Reels Instagram Kini Bisa Jadi Sumber Komisi Shopee

Kolaborasi Shopee dan Meta memperluas peluang monetisasi kreator melalui rekomendasi produk di Instagram.

- Jurnalis

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:04 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Reels Instagram Kini Bisa Jadi Sumber Komisi Shopee (Foto: Kompas/ Ai)

Reels Instagram Kini Bisa Jadi Sumber Komisi Shopee (Foto: Kompas/ Ai)

Kabarinaja.id – Kreator konten kini memiliki jalur baru untuk memperoleh penghasilan melalui afiliasi Shopee Instagram. Program hasil kerja sama Shopee dan Meta memungkinkan kreator mempromosikan produk melalui Reels maupun Feed.

Skema tersebut sudah tersedia bagi kreator yang memenuhi persyaratan di sejumlah negara Asia Tenggara, Taiwan, dan Brasil. Indonesia termasuk salah satu pasar yang mendapat akses terhadap kemitraan tersebut.

Melalui integrasi ini, kreator dapat menghubungkan akun afiliasi Shopee dengan akun profesional Instagram. Setelah proses tersebut di lakukan, produk yang masuk dalam program afiliasi bisa di pilih untuk di tampilkan kepada pengikut.

Komisi Berasal dari Transaksi yang Memenuhi Syarat

Sistem tersebut di rancang untuk menghubungkan aktivitas konten dengan transaksi belanja. Kreator berpotensi menerima komisi ketika pengguna membeli produk melalui rekomendasi yang mereka bagikan.

Produk afiliasi dapat di tampilkan dalam satu unggahan Reels atau Feed. Konten tersebut akan memiliki penanda berupa ikon belanja serta label yang menunjukkan adanya hubungan komisi.

Bagi pengguna Instagram, mekanisme ini membuat proses menemukan produk menjadi lebih praktis. Mereka dapat melihat rekomendasi kreator dan kemudian melanjutkan proses pembelian melalui Shopee.

Model tersebut juga memperkuat posisi konten kreator dalam perjalanan konsumen. Rekomendasi yang sebelumnya hanya berfungsi sebagai referensi kini dapat terhubung langsung dengan aktivitas belanja.

Program Instagram Melanjutkan Kemitraan Facebook

Kemitraan terbaru ini bukan langkah pertama Shopee dan Meta dalam mengembangkan perdagangan berbasis kreator.

Sebelumnya, kedua perusahaan menjalankan program afiliasi melalui Facebook pada 2025. Shopee menyebut program tersebut telah menunjukkan pertumbuhan yang cukup besar.

Hingga Maret 2026, lebih dari 5 juta kreator di berbagai negara telah menghubungkan akun Facebook mereka dengan akun afiliasi Shopee.

Sekitar separuh dari jumlah tersebut merupakan kreator yang baru bergabung dengan Program Afiliasi Shopee. Angka itu menjadi salah satu indikator besarnya minat kreator terhadap model monetisasi berbasis rekomendasi produk.

Baca Juga :  Rupiah Melemah ke Rp17.875 per Dolar AS, Tertekan Mata Uang Asia

Executive Director Brand and Growth Marketing Shopee Peggy Zhu mengatakan pengalaman dari Facebook memperlihatkan peluang besar dalam perdagangan yang di gerakkan oleh kreator.

“Keberhasilan kami dengan kemitraan afiliasi Meta di Facebook telah menunjukkan betapa kuatnya perdagangan yang di pimpin kreator ketika konten, kepercayaan, dan belanja bersatu,” ujar Peggy, Senin (6/7/2026).

Menurut Peggy, perluasan ke Instagram memberikan ruang tambahan bagi kreator untuk menghasilkan pendapatan dari rekomendasi produk.

Pada saat yang sama, integrasi tersebut di tujukan untuk membantu konsumen menemukan barang yang sesuai dan melakukan pembelian dengan lebih mudah.

Kreator Bisa Masukkan Produk ke Reels

Bagi kreator Instagram, Reels menjadi salah satu bagian penting dari skema baru tersebut. Produk Shopee dapat di sisipkan ke dalam konten yang dibuat untuk audiens mereka.

Kreator asal Indonesia, Ekida Rehan F (@ekidarehanf), termasuk yang menyambut kehadiran fitur tersebut. Ia sebelumnya memang kerap menggunakan Instagram untuk membagikan rekomendasi produk.

Menurut Ekida, integrasi afiliasi membuat proses menyampaikan rekomendasi menjadi lebih sederhana. Kreator juga dapat menghubungkan konten dengan produk yang relevan tanpa mengubah karakter komunikasi mereka dengan pengikut.

“Sebagai kreator, saya selalu menggunakan Instagram Reels untuk berbagi rekomendasi produk dengan cara yang terasa personal dan bermanfaat bagi pengikut saya. Kemitraan afiliasi di Instagram membuat hal ini semakin mudah karena saya dapat menambahkan produk Shopee langsung ke Reels saya,” ujarnya.

Kehadiran fitur tersebut membuat konten rekomendasi memiliki fungsi yang lebih luas. Selain membangun interaksi dengan audiens, konten juga dapat menjadi bagian dari proses penjualan.

Penjual dan Brand Mendapat Saluran Promosi Baru

Manfaat program ini tidak hanya di arahkan kepada kreator. Penjual dan pemilik merek juga memperoleh kesempatan memperluas jangkauan produk melalui konten yang di buat kreator.

Baca Juga :  Singapura Salip Indonesia Jadi Pasar Saham Terbesar di Asia Tenggara

Shopee melihat kombinasi antara basis pengikut kreator, pilihan produk, dan sistem belanja terintegrasi dapat membantu konsumen menemukan produk.

Model tersebut juga berpotensi mendukung peningkatan transaksi ketika rekomendasi produk berhasil menjangkau audiens yang relevan.

Shopee dan Meta bahkan sedang menguji solusi iklan afiliasi. Fitur ini memungkinkan penjual dan brand memperluas distribusi konten afiliasi tertentu melalui iklan berbayar di platform Meta.

Dalam skema tersebut, konten afiliasi yang di nilai memiliki performa baik dapat di promosikan kepada audiens yang lebih luas. Penggunaan konten untuk iklan tetap di lakukan dengan persetujuan kreator terkait.

Managing Director Meta Singapore Nicole Tan mengatakan kerja sama tersebut di arahkan untuk memperluas peluang monetisasi bagi kreator.

“Dengan menghadirkan kemitraan afiliasi ke Instagram bersama Shopee, kami menciptakan lebih banyak peluang bagi kreator untuk mendapatkan penghasilan dari konten yang mereka sukai serta membantu mereka meningkatkan kualitas konten,” ujar Nicole.

Tersedia di Delapan Negara

Untuk tahap saat ini, program afiliasi Instagram bersama Shopee tersedia bagi kreator yang memenuhi persyaratan di delapan negara.

Wilayah tersebut mencakup Singapura, Malaysia, Thailand, Taiwan, Indonesia, Vietnam, Filipina, dan Brasil.

Perluasan ke Instagram menunjukkan semakin kuatnya keterkaitan antara konten kreator dan aktivitas perdagangan digital. Bagi kreator, rekomendasi produk kini dapat menjadi bagian dari strategi monetisasi konten.

Sementara bagi penjual dan brand, kolaborasi tersebut menyediakan jalur tambahan untuk memperkenalkan produk melalui figur yang sudah memiliki hubungan dengan audiens.

Ketersediaan program di Indonesia juga membuka peluang bagi kreator lokal untuk mengembangkan konten berbasis rekomendasi produk. Besarnya basis pengguna Instagram dan ekosistem Shopee menjadi faktor yang dapat mendukung perkembangan model tersebut. (Wd/*)

Berita Terkait

Cara Jualan di TikTok Shop agar Produk Lebih Mudah Laku
Cara Mendapatkan Uang dari HP Tanpa Modal, Ini 15 Peluangnya
Ekonomi Indonesia Ditargetkan Tumbuh 6% pada 2027, Ini Strateginya
Cara Pinjam Uang di GoPay, Cek Syarat dan Langkahnya
Cara Menghasilkan Uang dari ZEPETO World
Ekspor Indonesia Ditargetkan Tembus USD 315 Miliar pada 2026
Paylater Makin Diminati, Penolong atau Beban Finansial?
Trik Rahasia Seller Shopee Agar Margin Bebas Tergerus Potongan Baru
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 17:06 WIB

Cara Jualan di TikTok Shop agar Produk Lebih Mudah Laku

Kamis, 3 September 2026 - 19:03 WIB

Ekonomi Indonesia Ditargetkan Tumbuh 6% pada 2027, Ini Strateginya

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:13 WIB

Cara Pinjam Uang di GoPay, Cek Syarat dan Langkahnya

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:02 WIB

Cara Menghasilkan Uang dari ZEPETO World

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:07 WIB

Ekspor Indonesia Ditargetkan Tembus USD 315 Miliar pada 2026

Berita Terbaru

IdeaFest 2026 (Foto: medcom)

Teknologi

AI Makin Cepat, Mengapa Keterampilan Manusia Tetap Penting?

Minggu, 6 Sep 2026 - 09:05 WIB

Fitur Tersembunyi Google Maps yang Jarang Diketahui (Foto: medcom)

Teknologi

Fitur Tersembunyi Google Maps yang Jarang Diketahui

Minggu, 6 Sep 2026 - 07:04 WIB

Kolase makanan kekinian yang dapat menjadi inspirasi bagi pemula untuk memulai usaha kuliner dari rumah.

Kuliner

10 Ide Jualan Kekinian yang Bisa Dimulai dari Rumah

Sabtu, 5 Sep 2026 - 21:04 WIB

Ilustrasi yang menggambarkan Al-Khawarizmi mempelajari matematika di masa lalu, sementara konsep algoritma berkembang menjadi bagian penting teknologi digital masa kini.

Tokoh

Al-Khawarizmi dan Algoritma yang Mengubah Dunia

Sabtu, 5 Sep 2026 - 19:07 WIB

Seorang penjual mempromosikan kaus melalui siaran langsung dengan bantuan kamera dan ring light. (Foto: pegadaian/Ai)

Ekonomi

Cara Jualan di TikTok Shop agar Produk Lebih Mudah Laku

Sabtu, 5 Sep 2026 - 17:06 WIB