Grup vokal No Na HITC Los Angeles 2026 Bawa Budaya Indonesia

Penampilan No Na di HITC Los Angeles 2026 memadukan karya terbaru dengan bahasa dan elemen budaya Indonesia.

- Jurnalis

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:09 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Grup vokal No Na HITC Los Angeles 2026 Bawa Budaya Indonesia (Foto: Instagram/@nonawav/RRI)

Grup vokal No Na HITC Los Angeles 2026 Bawa Budaya Indonesia (Foto: Instagram/@nonawav/RRI)

Kabarinaja.id Grup vokal No Na kembali tampil di Head In The Clouds (HITC) Los Angeles 2026 dengan membawa sejumlah elemen budaya Indonesia. Penampilan tersebut berlangsung di Brookside at The Rose Bowl, Pasadena, Amerika Serikat, Sabtu, 8 Agustus 2026.

Salah satu bagian yang mencuri perhatian adalah aransemen modern tembang Jawa Lelo Ledung. Lagu tersebut menjadi pembuka yang langsung memperkenalkan nuansa Indonesia kepada penonton festival.

No Na Buka Penampilan dengan Lelo Ledung

No Na mengawali pertunjukan dengan pendekatan musik modern terhadap Lelo Ledung. Pilihan tersebut memberi warna berbeda sebelum mereka beralih ke deretan lagu milik grup.

Elemen budaya Indonesia kemudian kembali muncul melalui penggunaan bahasa Jawa. Bagian jenenge sopo menjadi salah satu momen yang ikut mendapat perhatian setelah penampilan mereka.

Cara tersebut menunjukkan bagaimana No Na menggabungkan identitas lokal dengan karakter musik pop yang mereka bawa ke panggung internasional.

Penampilan Pertama Honk! di Atas Panggung

Selain membawakan lagu yang sudah dikenal, No Na juga menampilkan honk! secara langsung untuk pertama kalinya. Lagu itu dipadukan dengan elemen lokal yang terinspirasi dari fenomena Om Telolet Om.

Pertunjukan tersebut berlangsung sekitar 25 menit. Dalam waktu tersebut, Christy, Esther, Baila, dan Shaz membawakan sejumlah lagu lama sekaligus materi baru.

Baca Juga :  Pandji Pragiwaksono Sebut Kini Harus Serahkan Materi Stand Up ke Polisi

Mereka memasukkan Superstitious, Shoot, Work, dan Falling in Love dalam daftar penampilan. Dua lagu baru yang belum dirilis juga diperkenalkan dan dijadwalkan menjadi bagian dari album Island Girl.

Perjalanan No Na di Festival HITC

Penampilan tahun ini bukan kali pertama No Na hadir di Head In The Clouds Los Angeles. Grup vokal tersebut sebelumnya menjalani debut di festival yang sama pada 2025.

No Na juga telah tampil dalam sejumlah gelaran HITC di berbagai negara. Kehadiran mereka menjadi bagian dari perjalanan grup setelah berada di bawah naungan label musik 88rising.

Festival tersebut memberi ruang bagi No Na untuk memperkenalkan musik mereka kepada audiens dari berbagai latar belakang. Pada saat bersamaan, unsur bahasa dan budaya Indonesia ikut menjadi bagian dari pertunjukan.

Baca Juga :  5 Fakta Drakor The East Palace, Comeback Nam Joo-hyuk di Netflix

Musisi Indonesia Lain Turut Hadir

No Na bukan satu-satunya musisi Indonesia yang hadir dalam rangkaian HITC Los Angeles 2026. Rich Brian juga tercatat tampil dalam festival yang berlangsung di Pasadena tersebut.

Kehadiran keduanya memperlihatkan ruang yang semakin terbuka bagi musisi Indonesia di panggung musik internasional. Mereka membawa pendekatan musik masing-masing kepada penonton yang lebih luas.

Head In The Clouds sendiri dikenal sebagai festival yang mempertemukan musisi Asia dan diaspora Asia dengan audiens internasional.

Pada penyelenggaraan Los Angeles 2026, sejumlah nama lain turut masuk dalam jajaran penampil. Mereka antara lain KATSEYE, XG, KiiiKiii, LNGSHOT, UMI, Rich Brian, dan Warren Hue.

Bagi No Na, penampilan tersebut menjadi kesempatan untuk memperluas jangkauan musik mereka. Kehadiran Lelo Ledung, bahasa Jawa, serta unsur Om Telolet Om membuat identitas Indonesia tetap hadir di tengah panggung global. (Wd/*)

Berita Terkait

Film Always LALISA Tayang di Indonesia 12 Oktober 2026
Masa Kecil Bahlil Jadi Serial Animasi, Episode Perdana Hampir 1 Juta Penonton
4 Drakor Terbaru September 2026, Ada Hyun Bin dan Son Ye Jin
Hanung Bramantyo Ungkap Alasan Batal Remake Film G30S/PKI
Klan Raikage Disebut Mirip Uzumaki, Ini Dua Alasannya
Sinopsis Film Harusnya Horror dan Daftar Pemain
Film “Harusnya Horror” Reza Arap Tembus 305 Ribu Penonton
Lirik Lagu Terpesona BCL ft. Josh Flo dan Maknanya
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 17:06 WIB

Film Always LALISA Tayang di Indonesia 12 Oktober 2026

Selasa, 1 September 2026 - 17:02 WIB

Masa Kecil Bahlil Jadi Serial Animasi, Episode Perdana Hampir 1 Juta Penonton

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:05 WIB

4 Drakor Terbaru September 2026, Ada Hyun Bin dan Son Ye Jin

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:14 WIB

Hanung Bramantyo Ungkap Alasan Batal Remake Film G30S/PKI

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Klan Raikage Disebut Mirip Uzumaki, Ini Dua Alasannya

Berita Terbaru

IdeaFest 2026 (Foto: medcom)

Teknologi

AI Makin Cepat, Mengapa Keterampilan Manusia Tetap Penting?

Minggu, 6 Sep 2026 - 09:05 WIB

Fitur Tersembunyi Google Maps yang Jarang Diketahui (Foto: medcom)

Teknologi

Fitur Tersembunyi Google Maps yang Jarang Diketahui

Minggu, 6 Sep 2026 - 07:04 WIB

Kolase makanan kekinian yang dapat menjadi inspirasi bagi pemula untuk memulai usaha kuliner dari rumah.

Kuliner

10 Ide Jualan Kekinian yang Bisa Dimulai dari Rumah

Sabtu, 5 Sep 2026 - 21:04 WIB

Ilustrasi yang menggambarkan Al-Khawarizmi mempelajari matematika di masa lalu, sementara konsep algoritma berkembang menjadi bagian penting teknologi digital masa kini.

Tokoh

Al-Khawarizmi dan Algoritma yang Mengubah Dunia

Sabtu, 5 Sep 2026 - 19:07 WIB

Seorang penjual mempromosikan kaus melalui siaran langsung dengan bantuan kamera dan ring light. (Foto: pegadaian/Ai)

Ekonomi

Cara Jualan di TikTok Shop agar Produk Lebih Mudah Laku

Sabtu, 5 Sep 2026 - 17:06 WIB