Fitur Tersembunyi Google Maps yang Jarang Diketahui

Dari menjaga privasi hingga melihat perubahan lokasi, Google Maps menyimpan sejumlah fitur yang berguna untuk kebutuhan sehari-hari.

- Jurnalis

Minggu, 6 September 2026 - 07:04 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Fitur Tersembunyi Google Maps yang Jarang Diketahui (Foto: medcom)

Fitur Tersembunyi Google Maps yang Jarang Diketahui (Foto: medcom)

Kabarinaja.id – Google Maps menawarkan sejumlah fitur tersembunyi yang dapat membantu pengguna menjaga privasi, mengakses peta tanpa internet, dan menjelajahi perubahan suatu tempat. Layanan pemetaan digital ini juga menampilkan beberapa lokasi dengan tampilan yang dikaburkan.

Selama ini, pengguna lebih sering memanfaatkan Google Maps untuk mencari alamat, menentukan rute, atau menemukan tempat tertentu. Padahal, tersedia pula fitur tambahan yang membuat penggunaan peta lebih fleksibel.

Berikut lima fitur dan fungsi Google Maps yang menarik untuk diketahui.

1. Mode Incognito untuk Menjaga Privasi

Pengguna yang ingin mengurangi penyimpanan aktivitas navigasi dapat memanfaatkan Mode Incognito atau Mode Penyamaran. Fitur ini memberikan pilihan untuk menggunakan Google Maps tanpa menyimpan riwayat pencarian dan navigasi pada akun Google.

Dengan begitu, pengguna memiliki alternatif ketika tidak ingin aktivitas tersebut tersimpan di akun. Fitur ini berguna bagi orang yang ingin memisahkan pencarian lokasi tertentu dari riwayat akun mereka.

2. Peta Offline Saat Koneksi Internet Terbatas

Perjalanan ke wilayah dengan jaringan internet yang tidak stabil dapat membuat akses peta menjadi lebih sulit. Google Maps menyediakan fitur Peta Offline yang memungkinkan pengguna mengunduh area tertentu untuk digunakan tanpa koneksi internet.

Baca Juga :  Cara Aktivasi Bundling Google Gemini AI Plus untuk Pelanggan IM3 dan Tri

Area yang sudah diunduh tetap dapat diakses ketika perangkat tidak terhubung ke jaringan. Fitur ini membantu mengurangi ketergantungan terhadap internet saat pengguna membutuhkan informasi peta di suatu wilayah.

3. Live View Menampilkan Arah Melalui Kamera

Bagi pengguna yang berjalan kaki, Live View menawarkan cara berbeda untuk melihat petunjuk arah. Fitur ini memanfaatkan teknologi augmented reality (AR) dengan menampilkan panah navigasi pada tampilan kamera perangkat.

Petunjuk tersebut muncul di atas gambaran lingkungan nyata yang sedang dilihat pengguna. Dengan demikian, arah perjalanan dapat dipahami melalui konteks visual di sekitar, bukan hanya melalui peta konvensional.

4. Time Travel untuk Melihat Perubahan Lokasi

Google Maps juga memiliki Time Travel, fitur pada Street View yang memungkinkan pengguna menelusuri dokumentasi visual suatu tempat dari tahun ke tahun. Fitur ini menggunakan arsip foto lama yang tersedia untuk lokasi tertentu.

Pengguna dapat membandingkan tampilan suatu wilayah pada waktu berbeda. Cara tersebut memberikan gambaran mengenai perubahan lingkungan, bangunan, atau kondisi tempat berdasarkan dokumentasi yang tersedia.

5. Sejumlah Lokasi Memiliki Tampilan Kabur

Selain fitur navigasi, Google Maps menampilkan sejumlah lokasi dengan tampilan yang dikaburkan atau diburamkan. Salah satu contoh yang disebut adalah Pulau Amchitka di Alaska.

Baca Juga :  Kacamata AI Makin Populer, Kekhawatiran Privasi Ikut Meningkat

Pulau tersebut dikenal sebagai lokasi uji coba nuklir. Selain itu, sejumlah pangkalan militer, instalasi pertahanan, dan area tertentu juga dapat memiliki pembatasan tampilan visual.

Pengaburan pada lokasi tertentu berkaitan dengan alasan keamanan nasional. Namun, tingkat pembatasan dan tampilan yang tersedia dapat berbeda-beda menurut lokasi serta dokumentasi yang dimiliki Google Maps.

Lebih dari Sekadar Peta Digital

Kelima fitur tersebut menunjukkan bahwa Google Maps memiliki fungsi yang lebih luas daripada sekadar mencari alamat. Mode Incognito membantu pengguna mengelola privasi, sedangkan Peta Offline mendukung akses peta ketika koneksi internet terbatas.

Sementara itu, Live View menawarkan petunjuk arah berbasis AR, dan Time Travel memungkinkan pengguna menelusuri perubahan suatu tempat. Di sisi lain, tampilan lokasi yang dikaburkan menjadi bagian dari karakteristik visual layanan pemetaan digital tersebut.

Bagi pengguna yang selama ini hanya memakai Google Maps untuk navigasi, fitur-fitur ini dapat menjadi pilihan tambahan sesuai kebutuhan perjalanan dan eksplorasi lokasi. (Wd/*)

Berita Terkait

31.000 Email Phishing Terungkap, Penipu Manfaatkan Layanan Resmi Microsoft
Harga Spotify Premium Oktober 2026: Ini Perbedaan Tiga Paketnya
Internet Hilang Saat Perjalanan? Google Maps Tetap Bisa Digunakan
Coding dan AI Baru Menjangkau 25 Persen Sekolah, Ini Kendalanya
Kingston Pertahankan 62% Pasar DRAM, AI Jadi Pendorong
Penyalahgunaan AI Meningkat, Pengawasan Perlu Diperketat
WhatsApp Siapkan Tampilan Baru di Android, Navigasi Makin Modern
Cara Bayar Virtual Account Beda Bank dengan Mudah
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:09 WIB

31.000 Email Phishing Terungkap, Penipu Manfaatkan Layanan Resmi Microsoft

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:07 WIB

Internet Hilang Saat Perjalanan? Google Maps Tetap Bisa Digunakan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Coding dan AI Baru Menjangkau 25 Persen Sekolah, Ini Kendalanya

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Kingston Pertahankan 62% Pasar DRAM, AI Jadi Pendorong

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:59 WIB

Penyalahgunaan AI Meningkat, Pengawasan Perlu Diperketat

Berita Terbaru

Rachel Vennya Buka Suara soal Karhutla Kalimantan (Foto:  Instagram/rachelvennya/medcom)

Showbiz

Rachel Vennya Buka Suara soal Karhutla Kalimantan

Rabu, 14 Okt 2026 - 12:07 WIB

Kombinasi Dinding Polos dan Roster untuk Teras Rumah

Tips & Trik

Kombinasi Dinding Polos dan Roster untuk Teras Rumah

Selasa, 13 Okt 2026 - 09:24 WIB