7 Terminal Bandara Terindah di Dunia 2026

- Jurnalis

Senin, 22 Juni 2026 - 15:07 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bandara Internasional Lokapriya Gopinath Bardoloi, Terminal 2 - India. (Foto:  Tangkapan layar IG @prixversailles/https://www.instagram.com/p/DZo3hJNioND/?img_index=1/Dinny Mutiah/medcom)

Bandara Internasional Lokapriya Gopinath Bardoloi, Terminal 2 - India. (Foto: Tangkapan layar IG @prixversailles/https://www.instagram.com/p/DZo3hJNioND/?img_index=1/Dinny Mutiah/medcom)

Kabarinaja.id – Ajang penghargaan bagi arsitektur bergengsi, Prix Versailles, resmi mengumumkan daftar tujuh terminal bandara terindah di dunia pada Senin, 15 Juni 2026. Penghargaan tahunan ini menyoroti inovasi desain kontemporer luar biasa yang berhasil memadukan fungsi transportasi masal dengan estetika visual memukau.

Juri menilai deretan bandara terpilih ini berhasil menjawab tantangan modernisasi. Terminal-terminal ini mampu menyeimbangkan arus pergerakan penumpang yang cepat dan padat, sekaligus menghadirkan identitas wilayah yang kuat. Bandara masa kini tidak lagi sekadar menjadi tempat transit yang kaku dan menjemukan.

Sekretaris Jenderal Prix Versailles, Jérôme Gouadain, mengungkapkan bahwa infrastruktur penerbangan kontemporer telah bertransformasi menjadi simbol inovasi yang melekat pada identitas wilayah dan zamannya. Kehadiran arsitektur yang visioner ini sukses menjembatani kebutuhan mobilitas tinggi dengan ruang publik yang menghargai waktu para pelancong. Lebih dari sekadar bangunan fisik, bandara-bandara ini mencerminkan dinamika ekonomi, budaya, dan sosial masyarakat masa depan.

Berikut adalah daftar tujuh terminal bandara terindah di dunia tahun 2026:

1. Terminal 3 Bandara Internasional Guangzhou Baiyun – China

Guangzhou yang populer dengan julukan Kota Bunga menginspirasi Artelia dan Institut Desain dan Penelitian Arsitektur Guangdong dalam merancang Terminal 3. Bangunan transportasi raksasa ini memadukan unsur alam seperti air, awan, dan bunga ke dalam struktur interior yang di penuhi cahaya natural. Desainnya berakar kuat pada kebudayaan Lingnan yang mencerminkan karakteristik iklim subtropis dan sejarah panjang pelabuhan dagang di China selatan. Terdapat pula dek observasi publik terbuka tertinggi di China yang memungkinkan pengunjung melihat langsung pergerakan pesawat di landasan pacu.

Baca Juga :  4 Tips Finansial Generasi Sandwich Bebas Beban Ganda

2. Terminal 3 Bandara Frankfurt – Jerman

Arsitek Christoph Mäckler mengusung konsep tata kota terpadu untuk Terminal 3 Bandara Frankfurt dengan menghadirkan suasana mirip jalanan kota, plaza, dan alun-alun. Pendekatan ini memudahkan orientasi penumpang di dalam salah satu proyek infrastruktur terbesar di Eropa tersebut. Daya tarik utama interiornya terletak pada instalasi tiga cincin raksasa dari cakram aluminium warna-warni yang terus berputar di atas kepala. Desain bangunan di rancang secara modular agar mudah di kembangkan sesuai perkembangan teknologi dan jumlah penumpang di masa depan.

3. Terminal 1 Bandara Internasional Navi Mumbai – India

Zaha Hadid Architects merancang megaproyek Terminal 1 Navi Mumbai yang di buka pada 2025 melalui proses konstruksi rumit, mulai dari pengalihan aliran sungai hingga reklamasi rawa. Hasilnya, kanopi terminal tampil megah menyerupai kelopak bunga teratai yang sedang mekar. Struktur pilar bagian dalam melengkung dinamis mengikuti geometri bunga lotus, di percantik dengan instalasi karya seni digital interaktif pada titik-titik transisi utama untuk menghidupkan suasana bagi para pelancong.

4. Terminal 2 Bandara Internasional Lokapriya Gopinath Bardoloi – India

Inspirasi arsitektur Terminal 2 Guwahati datang dari keindahan anggrek bambu khas timur luar India. Arsitek Nuru Karim menciptakan ‘hutan langit’ buatan di bawah atap kubah raksasa bermaterial bambu yang merepresentasikan lebatnya vegetasi lokal. Alur pergerakan penumpang di dalam terminal di pandu oleh pola atap yang mengikuti lekuk aliran Sungai Brahmaputra. Karakter lokal semakin kuat berkat integrasi seni suku asli dan kerajinan tradisional di sepanjang area tunggu.

5. Terminal 1 Bandara Internasional San Diego – Amerika Serikat

Dinding kaca melengkung sepanjang 244 meter menjadi ikon utama Terminal 1 Bandara Internasional San Diego. Hasil kolaborasi Gensler dan seniman James Carpenter ini berhasil memasukkan limpahan cahaya matahari khas California tanpa menimbulkan efek panas di dalam gedung. Sistem struktur inovatif tanpa pilar masif di area konter tiket sukses memangkas jejak karbon bangunan hingga 30 persen sekaligus memperlancar konektivitas transportasi di bandara landasan pacu tunggal tersibuk di Amerika Serikat ini.

Baca Juga :  Chae Won Bin Resmi Gabung Pemain Drama Moving 2

6. Terminal Bandara Internasional Techo – Kamboja

Mewakili Asia Tenggara, Bandara Internasional Techo tampil memukau lewat rancangan Foster + Partners. Atap bergelombang terminal ini mengadaptasi bentuk atap istana dan kuil klasik Kamboja. Bagian langit-langit mengaplikasikan pola anyaman tradisional mirip rotan dan bambu yang berfungsi menyaring cahaya alami guna menghemat energi. Pohon rumduol yang merupakan bunga nasional Kamboja turut ditanam di dalam ruangan, menemani langkah penumpang dari area check-in menuju gerbang keberangkatan lewat tata letak yang ringkas dan ramah pejalan kaki.

7. Bandara Internasional Pittsburgh – Amerika Serikat

Kolaborasi Gensler, HDR, dan Luis Vidal + Architects menghasilkan desain atap berlipat yang menyerupai lanskap Pegunungan Allegheny di Pennsylvania barat. Sebanyak 38 kolom baja berbentuk ranting pohon di dirikan untuk menghadirkan sensasi berjalan di tengah hutan. Dinding kaca berukuran besar memaksimalkan pencahayaan alami, lengkap dengan fasilitas empat teras terbuka bagi penumpang yang ingin menghirup udara segar. Interior bandara juga di lengkapi instalasi “Terowongan Kelopak” yang menyuguhkan visual dramatis cakrawala Kota Pittsburgh. (Wd/*)

Editor : wede

Berita Terkait

Arti Plenger, Bahasa Gaul Viral di Media Sosial
UNESCO Pilih Beijing sebagai Ibu Kota Arsitektur Dunia 2029, Ini Alasannya
Kata-Kata Afirmasi Positif Pagi Hari agar Lebih Semangat dan Percaya Diri
Tren Global 2026 Berubah Drastis, AI Otonom hingga Gaya Hidup Autentik Makin Dominan
Touring Motor Sumba 600 Km, Ini Syarat Ikutnya
LVMH Catat Pertumbuhan Fashion Mewah Setelah Dua Tahun
Afirmasi Positif Pagi untuk Awali Hari Lebih Semangat
Begawi Festival Budaya Lampung Satukan Saibatin Pepadun
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:03 WIB

Arti Plenger, Bahasa Gaul Viral di Media Sosial

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:05 WIB

UNESCO Pilih Beijing sebagai Ibu Kota Arsitektur Dunia 2029, Ini Alasannya

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:04 WIB

Kata-Kata Afirmasi Positif Pagi Hari agar Lebih Semangat dan Percaya Diri

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:01 WIB

Tren Global 2026 Berubah Drastis, AI Otonom hingga Gaya Hidup Autentik Makin Dominan

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:04 WIB

Touring Motor Sumba 600 Km, Ini Syarat Ikutnya

Berita Terbaru

Spotify Running Mode Bikin Musik Lari Lebih Personal (Foto: medcom/Ai)

Teknologi

Spotify Running Mode Bikin Musik Lari Lebih Personal

Sabtu, 8 Agu 2026 - 18:14 WIB

GTA VI Extended Look Tayang Perdana di Netflix (Foto: medcom/Ai)

Game

GTA VI Extended Look Tayang Perdana di Netflix

Sabtu, 8 Agu 2026 - 16:05 WIB

Untuk Para Pemuda, Single Baru Orkez Bang Madun

Showbiz

Untuk Para Pemuda, Single Baru Orkez Bang Madun

Jumat, 7 Agu 2026 - 21:21 WIB