Nilai Tukar Rupiah Terhadap Ringgit Malaysia Pertengahan Mei 2026

- Jurnalis

Kamis, 14 Mei 2026 - 16:04 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kabarinaja.id – Mata uang Indonesia tercatat melemah cukup dalam setelah kurs 1 ringgit Malaysia (MYR) bergerak di kisaran Rp4.359 hingga Rp4.447 pada pertengahan Mei 2026. Pergerakan ini terjadi saat mayoritas mata uang Asia menghadapi tekanan akibat ketidakpastian ekonomi global dan perubahan arah pasar keuangan internasional.

Data dari sejumlah platform pemantau kurs menunjukkan ringgit Malaysia tampil lebih kuat di bandingkan rupiah dalam beberapa pekan terakhir. Kondisi tersebut membuat nilai tukar MYR terus mengalami kenaikan terhadap rupiah, terutama dalam transaksi perdagangan dan remitansi pekerja migran.

Ringgit Malaysia Menguat di Tengah Tekanan Mata Uang Asia

Dalam 30 hari terakhir, nilai tukar ringgit terhadap rupiah sempat menyentuh level tertinggi di sekitar Rp4.431 per MYR. Sementara rata-rata pergerakannya berada di kisaran Rp4.362. Tren ini memperlihatkan tekanan terhadap rupiah belum sepenuhnya mereda.

Penguatan ringgit di sebut di pengaruhi oleh kondisi ekonomi Malaysia yang relatif stabil, terutama dari sektor komoditas seperti minyak sawit dan energi yang masih menopang pertumbuhan negara tersebut. Di saat bersamaan, rupiah masih bergerak fluktuatif karena di pengaruhi arus modal asing dan kebijakan suku bunga global, khususnya dari Amerika Serikat.

Baca Juga :  Nilai Tukar Rupiah Melemah Saat Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak

Sejumlah analis menilai investor cenderung memilih mata uang yang di anggap lebih stabil di kawasan Asia Tenggara. Ringgit pun mendapatkan sentimen positif karena posisi perdagangan Malaysia yang di nilai cukup solid dalam beberapa bulan terakhir.

Bank Indonesia dan Malaysia Perkuat Koordinasi

Melemahnya rupiah terhadap ringgit juga membuat otoritas moneter bergerak cepat. Bank Indonesia di kabarkan meningkatkan koordinasi dengan bank sentral Malaysia guna menjaga stabilitas nilai tukar serta memperluas transaksi lintas negara menggunakan mata uang lokal.

Kerja sama tersebut menjadi bagian dari langkah mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS dalam aktivitas perdagangan regional. Upaya ini juga di harapkan mampu menekan risiko gejolak kurs yang kerap memengaruhi aktivitas ekspor-impor maupun investasi.

Di sisi lain, pelemahan rupiah memberi dampak langsung bagi masyarakat, terutama pekerja migran Indonesia yang bekerja di Malaysia. Nilai pendapatan dalam ringgit kini terasa lebih tinggi saat di tukar ke rupiah, sehingga memicu meningkatnya minat sebagian warga untuk mencari pekerjaan di negeri jiran tersebut.

Baca Juga :  Rupiah Tembus Rp17.400, Menkeu Purbaya: Tanya BI, Fiskal Kita Tetap Kokoh!

Dampak Kurs terhadap Masyarakat dan Dunia Usaha

Perubahan kurs tidak hanya di rasakan pekerja migran, tetapi juga pelaku usaha yang bergantung pada barang impor dari Malaysia. Kenaikan nilai ringgit dapat membuat biaya pembelian bahan baku maupun produk tertentu menjadi lebih mahal.

Bagi masyarakat di wilayah perbatasan, penguatan ringgit juga memengaruhi aktivitas perdagangan harian. Harga barang lintas negara bisa berubah mengikuti pergerakan kurs, terutama untuk produk kebutuhan pokok dan elektronik.

Ekonom mengingatkan masyarakat agar tetap bijak dalam melakukan transaksi valuta asing di tengah kondisi pasar yang masih fluktuatif. Pelaku usaha dan investor juga di minta rutin memantau perkembangan kurs melalui aplikasi perbankan maupun platform resmi penyedia data keuangan agar dapat mengambil keputusan yang tepat.

Pergerakan rupiah terhadap ringgit di perkirakan masih akan dinamis dalam beberapa waktu ke depan. Faktor global seperti suku bunga, harga komoditas, hingga kondisi geopolitik internasional masih menjadi penentu utama arah pasar mata uang regional.(Tim)

Berita Terkait

Ekspor Indonesia Ditargetkan Tembus USD 315 Miliar pada 2026
Paylater Makin Diminati, Penolong atau Beban Finansial?
Reels Instagram Kini Bisa Jadi Sumber Komisi Shopee
Trik Rahasia Seller Shopee Agar Margin Bebas Tergerus Potongan Baru
Mengapa Bisnis Event Organizer Semakin Dilirik? Ini Strategi Sukses Memulainya
Nilai Tukar Ringgit Menguat? Cek Kurs MYR ke IDR Terbaru Sebelum Bertransaksi
Ingin Pinjam Dana Lewat GoPay? Begini Cara Mengajukan dan Syarat Terbarunya
Ingin Limit SPinjam Naik? Ini Cara Meningkatkan Peluangnya
Berita ini 76 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:07 WIB

Ekspor Indonesia Ditargetkan Tembus USD 315 Miliar pada 2026

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:04 WIB

Paylater Makin Diminati, Penolong atau Beban Finansial?

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:04 WIB

Reels Instagram Kini Bisa Jadi Sumber Komisi Shopee

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:05 WIB

Trik Rahasia Seller Shopee Agar Margin Bebas Tergerus Potongan Baru

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:07 WIB

Mengapa Bisnis Event Organizer Semakin Dilirik? Ini Strategi Sukses Memulainya

Berita Terbaru

Paskibraka Kerinci 2026, Ini 30 Anggotanya (Foto: britainaja.com)

Daerah

Paskibraka Kerinci 2026, Ini 30 Anggotanya

Sabtu, 15 Agu 2026 - 13:59 WIB

Gempa Magnitudo 7,7 Mengguncang Nusa Tenggara Timur (Foto: BMKG/RRI)

Nasional

Gempa Magnitudo 7,7 Mengguncang Nusa Tenggara Timur

Sabtu, 15 Agu 2026 - 06:55 WIB