Little Boy, Bom Atom yang Mengubah Sejarah Hiroshima

Mengenal Little Boy, bom berbasis uranium yang dijatuhkan Amerika Serikat di Hiroshima pada 6 Agustus 1945.

- Jurnalis

Minggu, 9 Agustus 2026 - 13:06 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Little Boy, Bom Atom yang Mengubah Sejarah Hiroshima (Foto: di Hiroshima, Jepang, pada 6 Agustus 1945/RRI/ Ai)

Little Boy, Bom Atom yang Mengubah Sejarah Hiroshima (Foto: di Hiroshima, Jepang, pada 6 Agustus 1945/RRI/ Ai)

Kabarinaja.id – Nama bom Little Boy tercatat dalam salah satu peristiwa paling menentukan pada akhir Perang Dunia II. Amerika Serikat menjatuhkan bom berbasis uranium itu di Hiroshima, Jepang, pada 6 Agustus 1945.

Little Boy menjadi senjata nuklir pertama yang di gunakan dalam peperangan. Bom tersebut menggunakan uranium-235 sebagai material fisil dan di rancang dengan mekanisme yang di kenal sebagai gun-type.

Little Boy Menggunakan Uranium-235

Desain Little Boy berbeda dari bom atom yang kemudian di jatuhkan di Nagasaki. Senjata tersebut memanfaatkan uranium yang di perkaya, sedangkan bom Nagasaki menggunakan plutonium dan mekanisme implosi.

Di dalam Little Boy terdapat dua bagian uranium yang di pertahankan dalam kondisi terpisah. Sistem tersebut di buat agar reaksi berantai tidak berlangsung sebelum waktunya.

Ketika mekanisme senjata bekerja, salah satu bagian uranium di dorong menuju bagian lainnya. Penyatuan material tersebut kemudian menciptakan kondisi yang memungkinkan terjadinya reaksi fisi berantai.

Proses fisi berlangsung dalam waktu sangat singkat. Energi yang di lepaskan menghasilkan ledakan dengan daya sekitar 15 hingga 16 kiloton TNT.

Mengapa Desainnya Disebut Gun-Type?

Little Boy menggunakan prinsip perakitan yang di sebut gun-type. Dalam rancangan ini, bahan peledak konvensional di gunakan untuk menggerakkan satu bagian uranium menuju bagian lainnya.

Baca Juga :  UEFA Kehilangan Kepercayaan, Gianni Infantino Didesak Tinggalkan Kursi Presiden FIFA

Rancangan tersebut di kembangkan karena uranium yang di perkaya di nilai sesuai dengan metode tersebut. Berbeda dengan plutonium, yang membutuhkan desain implosi untuk mencegah terjadinya reaksi terlalu dini.

Propelan kimia berbasis cordite di gunakan dalam mekanisme penggerak uranium. Sistem itu di rancang untuk menyatukan material fisil hingga mencapai kondisi yang memungkinkan reaksi nuklir berlangsung.

Dampak Little Boy di Hiroshima

Ledakan Little Boy menghancurkan sebagian besar kawasan Hiroshima dan menimbulkan korban dalam jumlah besar. Dampaknya tidak hanya berasal dari gelombang ledakan, tetapi juga panas serta radiasi.

Data dari National Peace Memorial Halls menyebut Little Boy meledak sekitar 600 meter di atas wilayah kota. Daya ledaknya di perkirakan setara sekitar 16 kiloton TNT.

Peristiwa tersebut kemudian menjadi titik penting dalam sejarah perkembangan senjata nuklir. Hiroshima berubah menjadi simbol dampak kemanusiaan yang di timbulkan penggunaan senjata atom.

Tragedi itu juga meninggalkan persoalan kesehatan dan kemanusiaan bagi para penyintas. Banyak korban mengalami dampak radiasi serta luka akibat ledakan setelah peristiwa berlangsung.

Tiga Hari Kemudian, Nagasaki Menjadi Sasaran

Peristiwa di Hiroshima belum langsung mengakhiri perang. Tiga hari setelah Little Boy di gunakan, Amerika Serikat menjatuhkan bom atom kedua di Nagasaki pada 9 Agustus 1945.

Baca Juga :  Tentara Jerman di Indonesia Saat Revolusi Kemerdekaan

Bom tersebut di beri nama Fat Man dan menggunakan plutonium-239. Berbeda dari Little Boy, Fat Man memakai desain implosi dengan karakteristik teknis yang berbeda.

Ledakan di Nagasaki menghasilkan energi sekitar 21 kiloton TNT. Serangan tersebut menambah tekanan besar terhadap Jepang yang saat itu berada dalam situasi perang yang semakin sulit.

Jepang kemudian menyatakan menerima ketentuan penyerahan kepada Sekutu pada Agustus 1945. Penyerahan tersebut menandai berakhirnya keterlibatan Jepang dalam Perang Dunia II.

Warisan Sejarah Little Boy

Lebih dari delapan dekade setelah Hiroshima, nama Little Boy tetap menjadi bagian penting dalam pembahasan sejarah Perang Dunia II. Peristiwa tersebut juga menjadi salah satu titik awal era nuklir dalam sejarah manusia.

Penggunaan senjata atom di Hiroshima dan Nagasaki kemudian memengaruhi pembicaraan global mengenai perang, keamanan internasional, serta bahaya senjata nuklir.

Karena itu, sejarah Little Boy tidak hanya berkaitan dengan teknologi militer. Peristiwa tersebut juga menjadi pengingat mengenai konsekuensi kemanusiaan ketika senjata nuklir digunakan dalam konflik. (Wd/*)

Berita Terkait

Larangan AI Siswa New York Berlaku Mulai Tahun Ajaran Baru
Moskow Makin Dekat, Kunjungan Wisatawan Indonesia Terus Naik
Rusia Siapkan Rassvet, Jaringan Satelit Pesaing Starlink
Tempat Terlarang di Dunia: 5 Lokasi dengan Akses Ketat
Nenek 97 Tahun Pecahkan Rekor Wing Walking Demi Pasien Stroke
7 Kota Paling Misterius di Dunia, Apa yang Terjadi?
Frozen 3 Makin Dekat, Josh Gad Sebut Filmnya Paling Lucu
Cristiano Ronaldo Resmi Menikahi Georgina Setelah Satu Dekade
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 14:07 WIB

Larangan AI Siswa New York Berlaku Mulai Tahun Ajaran Baru

Rabu, 2 September 2026 - 16:05 WIB

Moskow Makin Dekat, Kunjungan Wisatawan Indonesia Terus Naik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:03 WIB

Rusia Siapkan Rassvet, Jaringan Satelit Pesaing Starlink

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:04 WIB

Tempat Terlarang di Dunia: 5 Lokasi dengan Akses Ketat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 18:06 WIB

Nenek 97 Tahun Pecahkan Rekor Wing Walking Demi Pasien Stroke

Berita Terbaru

IdeaFest 2026 (Foto: medcom)

Teknologi

AI Makin Cepat, Mengapa Keterampilan Manusia Tetap Penting?

Minggu, 6 Sep 2026 - 09:05 WIB

Fitur Tersembunyi Google Maps yang Jarang Diketahui (Foto: medcom)

Teknologi

Fitur Tersembunyi Google Maps yang Jarang Diketahui

Minggu, 6 Sep 2026 - 07:04 WIB

Kolase makanan kekinian yang dapat menjadi inspirasi bagi pemula untuk memulai usaha kuliner dari rumah.

Kuliner

10 Ide Jualan Kekinian yang Bisa Dimulai dari Rumah

Sabtu, 5 Sep 2026 - 21:04 WIB

Ilustrasi yang menggambarkan Al-Khawarizmi mempelajari matematika di masa lalu, sementara konsep algoritma berkembang menjadi bagian penting teknologi digital masa kini.

Tokoh

Al-Khawarizmi dan Algoritma yang Mengubah Dunia

Sabtu, 5 Sep 2026 - 19:07 WIB

Seorang penjual mempromosikan kaus melalui siaran langsung dengan bantuan kamera dan ring light. (Foto: pegadaian/Ai)

Ekonomi

Cara Jualan di TikTok Shop agar Produk Lebih Mudah Laku

Sabtu, 5 Sep 2026 - 17:06 WIB