Dampak Pemadaman Listrik, Pedagang UMKM Hingga Sektor Industri Besar di Dharmasraya Alami Kerugian

- Jurnalis

Minggu, 24 Mei 2026 - 01:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dampak Pemadaman Listrik, Pedagang UMKM Hingga Sektor Industri Besar di Dharmasraya Alami Kerugian

Dampak Pemadaman Listrik, Pedagang UMKM Hingga Sektor Industri Besar di Dharmasraya Alami Kerugian

Kabarinaja.id – Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Sektor Industri Besar seperti Pabrik CPO di Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat, keluhkan pemadaman listrik yang dilakukan oleh pihak PT PLN (Persero).

Pemadaman tersebut berlangsung selama lebih dari sembilan jam pada Jumat (22/5/2026) kemarin. Hal tersebut dinilai sangat merugikan pelaku usaha kecil dan sektor industri besar yang hampir seluruh operasionalnya bergantung pada aliran listrik.

Akibatnya, aktivitas produksi di beberapa kawasan pusat usaha dan Industri terhenti total, sehingga banyak di antara para pedagang UMKM dan sektor Industri yang mengalami kerugian.

Humas Perusahaan yang bergerak di bidang produksi Cruide Palm Oil atau CPO di Kabupaten Dharmasraya, FA (39) menyampaikan bahwa pihaknya mengeluhkan pemadaman listrik yang tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

“Kejadian tersebut menyebabkan produksi kami menjadi terhambat. Bayangkan, jika listrik nyala dan normal, perusahaan mampu memproduksi 45 Ton CPO dalam satu jam, sedangkan harga CPO hari ini adalah Rp15 ribu sekian, dan sekarang bayangkan jika pemadaman ini mendekati 10 jam,” ucapnya.

Baca Juga :  Renovasi Pasar Tanjung Bajure Disiapkan, Pemkot Sungai Penuh Ajukan Rp45 Miliar ke Pusat

Sementara, bagi para pedagang UMKM baik pedagang makanan atau minuman, pemadaman tanpa pemberitahuan awal ini menjadi pukulan telak bagi keberlangsungan bisnis mereka.

Pasalnya, bahan baku segar seperti daging ayam, ikan, dan es krim yang di simpan di dalam lemari pendingin mulai mencair dan membusuk sehingga tidak dapat dijual kembali.

Kondisi ini memaksa para pelaku usaha untuk membuang bahan baku tersebut dan menelan kerugian modal yang tidak sedikit.

“Kami tidak bisa berjualan seperti biasa karena listrik padam terlalu lama. Banyak bahan baku di freezer mulai rusak dan hari ini kami benar-benar kehilangan pendapatan,” ungkap ED (38), pemilik kedai makanan di Dharmasraya.

Kerugian tidak hanya di rasakan oleh sektor kuliner, melainkan juga merembet ke pelaku UMKM di bidang jasa seperti perbengkelan, binatu (laundry), hingga gerai cetak digital di Dharmasraya.

Tanpa adanya pasokan daya, alat-alat produksi utama seperti mesin cuci pengering dan mesin las tidak dapat di operasikan sama sekali.

Baca Juga :  Kode Redeem FF 8 Mei 2026: Cara Ambil Skin M82B Golden & Diamond Gratis

Situasi ini memicu kekhawatiran para pedagang akan menurunnya kepercayaan pelanggan akibat keterlambatan penyelesaian pesanan.

Berdasarkan estimasi mandiri dari komunitas pedagang lokal, pemadaman listrik yang memakan waktu hampir seharian ini menyebabkan omset harian para pelaku UMKM merosot tajam hingga 70% di bandingkan hari biasa.

“Penurunan pendapatan yang drastis ini dinilai sangat memberatkan, terutama karena para pedagang tetap harus menutup biaya operasional harian, sewa ruko, hingga upah pekerja yang tidak bisa di potong begitu saja,” ujar MY (54) seorang Pengusaha Laundry di Nagari Gunung Medan, Sabtu (23/4/3026).

MY berharap, agar pemadaman ini tidak berkepanjangan, sehingga di tengah ekonomi yang kian sulit ini masyarakat masih bisa berusaha dengan normal dan tanpa hambatan dengan jaminan pasokan listrik aman dan tanpa kendala, karena menurutnya itu adalah hak masyarakat selaku konsumen untuk mendapatkan pelayanan maksimal. ***

Berita Terkait

Polres Kerinci Bagikan 700 Masker Gratis untuk Masyarakat
Jafar Ahmad Resmi Jadi Profesor IAIN Kerinci
Nindya Eltsani Fawwaz, Pelajar Sungai Penuh Bawa Merah Putih ke Monas
Guru PPPK Menanti Kepastian Status dan Peluang PNS 2027
Pemutihan Pajak Kendaraan Jambi Dimulai, Tunggakan Bertahun-tahun Bisa Ringan
Paskibraka Kerinci 2026, Ini 30 Anggotanya
Jumat Berkah Warung Buk Dorlan Bagikan 100 Kotak Nasi untuk Warga
Gen Auto Care Hadir di Sungai Penuh, Wako Alfin Beri Dukungan
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:23 WIB

Polres Kerinci Bagikan 700 Masker Gratis untuk Masyarakat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:39 WIB

Jafar Ahmad Resmi Jadi Profesor IAIN Kerinci

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:40 WIB

Nindya Eltsani Fawwaz, Pelajar Sungai Penuh Bawa Merah Putih ke Monas

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:17 WIB

Guru PPPK Menanti Kepastian Status dan Peluang PNS 2027

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:42 WIB

Pemutihan Pajak Kendaraan Jambi Dimulai, Tunggakan Bertahun-tahun Bisa Ringan

Berita Terbaru

Ilustrasi yang menggambarkan Al-Khawarizmi mempelajari matematika di masa lalu, sementara konsep algoritma berkembang menjadi bagian penting teknologi digital masa kini.

Tokoh

Al-Khawarizmi dan Algoritma yang Mengubah Dunia

Sabtu, 5 Sep 2026 - 19:07 WIB

Seorang penjual mempromosikan kaus melalui siaran langsung dengan bantuan kamera dan ring light. (Foto: pegadaian/Ai)

Ekonomi

Cara Jualan di TikTok Shop agar Produk Lebih Mudah Laku

Sabtu, 5 Sep 2026 - 17:06 WIB

Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Kemendikdasmen Toni Toharudin (Foto:  Ilham Pratama/Medcom.id)

Nasional

AI di Sekolah, Kemendikdasmen Pilih Atur Bukan Larang

Sabtu, 5 Sep 2026 - 11:09 WIB