Sering Cemas Saat Jauh dari HP? Kenali Nomophobia

Rasa gelisah ketika tidak bisa mengakses ponsel dapat berkaitan dengan nomophobia, fenomena yang masih terus diteliti.

- Jurnalis

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:08 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sering Cemas Saat Jauh dari HP? Kenali Nomophobia (Foto: Ai)

Sering Cemas Saat Jauh dari HP? Kenali Nomophobia (Foto: Ai)

Kabarinaja.id – Bagi sebagian orang, berada jauh dari ponsel selama beberapa waktu bukan masalah besar. Namun, ada pula yang mulai merasa gelisah ketika perangkat tersebut tidak berada di dekatnya.

Kondisi semacam itu sering dikaitkan dengan nomophobia, istilah yang menggambarkan rasa takut, cemas, atau tidak nyaman ketika seseorang kehilangan akses terhadap ponsel. Istilah ini berasal dari no-mobile-phone phobia.

Meski sering disebut sebagai fobia, nomophobia belum menjadi diagnosis resmi dalam DSM-5 maupun ICD-11. Karena itu, para peneliti masih memperdebatkan apakah fenomena tersebut lebih tepat dipahami sebagai bentuk kecemasan, ketergantungan perilaku, atau penggunaan ponsel bermasalah.

Seperti Apa Gejala Nomophobia?

Salah satu ciri yang banyak dibahas adalah munculnya tekanan emosional ketika akses terhadap ponsel terputus.

Situasinya bisa terjadi ketika baterai habis, perangkat tertinggal, jaringan tidak tersedia, atau seseorang berada di tempat yang melarang penggunaan ponsel.

Sejumlah kajian menemukan beberapa pengalaman yang sering dikaitkan dengan nomophobia, antara lain rasa gugup, cemas, frustrasi, serta dorongan untuk terus memeriksa perangkat.

Pada kondisi tertentu, respons tubuh juga dapat muncul. Rasa berkeringat, gemetar, napas berubah, atau jantung berdebar pernah dilaporkan dalam pembahasan mengenai kecemasan yang berkaitan dengan ketidaktersediaan ponsel.

Tidak Sekadar Sering Menggunakan HP

Penggunaan ponsel dalam durasi panjang tidak otomatis berarti seseorang mengalami nomophobia.

Nomophobia lebih berkaitan dengan perasaan tertekan ketika akses terhadap perangkat tersebut hilang. Sementara itu, penggunaan smartphone bermasalah lebih menitikberatkan pada kesulitan mengendalikan durasi atau frekuensi penggunaan.

Baca Juga :  Rekomendasi HP Murah Tecno, Infinix, itel Terbaik 2026

Keduanya memang dapat saling berhubungan. Namun, penelitian menunjukkan bahwa kedua konsep tersebut memiliki karakteristik yang berbeda.

Mengapa Seseorang Bisa Mengalami Nomophobia?

Penyebab nomophobia belum memiliki satu penjelasan yang berlaku untuk semua orang.

Penelitian sebelumnya menemukan kemungkinan hubungan dengan kecemasan sosial, gangguan panik, rendahnya harga diri, penggunaan smartphone berlebihan, serta pola perilaku kompulsif. Namun, hubungan sebab-akibatnya masih belum sepenuhnya jelas.

Fitur smartphone juga dapat memperkuat ketergantungan terhadap perangkat. Komunikasi instan, akses informasi cepat, media sosial, dan berbagai bentuk hiburan membuat ponsel semakin terintegrasi dengan aktivitas sehari-hari.

Kajian mengenai nomophobia menunjukkan bahwa rasa takut kehilangan koneksi, tidak memperoleh informasi, atau kehilangan kenyamanan dari ponsel menjadi beberapa dimensi yang kerap muncul.

Hubungannya dengan Kecemasan dan Penggunaan Smartphone

Sejumlah penelitian menemukan hubungan antara nomophobia dengan kecemasan serta penggunaan smartphone yang bermasalah.

Sebuah tinjauan sistematis dan meta-analisis menemukan adanya hubungan positif antara nomophobia dengan kecemasan, kecanduan smartphone, dan gangguan tidur. Temuan tersebut menunjukkan adanya keterkaitan, tetapi tidak otomatis membuktikan bahwa salah satu kondisi menjadi penyebab langsung kondisi lainnya.

Penelitian yang lebih baru juga menegaskan bahwa nomophobia masih menjadi bidang yang terus berkembang. Para peneliti belum memiliki batas diagnosis klinis yang diterima secara universal.

Baca Juga :  Redmi Pad 2 9.7 Resmi di Indonesia, Harga Rp2,3 Jutaan

Karena itu, seseorang sebaiknya tidak langsung menyimpulkan dirinya mengalami gangguan psikologis hanya karena merasa tidak nyaman ketika jauh dari HP.

Kapan Sebaiknya Mencari Bantuan?

Rasa tidak nyaman sesekali ketika lupa membawa ponsel merupakan pengalaman yang berbeda dari masalah yang mengganggu aktivitas sehari-hari.

Perhatian lebih diperlukan apabila kecemasan tersebut berlangsung berulang, sulit dikendalikan, atau membuat seseorang menghindari kegiatan tertentu karena takut kehilangan akses terhadap ponsel.

Konsultasi dengan psikolog, psikiater, atau tenaga kesehatan dapat menjadi pilihan apabila kondisi tersebut mulai mengganggu pekerjaan, pendidikan, hubungan sosial, tidur, atau aktivitas sehari-hari.

Penilaian profesional juga membantu membedakan apakah keluhan tersebut berkaitan dengan penggunaan smartphone bermasalah, kecemasan, atau faktor psikologis lainnya.

Menggunakan Smartphone Secara Lebih Seimbang

Smartphone tetap memiliki manfaat besar untuk komunikasi, pekerjaan, pendidikan, informasi, dan hiburan. Tantangannya adalah memastikan penggunaan perangkat tidak mengambil alih aktivitas penting lainnya.

Mengenali pola penggunaan dapat menjadi langkah awal. Perhatikan kapan dorongan memeriksa ponsel muncul dan apakah perangkat tersebut mulai mengganggu aktivitas yang sedang dilakukan.

Nomophobia sendiri masih menjadi objek penelitian dan belum memiliki status sebagai diagnosis resmi. Karena itu, memahami gejalanya secara tepat jauh lebih penting daripada memberikan label kepada diri sendiri.

Jika rasa cemas ketika jauh dari HP semakin sering muncul dan mengganggu kehidupan sehari-hari, bantuan profesional dapat membantu menentukan langkah yang sesuai. (Wd/*)

Berita Terkait

Kebiasaan di Kamar Mandi yang Picu Stroke
10 HP Android Tercepat Dunia, iQOO 15 Ultra Teratas
Belanja Barang Mahal Bikin Lega, Ini Alasannya
Wajah Seseorang Tak Boleh Dipakai Sembarangan untuk Konten
Arti Plenger, Bahasa Gaul Viral di Media Sosial
Kata-Kata Afirmasi Positif Pagi Hari agar Lebih Semangat dan Percaya Diri
Tren Global 2026 Berubah Drastis, AI Otonom hingga Gaya Hidup Autentik Makin Dominan
LVMH Catat Pertumbuhan Fashion Mewah Setelah Dua Tahun
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:08 WIB

Kebiasaan di Kamar Mandi yang Picu Stroke

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:59 WIB

10 HP Android Tercepat Dunia, iQOO 15 Ultra Teratas

Selasa, 11 Agustus 2026 - 11:05 WIB

Belanja Barang Mahal Bikin Lega, Ini Alasannya

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:08 WIB

Sering Cemas Saat Jauh dari HP? Kenali Nomophobia

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:08 WIB

Wajah Seseorang Tak Boleh Dipakai Sembarangan untuk Konten

Berita Terbaru

Festival Golo Koe 2026, Cara Baru Menikmati Labuan Bajo (Foto: Dok. Kemenpar/medcom)

Wisata

Festival Golo Koe 2026, Cara Baru Menikmati Labuan Bajo

Rabu, 12 Agu 2026 - 13:35 WIB

Cristiano Ronaldo Resmi Menikahi Georgina Setelah Satu Dekade (Foto: Instagram @FabrizioRom/medcom)

Internasional

Cristiano Ronaldo Resmi Menikahi Georgina Setelah Satu Dekade

Rabu, 12 Agu 2026 - 12:33 WIB

KOTAK Buka Babak Baru sebagai Band Indie Lewat YOLO (Foto: Ai)

Showbiz

KOTAK Buka Babak Baru sebagai Band Indie Lewat YOLO

Rabu, 12 Agu 2026 - 11:30 WIB

Cara Menghapus Data Flashdisk Sebelum Dibuang (Foto: medcom/Ai)

Teknologi

Cara Menghapus Data Flashdisk Sebelum Dibuang

Rabu, 12 Agu 2026 - 09:31 WIB