28 Aplikasi Sadap WhatsApp Palsu di Android Sudan Diunduh Jutaan Kali

- Jurnalis

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:51 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kabarinaja.id – Pengguna ponsel Android kembali di ingatkan agar lebih berhati-hati saat mengunduh aplikasi dari Google Play Store. Peneliti keamanan siber dari ESET menemukan puluhan aplikasi yang menawarkan layanan penyadapan palsu dengan target pengguna yang penasaran ingin memantau aktivitas orang lain.

Sebanyak 28 aplikasi teridentifikasi menawarkan akses ilegal seperti riwayat panggilan, pesan SMS, hingga percakapan WhatsApp milik target tertentu. Aplikasi-aplikasi itu di ketahui telah di unduh lebih dari 7,3 juta kali sebelum akhirnya di turunkan dari Google Play Store.

Laporan yang di publikasikan melalui WeLiveSecurity menyebut jaringan aplikasi tersebut dengan nama “CallPhantom”. Meski memakai tampilan dan nama berbeda, pola penipuannya serupa. Pengguna diarahkan memasukkan nomor telepon seseorang yang ingin di pantau, lalu di minta membayar biaya tertentu agar bisa melihat data komunikasi target.

Modus Aplikasi Penipu Menjebak Pengguna

Setelah pembayaran di lakukan, pengguna ternyata tidak memperoleh akses apa pun seperti yang di janjikan. Peneliti menemukan sebagian aplikasi hanya menampilkan data palsu berupa nomor acak yang di padukan dengan riwayat komunikasi fiktif agar terlihat meyakinkan.

Ada pula aplikasi yang meminta alamat email korban dengan alasan hasil penyadapan akan di kirim secara otomatis. Padahal, aplikasi tersebut sebenarnya tidak memiliki kemampuan teknis untuk mengakses log panggilan maupun isi percakapan WhatsApp seseorang.

Baca Juga :  Cara Membuat Username WhatsApp untuk Chat Tanpa Nomor HP

Beberapa aplikasi bahkan menggunakan trik manipulatif agar korban terus membayar. Saat pengguna mencoba keluar dari aplikasi, muncul notifikasi menyerupai email baru yang mengklaim data hasil penyadapan telah tersedia. Ketika di klik, pengguna justru di arahkan kembali ke halaman pembayaran langganan.

Praktik seperti ini memang tidak selalu tergolong malware berbahaya yang mencuri data perangkat. Namun, pengguna tetap di rugikan karena mengeluarkan uang untuk layanan palsu yang sama sekali tidak bekerja.

Sistem Pembayaran Di buat Membingungkan

ESET juga menemukan metode pembayaran yang di gunakan cukup beragam. Sebagian aplikasi memanfaatkan sistem pembayaran resmi Google Play sehingga korban masih memiliki peluang mengajukan pengembalian dana.

Di sisi lain, ada aplikasi yang mengarahkan pengguna ke layanan pembayaran pihak ketiga hingga formulir kartu kredit langsung di dalam aplikasi. Cara tersebut di nilai lebih berisiko karena pengguna bisa kehilangan data pembayaran tanpa perlindungan sistem resmi Google.

Fenomena aplikasi penipuan seperti ini terus meningkat seiring tingginya rasa penasaran masyarakat terhadap aktivitas digital orang lain. Modus yang dipakai umumnya memanfaatkan judul sensasional seperti aplikasi sadap WhatsApp, pelacak pasangan, hingga pembaca pesan rahasia.

Baca Juga :  Data 12 TB Steam Bocor, Jejak Half-Life 2 Ikut Terungkap

Padahal, platform seperti WhatsApp memiliki sistem enkripsi yang membuat isi percakapan tidak bisa di akses sembarangan oleh aplikasi pihak ketiga. Klaim aplikasi yang menjanjikan kemampuan melihat chat orang lain hampir selalu berujung penipuan.

Google Sudah Hapus Puluhan Aplikasi

ESET mengungkapkan pihaknya telah melaporkan seluruh aplikasi tersebut kepada Google sejak 16 Desember lalu. Setelah di lakukan peninjauan, seluruh aplikasi yang terafiliasi dengan jaringan “CallPhantom” kini sudah di hapus dari Google Play Store.

Meski demikian, pengguna Android tetap di minta waspada karena aplikasi serupa bisa muncul kembali dengan nama dan tampilan baru. Pengguna di sarankan memeriksa ulasan aplikasi, jumlah izin akses yang di minta, serta identitas pengembang sebelum melakukan instalasi.

Pakar keamanan siber juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah tergiur layanan yang menjanjikan akses ilegal terhadap akun atau data pribadi orang lain. Selain melanggar privasi, aplikasi seperti ini umumnya hanya menjadi jebakan untuk mengambil keuntungan finansial dari korban.(Tim)

Berita Terkait

14 Aplikasi Video Call Gratis untuk Temani Komunikasi
BlockAway Proxy: Cara Pakai dan Risiko Keamanannya
Tren Foto 80-an Makin Viral, Ini Prompt AI yang Bisa Dicoba
BlockAway DuckDuckGo Itu Apa? Ini Fungsi Sebenarnya
Samsung SFT 2026 Latih Anak Muda Kembangkan Solusi AI
Apple Garap Dua Game Controller, Terungkap di macOS 26.7
AI Makin Cepat, Mengapa Keterampilan Manusia Tetap Penting?
Fitur Tersembunyi Google Maps yang Jarang Diketahui
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 19:02 WIB

14 Aplikasi Video Call Gratis untuk Temani Komunikasi

Sabtu, 12 September 2026 - 16:22 WIB

BlockAway Proxy: Cara Pakai dan Risiko Keamanannya

Jumat, 11 September 2026 - 22:11 WIB

Tren Foto 80-an Makin Viral, Ini Prompt AI yang Bisa Dicoba

Jumat, 11 September 2026 - 20:36 WIB

BlockAway DuckDuckGo Itu Apa? Ini Fungsi Sebenarnya

Rabu, 9 September 2026 - 09:05 WIB

Samsung SFT 2026 Latih Anak Muda Kembangkan Solusi AI

Berita Terbaru

14 Aplikasi Video Call Gratis untuk Temani Komunikasi (Foto: romper.com/play.google.com/jalantikus)

Teknologi

14 Aplikasi Video Call Gratis untuk Temani Komunikasi

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:02 WIB

BlockAway Proxy: Cara Pakai dan Risiko Keamanannya

Teknologi

BlockAway Proxy: Cara Pakai dan Risiko Keamanannya

Sabtu, 12 Sep 2026 - 16:22 WIB

PUBG Mobile 4.6 Resmi Rilis, Mode Vampire Jadi Andalan (Foto: Dok. Level Infinite/ggwp)

Game

PUBG Mobile 4.6 Resmi Rilis, Mode Vampire Jadi Andalan

Sabtu, 12 Sep 2026 - 07:03 WIB

Tren Foto 80-an Makin Viral, Ini Prompt AI yang Bisa Dicoba

Teknologi

Tren Foto 80-an Makin Viral, Ini Prompt AI yang Bisa Dicoba

Jumat, 11 Sep 2026 - 22:11 WIB

Ilustrasi penggunaan BlockAway dan DuckDuckGo dalam aktivitas browsing. BlockAway berfungsi sebagai layanan proxy, sedangkan DuckDuckGo menyediakan fitur pencarian dan perlindungan privasi.

Teknologi

BlockAway DuckDuckGo Itu Apa? Ini Fungsi Sebenarnya

Jumat, 11 Sep 2026 - 20:36 WIB