Baterai Motor Listrik Mati Jangan Langsung Diganti, Ini Kondisi yang Masih Bisa Diselamatkan

- Jurnalis

Minggu, 7 Juni 2026 - 12:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kabarinaja.idBaterai menjadi salah satu komponen terpenting pada motor listrik. Ketika performanya menurun atau bahkan tidak bisa di isi ulang, banyak pemilik kendaraan langsung menganggap baterai sudah rusak dan harus diganti. Padahal, dalam beberapa kasus tertentu, baterai masih memiliki peluang untuk di gunakan kembali setelah melalui proses pemeriksaan dan perbaikan.

Muhlasin, teknisi yang menangani servis baterai motor listrik, menjelaskan bahwa baterai jenis Sealed Lead Acid (SLA) masih dapat di pulihkan apabila masalahnya hanya di sebabkan oleh tegangan yang turun akibat lama tidak di gunakan.

Menurutnya, kondisi tersebut cukup sering terjadi pada motor listrik yang jarang di pakai dalam waktu lama. Saat tegangan baterai turun di bawah batas normal, sistem pengisian bawaan kendaraan biasanya tidak mampu mendeteksi baterai sehingga proses pengisian daya tidak dapat berjalan.

Baterai Drop karena Lama Tidak Dipakai

Muhlasin menjelaskan bahwa baterai SLA yang mengalami penurunan tegangan masih memiliki peluang besar untuk di gunakan kembali.

Dalam kondisi seperti ini, baterai tidak langsung di pasang ke sistem pengisian standar kendaraan. Teknisi biasanya akan melakukan proses pengisian daya secara terpisah untuk mengembalikan tegangan ke level normal terlebih dahulu.

Baca Juga :  Alva Kucurkan Investasi Rp1 Triliun Perkuat Ekosistem Motor Listrik

Setelah tegangan berhasil naik, baterai kemudian di uji untuk mengetahui kondisi sebenarnya. Pemeriksaan meliputi kapasitas penyimpanan energi, kestabilan tegangan, hingga aspek keamanan saat di gunakan kembali pada kendaraan.

Jika hasil pengujian menunjukkan performa masih sesuai standar, baterai tersebut masih layak di pakai dan tidak perlu di ganti dengan unit baru.

Kerusakan karena Usia Pakai Sulit Di perbaiki

Meski demikian, tidak semua baterai SLA dapat di selamatkan. Kerusakan yang di sebabkan oleh faktor usia pakai biasanya lebih sulit di tangani.

Seiring waktu, sel-sel baterai akan mengalami penurunan kemampuan menyimpan energi. Ketika kondisi tersebut sudah terjadi secara permanen, pengisian ulang tidak lagi mampu mengembalikan performa baterai ke kondisi semula.

Dalam kasus seperti itu, penggantian baterai menjadi pilihan yang lebih efektif di bandingkan melakukan perbaikan berulang yang hasilnya tidak maksimal.

Fenomena ini umum terjadi pada kendaraan listrik yang telah di gunakan selama beberapa tahun atau memiliki frekuensi pengisian daya yang sangat tinggi.

Upgrade ke Baterai Litium Makin Di minati

Bagi pemilik motor listrik yang baterai SLA-nya sudah habis masa pakai, tersedia pilihan untuk beralih ke teknologi baterai litium.

Baca Juga :  5 Rekomendasi Mobil Bekas dengan Sparepart Murah dan Melimpah

Menurut Muhlasin, konsumen biasanya diberikan opsi untuk tetap menggunakan baterai SLA atau melakukan upgrade ke baterai litium sesuai kebutuhan dan anggaran masing-masing.

Tren penggunaan baterai litium terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir karena menawarkan sejumlah keunggulan di bandingkan baterai SLA konvensional.

Selain memiliki bobot yang lebih ringan, baterai litium juga mampu memberikan jarak tempuh yang lebih jauh dalam sekali pengisian daya. Usia pakainya pun umumnya lebih panjang sehingga dianggap lebih ekonomis dalam penggunaan jangka panjang.

Perkembangan teknologi baterai saat ini menjadi salah satu faktor penting yang mendorong pertumbuhan kendaraan listrik di Indonesia. Dengan kapasitas yang semakin besar dan daya tahan yang lebih baik, baterai litium mulai menjadi pilihan utama bagi banyak pengguna motor listrik yang menginginkan performa lebih optimal.

Sebelum memutuskan mengganti baterai yang bermasalah, pemilik kendaraan di sarankan melakukan pemeriksaan terlebih dahulu di bengkel atau pusat servis terpercaya. Langkah tersebut dapat membantu mengetahui apakah baterai masih dapat di perbaiki atau memang sudah waktunya di ganti dengan unit baru.(Tim)

Berita Terkait

Toyota Fortuner 2007 Masih Diminati, Harganya Mulai Rp120 Jutaan
Harga Xpander 2019 Bekas, Ini Kisaran Tiap Variannya
SUV Boxy Kian Digemari, Ini Alasan Konsumen Indonesia Beralih ke Desain Tangguh
Mazda Resmi Produksi CX-30 di Indonesia, Harga Kini Mulai Rp499 Juta
Industri Otomotif Terbesar di Dunia, Ini 5 Negaranya
SPG Otomotif GIIAS 2026 Ramaikan Booth Kendaraan
Touring Motor Sumba 600 Km, Ini Syarat Ikutnya
Cari SUV Bekas Tangguh? Empat Pilihan Ini Layak Jadi Alternatif Pajero Sport
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:07 WIB

Toyota Fortuner 2007 Masih Diminati, Harganya Mulai Rp120 Jutaan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 07:04 WIB

Harga Xpander 2019 Bekas, Ini Kisaran Tiap Variannya

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:45 WIB

SUV Boxy Kian Digemari, Ini Alasan Konsumen Indonesia Beralih ke Desain Tangguh

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:03 WIB

Mazda Resmi Produksi CX-30 di Indonesia, Harga Kini Mulai Rp499 Juta

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:09 WIB

Industri Otomotif Terbesar di Dunia, Ini 5 Negaranya

Berita Terbaru

76 Pelajar Terpilih Jadi Paskibraka Nasional 2026 (Foto: setneg.go.id)

Nasional

76 Pelajar Terpilih Jadi Paskibraka Nasional 2026

Selasa, 11 Agu 2026 - 19:01 WIB

Curug Minger di Lereng Gunung Slamet Tawarkan Suasana Sejuk (Foto:  wisatalombok.co.id/britainaja.com)

Wisata

Curug Minger di Lereng Gunung Slamet Tawarkan Suasana Sejuk

Selasa, 11 Agu 2026 - 17:43 WIB

Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti (Foto: RRI/Hana Syarif)

Ekonomi

Ekspor Indonesia Ditargetkan Tembus USD 315 Miliar pada 2026

Selasa, 11 Agu 2026 - 16:07 WIB

Ilustrasi. Kebiasaan di Kamar Mandi yang Picu Stroke (Foto: Ai)

Kesehatan

Kebiasaan di Kamar Mandi yang Picu Stroke

Selasa, 11 Agu 2026 - 15:08 WIB

Artis Drakor Ha Young (Foto: Netflix/metcom)

Internasional

Ha Young Terseret Sejarah Keluarga, Agensi Akhirnya Minta Maaf

Selasa, 11 Agu 2026 - 14:01 WIB