Kabarinaja.id – Penggunaan skuter matik atau skutik terus menjadi pilihan untuk mobilitas harian. Kepraktisan berkendara membuat jenis motor ini banyak digunakan untuk aktivitas di perkotaan maupun perjalanan rutin.
Efisiensi bahan bakar juga menjadi pertimbangan ketika konsumen memilih motor baru. Beberapa skutik yang beredar di Indonesia bahkan mencatat konsumsi lebih dari 50 kilometer untuk setiap liter bensin.
Angka tersebut tetap perlu dilihat sebagai acuan, bukan hasil yang selalu sama bagi setiap pengendara. Kondisi lalu lintas, bobot pengendara, karakter jalan, hingga kebiasaan membuka gas dapat memengaruhi konsumsi BBM.
Lima Skutik dengan Konsumsi BBM Efisien
Sejumlah model dari Honda dan Yamaha memiliki catatan konsumsi bahan bakar yang cukup tinggi. Berikut lima skutik yang dikenal menawarkan efisiensi BBM berdasarkan klaim atau hasil pengujian yang tercantum.
1. Yamaha Fazzio Hybrid
Yamaha Fazzio Hybrid menjadi model dengan angka konsumsi tertinggi dalam daftar ini. Berdasarkan hasil pengujian, skutik 125 cc tersebut mencatat konsumsi hingga 68,9 km per liter.
Motor ini memakai mesin Blue Core Hybrid berkapasitas 124,86 cc. Teknologi Electric Power Assist Start turut membantu memberikan dorongan ketika motor mulai berakselerasi.
Mesinnya menghasilkan tenaga maksimum 6,2 kW atau 8,4 PS pada 6.500 rpm. Sementara itu, torsi puncaknya mencapai 10,6 Nm pada putaran 4.500 rpm.
2. Honda BeAT
Honda BeAT tetap menjadi salah satu pilihan populer bagi konsumen yang mencari motor matik dengan konsumsi bahan bakar rendah. Mesin 110 cc pada model ini menggunakan teknologi eSP dan sistem injeksi PGM-FI.
Transmisi otomatis V-Matic membuat pengoperasiannya praktis untuk penggunaan sehari-hari. Kapasitas tangki bahan bakarnya berada di kisaran 4,2 liter.
Dalam pengujian, konsumsi Honda BeAT berada sekitar 60-65 km per liter. Hasil tersebut dapat berubah ketika motor digunakan pada kondisi lalu lintas dan beban berbeda.
3. Honda Scoopy
Honda Scoopy juga masuk daftar skutik hemat BBM dengan angka konsumsi sekitar 59 km per liter. Motor ini mengandalkan mesin 110 cc dengan teknologi eSP serta sistem PGM-FI.
Tenaga maksimum yang dihasilkan mencapai 6,7 kW atau 9,1 PS. Adapun torsi puncaknya tercatat sebesar 9,3 Nm.
Honda Scoopy menggunakan transmisi V-Matic dan memiliki fitur Idling Stop System atau ISS. Fitur tersebut membantu mengurangi penggunaan bahan bakar ketika motor berhenti dalam kondisi tertentu.
4. Honda Genio
Pilihan berikutnya adalah Honda Genio yang memakai mesin 110 cc. Konfigurasinya berupa mesin SOHC empat langkah satu silinder dengan sistem suplai bahan bakar PGM-FI.
Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga maksimal 6,6 kW atau 9,0 PS pada 7.500 rpm. Torsi puncaknya mencapai 9,3 Nm pada 5.500 rpm.
Untuk konsumsi bahan bakar, Honda Genio diklaim mampu mencapai 58 km per liter. Motor ini juga memiliki tangki dengan kapasitas sekitar 4,2 liter dan menggunakan transmisi otomatis V-Matic.
5. Yamaha Gear 125
Yamaha Gear 125 melengkapi daftar skutik yang menawarkan konsumsi BBM cukup efisien. Berdasarkan pengujian Yamaha, motor ini mencatat angka 56,11 km per liter.
Skutik tersebut menggunakan mesin Blue Core berkapasitas 124,96 cc. Sistem Smart Motor Generator dan Stop & Start System turut digunakan untuk mendukung efisiensi selama pemakaian.
Mesinnya menghasilkan tenaga maksimum 7,0 kW atau 9,5 PS pada 8.000 rpm. Sementara torsi puncaknya mencapai 9,5 Nm pada 5.500 rpm.
Faktor Penggunaan Tetap Menentukan
Perbedaan angka konsumsi bahan bakar antar-pengendara merupakan hal yang wajar. Pengujian pabrikan atau hasil tes tertentu tidak selalu mencerminkan kondisi penggunaan sehari-hari.
Rute dengan banyak kemacetan, akselerasi berulang, serta membawa beban lebih berat dapat meningkatkan konsumsi bensin. Sebaliknya, gaya berkendara yang stabil dan kondisi jalan lancar berpotensi menghasilkan efisiensi lebih baik.
Karena itu, angka kilometer per liter sebaiknya digunakan sebagai salah satu pertimbangan ketika memilih skutik. Kebutuhan penggunaan, performa mesin, fitur, kapasitas tangki, dan biaya perawatan juga layak diperhitungkan.
Dari lima model tersebut, Yamaha Fazzio Hybrid memiliki angka pengujian paling tinggi. Sementara Honda BeAT, Honda Scoopy, Honda Genio, dan Yamaha Gear 125 menawarkan pilihan lain dengan konsumsi yang tetap berada di atas 50 km per liter. (Wd/*)










