Kasus Hafalan Alquran di The Sounds Project Masuk Babak Baru

Dua tersangka telah ditahan, sementara penyidik masih memproses dua orang lainnya.

- Jurnalis

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:07 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kasus Hafalan Alquran di The Sounds Project Masuk Babak Baru (Foto: Instagram/medcom)

Kasus Hafalan Alquran di The Sounds Project Masuk Babak Baru (Foto: Instagram/medcom)

Kabarinaja.idKasus hafalan Alquran berhadiah minuman keras di festival The Sounds Project memasuki proses hukum baru. Polda Metro Jaya menetapkan empat orang sebagai tersangka setelah penyidik mengumpulkan bukti dan menerima lima laporan masyarakat.

Keempat tersangka berinisial RES, AK, I, dan M. Polisi menyebut masing-masing memiliki keterlibatan berbeda dalam aktivitas yang berlangsung di booth minuman Newport di kawasan Ancol, Jakarta Utara.

Dua Tersangka Sudah Ditahan

Dari empat orang tersebut, RES dan AK menjadi dua tersangka yang telah ditangkap. Keduanya diamankan pada Rabu, 12 Agustus 2026, setelah penanganan perkara dilimpahkan dari Polres Metro Jakarta Utara.

Polisi kemudian menahan RES dan AK selama 20 hari di Rutan Polda Metro Jaya. Masa penahanan tersebut dihitung sejak Kamis, 13 Agustus 2026.

Sementara itu, proses hukum terhadap I dan M masih berlangsung. Penyidik masih menangani perkara keduanya sesuai prosedur yang berlaku.

Peran Keempat Tersangka

Penyidik menyebut RES berperan sebagai pembawa acara atau MC dalam kegiatan tersebut. Ia diduga terlibat dalam interaksi yang berlangsung di area booth ketika tantangan diberikan kepada pengunjung.

I dan AK diduga menjadi pihak yang memberikan tantangan. Pengunjung diminta melafalkan Surat Al-Ikhlas dan Surat Ad-Dhuha dengan imbalan berupa satu botol minuman beralkohol.

Adapun M disebut ikut tampil dan melafalkan Surat Ad-Dhuha menggunakan pengeras suara. Polisi kini mendalami peran setiap tersangka berdasarkan keterangan saksi dan bukti elektronik.

Baca Juga :  Agnez Mo Masuk Top 6 IMDb, Bersanding dengan Bintang Hollywood

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin menyatakan penetapan tersangka dilakukan berdasarkan rangkaian penyidikan serta alat bukti yang telah diperoleh.

Polisi Kumpulkan Bukti Digital

Perkara tersebut mencuat setelah rekaman aktivitas di booth beredar luas melalui media sosial. Video itu kemudian mendapat perhatian publik dan memicu kecaman terhadap penggunaan hafalan Alquran dalam aktivitas berhadiah minuman beralkohol.

Untuk memperjelas rangkaian kejadian, penyidik telah memeriksa lima saksi. Mereka berasal dari sejumlah pihak yang berkaitan dengan kawasan, penyelenggaraan festival, serta orang-orang yang berada di lokasi.

Polisi juga menyita lima flashdisk berisi rekaman digital. Bukti elektronik tersebut menjadi bagian dari bahan penyidikan dalam menetapkan empat tersangka.

Proses Hukum Masih Berjalan

Penanganan perkara sebelumnya berada di tingkat Polres Metro Jakarta Utara. Setelah dilimpahkan, Polda Metro Jaya melanjutkan penyidikan hingga menetapkan empat orang sebagai tersangka.

Keempat tersangka dijerat menggunakan Pasal 300 dan/atau Pasal 301 KUHP berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 sebagaimana diubah melalui Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

Status tersangka tersebut masih berada dalam proses hukum. Karena itu, seluruh pihak tetap memiliki hak untuk menjalani proses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

The Sounds Project Sampaikan Permintaan Maaf

Pihak The Sounds Project sebelumnya menyampaikan permintaan maaf atas kejadian tersebut. Promotor juga menyatakan mengecam penggunaan agama sebagai bagian dari tantangan atau kegiatan promosi di area festival.

Baca Juga :  Sinopsis Film Harusnya Horror dan Daftar Pemain

Penyelenggara menegaskan bahwa aktivitas yang mengaitkan agama dengan promosi produk tidak pernah menjadi bagian dari kebijakan mereka. Mereka juga menyatakan tidak membenarkan tindakan yang dinilai menyinggung agama maupun SARA.

Promotor kemudian menyatakan akan menegur pihak sponsor yang berkaitan. Selain itu, penyelenggara berencana mengawal proses identifikasi pihak yang terlibat dan melakukan evaluasi internal.

Langkah tersebut diarahkan untuk mencegah kejadian serupa kembali muncul dalam penyelenggaraan festival berikutnya.

Polisi Minta Masyarakat Tidak Bertindak Sendiri

Perkembangan perkara ini juga diikuti imbauan kepada masyarakat agar tidak mengambil tindakan di luar jalur hukum. Polda Metro Jaya meminta penanganan perkara diserahkan kepada aparat penegak hukum.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto juga mengingatkan masyarakat agar tidak menyebarkan kembali rekaman dengan narasi yang dapat memicu konflik. Imbauan tersebut disampaikan untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

Dengan penetapan empat tersangka, penyidikan kasus hafalan Alquran di The Sounds Project kini memasuki tahap lanjutan. Polisi masih memproses dua tersangka yang belum ditahan serta melengkapi penyidikan berdasarkan alat bukti yang tersedia. (Wd/*)

Berita Terkait

Film Always LALISA Tayang di Indonesia 12 Oktober 2026
Masa Kecil Bahlil Jadi Serial Animasi, Episode Perdana Hampir 1 Juta Penonton
4 Drakor Terbaru September 2026, Ada Hyun Bin dan Son Ye Jin
Hanung Bramantyo Ungkap Alasan Batal Remake Film G30S/PKI
Klan Raikage Disebut Mirip Uzumaki, Ini Dua Alasannya
Sinopsis Film Harusnya Horror dan Daftar Pemain
Film “Harusnya Horror” Reza Arap Tembus 305 Ribu Penonton
Lirik Lagu Terpesona BCL ft. Josh Flo dan Maknanya
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 17:06 WIB

Film Always LALISA Tayang di Indonesia 12 Oktober 2026

Selasa, 1 September 2026 - 17:02 WIB

Masa Kecil Bahlil Jadi Serial Animasi, Episode Perdana Hampir 1 Juta Penonton

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:05 WIB

4 Drakor Terbaru September 2026, Ada Hyun Bin dan Son Ye Jin

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:14 WIB

Hanung Bramantyo Ungkap Alasan Batal Remake Film G30S/PKI

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Klan Raikage Disebut Mirip Uzumaki, Ini Dua Alasannya

Berita Terbaru

IdeaFest 2026 (Foto: medcom)

Teknologi

AI Makin Cepat, Mengapa Keterampilan Manusia Tetap Penting?

Minggu, 6 Sep 2026 - 09:05 WIB

Fitur Tersembunyi Google Maps yang Jarang Diketahui (Foto: medcom)

Teknologi

Fitur Tersembunyi Google Maps yang Jarang Diketahui

Minggu, 6 Sep 2026 - 07:04 WIB

Kolase makanan kekinian yang dapat menjadi inspirasi bagi pemula untuk memulai usaha kuliner dari rumah.

Kuliner

10 Ide Jualan Kekinian yang Bisa Dimulai dari Rumah

Sabtu, 5 Sep 2026 - 21:04 WIB

Ilustrasi yang menggambarkan Al-Khawarizmi mempelajari matematika di masa lalu, sementara konsep algoritma berkembang menjadi bagian penting teknologi digital masa kini.

Tokoh

Al-Khawarizmi dan Algoritma yang Mengubah Dunia

Sabtu, 5 Sep 2026 - 19:07 WIB

Seorang penjual mempromosikan kaus melalui siaran langsung dengan bantuan kamera dan ring light. (Foto: pegadaian/Ai)

Ekonomi

Cara Jualan di TikTok Shop agar Produk Lebih Mudah Laku

Sabtu, 5 Sep 2026 - 17:06 WIB