Anggaran Kemendiktisaintek 2027 Naik Rp82 Triliun, Ini Fokusnya

Kabarinaja.id

- Jurnalis

Senin, 22 Juni 2026 - 11:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto. (Foto: Ilham Pratama/Medcom)

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto. (Foto: Ilham Pratama/Medcom)

Kabarinaja.id – Komisi X DPR RI resmi menyetujui tambahan anggaran untuk Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) sebesar Rp17,18 triliun untuk tahun anggaran 2027. Keputusan ini mendongkrak total pagu anggaran kementerian dari semula Rp64,84 triliun menjadi Rp82,02 triliun.

Pemerintah akan mengalokasikan dana segar tersebut untuk memperkuat tiga sektor utama di lingkungan perguruan tinggi. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, memerinci bahwa fokus serapan anggaran mencakup Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN) hingga program pengembangan Perguruan Tinggi Swasta (PTS).

Lonjakan Dana BOPTN Dua Kali Lipat

Sektor utama yang mengalami perubahan signifikan adalah alokasi BOPTN. Dana operasional untuk kampus negeri ini melonjak dua kali lipat menjadi Rp650 miliar dari rencana awal yang hanya sebesar Rp325 miliar. Angka ini mencatatkan kenaikan masif jika menyandingkannya dengan alokasi pada tahun 2026.

Mendiktisaintek Brian Yuliarto menjelaskan bahwa perubahan alokasi ini merupakan bagian dari penyesuaian pagu indikatif kementerian. Langkah taktis tersebut bergulir demi memperkuat operasional seluruh perguruan tinggi negeri di tanah air. Melalui suntikan dana ini, pemerintah berkomitmen mendorong peningkatan kualitas layanan pendidikan tinggi secara merata.

Baca Juga :  Game My Hero Academia: All’s Justice Rilis di Nintendo Switch 2

Pergeseran Internal dan Dana Khusus PTS

Kemendiktisaintek juga melakukan langkah pembenahan internal melalui restrukturisasi anggaran. Sektor Sekretariat Jenderal menggeser dana sebesar Rp150 miliar untuk di alihkan langsung pada program-program kerja di bawah Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.

Sementara itu, sektor ketiga menyasar penguatan akreditasi dan daya saing kampus di kancah global. Pemerintah menyiapkan dana khusus senilai Rp200 miliar yang di proyeksikan untuk pembinaan PTS dan program menuju kampus berskala internasional (World Class University).

Brian menilai penguatan sektor swasta sangat krusial mengingat mayoritas mahasiswa Indonesia saat ini menempuh studi di PTS. Dana ini bertujuan membenahi tata kelola, mutu akademik, sekaligus mengangkat reputasi global kampus-kampus di Indonesia.

Baca Juga :  Menyikat Gigi Sebelum Tidur Kurangi Risiko Biaya Medis

Alasan DPR Setujui Tambahan Anggaran

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian, mengungkapkan bahwa pagu indikatif awal senilai Rp64,84 triliun di nilai sangat tidak memadai. Anggaran tersebut tidak akan mampu menyokong pencapaian target-target strategis nasional yang diemban oleh Kemendiktisaintek.

Komisi X DPR RI melihat masih banyak program vital yang membutuhkan intervensi dana besar agar tetap berkelanjutan. Keberadaan program pro-rakyat seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI), dan Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADIK) menjadi alasan utama legislatif meloloskan tambahan anggaran ini.

Lebih lanjut, dana Rp82,02 triliun ini juga mengamankan kelangsungan tunjangan profesi dosen non-PNS serta penguatan riset. Anggaran tersebut bakal tersalurkan untuk pembinaan kelembagaan lewat LLDIKTI, revitalisasi rumah sakit pendidikan, peningkatan mutu LPTK, serta pengembangan ekosistem sains dan teknologi nasional. (Wd/*)

Berita Terkait

Revisi UU Hak Cipta Bakal Atur Royalti Karya Jurnalistik
Cara Dapat Jersey Eksklusif di MyPertamina Pesta Bola
Cara Cek Info Pemadaman Listrik PLN Hari Ini Lewat HP
Daftar Direksi BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Jadi Dirut
Pemerintah Setop MBG Selama Libur Sekolah
Cara Cek BI Checking Online untuk Pengajuan KPR
BMKG Prediksi Hujan Guyur Sejumlah Kota Besar Hari Ini, Palembang Berpotensi Disertai Petir
Purbaya Yudhi Usulkan Anggaran Kemenkeu 2027 Senilai Rp49,80 Triliun
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:23 WIB

Revisi UU Hak Cipta Bakal Atur Royalti Karya Jurnalistik

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:06 WIB

Cara Dapat Jersey Eksklusif di MyPertamina Pesta Bola

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:10 WIB

Cara Cek Info Pemadaman Listrik PLN Hari Ini Lewat HP

Senin, 22 Juni 2026 - 11:07 WIB

Anggaran Kemendiktisaintek 2027 Naik Rp82 Triliun, Ini Fokusnya

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:31 WIB

Daftar Direksi BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Jadi Dirut

Berita Terbaru

Sinopsis Drama China Sweet Teeth Kisah Cinta Dokter Gigi (Foto: grid)

Showbiz

Sinopsis Drama China Sweet Teeth Kisah Cinta Dokter Gigi

Rabu, 24 Jun 2026 - 09:03 WIB

Strategi Investasi Saham Online yang Aman untuk Pemula (Foto: medcom)

Ekonomi

Strategi Investasi Saham Online yang Aman untuk Pemula

Rabu, 24 Jun 2026 - 08:06 WIB

Ilustrasi. 4 Tips Finansial Generasi Sandwich Bebas Beban Ganda (Foto: Ai)

Ekonomi

4 Tips Finansial Generasi Sandwich Bebas Beban Ganda

Rabu, 24 Jun 2026 - 07:04 WIB

Proyek Google Ubah HP Pixel Bekas Jadi Server Data Center (Foto: Ai)

Teknologi

Proyek Google Ubah HP Pixel Bekas Jadi Server Data Center

Selasa, 23 Jun 2026 - 23:48 WIB

Honda Kembangkan Mesin Supercharger Listrik untuk Motor Baru (Foto: KOMPAS.com/Aditya Maulana)

Otomotif

Honda Kembangkan Mesin Supercharger Listrik untuk Motor Baru

Selasa, 23 Jun 2026 - 22:26 WIB