan

5 Tanaman Hias Berwarna Cerah untuk Rumah yang Minim Nyamuk

Jumat, 23 Okt 2026 - 17:04 WIB