Kabarinaja.id – Singapura memiliki banyak destinasi kuliner yang menarik untuk dijelajahi, termasuk kedai dan restoran yang telah bertahan selama puluhan tahun. Sejumlah tempat makan legendaris di Singapura bahkan menjadi bagian dari perjalanan wisata karena menawarkan hidangan khas dengan sejarah panjang.
Di tengah maraknya rekomendasi makanan melalui media sosial, tempat-tempat tersebut memberikan pengalaman berbeda bagi wisatawan. Pengunjung dapat mencicipi sajian tradisional sekaligus mengenal perpaduan budaya Melayu, India, Tionghoa, dan Peranakan yang membentuk identitas kuliner Singapura.
7 Tempat Makan Legendaris di Singapura yang Menarik Dikunjungi
Berikut tujuh pilihan tempat makan yang bisa masuk dalam agenda perjalanan, mulai dari kedai sarapan klasik hingga restoran seafood terkenal.
1. Singapore Zam Zam, Menikmati Murtabak Sejak 1908
Berdiri sejak 1908, Singapore Zam Zam menjadi salah satu destinasi kuliner bersejarah di kawasan Kampong Gelam. Restoran ini dikenal dengan masakan India-Muslim yang menggunakan beragam rempah, terutama murtabak dan nasi briyani.
Wisatawan juga dapat menggabungkan kunjungan kuliner dengan perjalanan ke sejumlah landmark di sekitarnya. Masjid Sultan dan Haji Lane menjadi pilihan untuk menikmati suasana kawasan bersejarah tersebut.
Menu yang patut dicoba:
- Chicken Murtabak dan Mutton Murtabak
- Sardine Murtabak
- Chicken Briyani
- Mutton Briyani
Kisaran harga: Sekitar SGD 6–10 untuk sejumlah pilihan menu, sedangkan harga lainnya bergantung pada ukuran dan isian.
Akses transportasi: Bugis MRT Station, dilanjutkan dengan berjalan kaki menuju Kampong Gelam.
2. Chin Mee Chin Confectionery, Sarapan Bernuansa Tempo Dulu
Berlokasi di Katong, Chin Mee Chin Confectionery menawarkan pengalaman sarapan dengan suasana kopitiam klasik. Kedai ini dikenal melalui sajian roti panggang, kopi, dan aneka kudapan yang mengingatkan pengunjung pada tradisi kedai kopi Singapura.
Setelah menjalani renovasi, tempat ini tetap mempertahankan sejumlah elemen klasik yang menjadi daya tariknya. Lokasinya juga cocok untuk wisatawan yang ingin menjelajahi kawasan Katong dan East Coast Road.
Menu yang patut dicoba:
- Kaya Toast Set dengan telur setengah matang dan kopi atau teh
- Kaya Bun
- Chicken Pie
- Aneka pastry dan kue tradisional
Kisaran harga: Sekitar SGD 6–8 untuk paket sarapan, sementara kudapan lainnya memiliki harga bervariasi.
Akses transportasi: Marine Parade MRT Station, kemudian berjalan kaki menuju kawasan East Coast Road.
3. Killiney Kopitiam, Tradisi Kopi yang Bertahan Sejak 1919
Killiney Kopitiam merupakan pilihan bagi wisatawan yang ingin merasakan sarapan sederhana khas Singapura. Berdiri sejak 1919, kedai ini dikenal dengan perpaduan roti panggang, telur setengah matang, dan kopi tradisional.
Lokasinya di Killiney Road juga memungkinkan pengunjung memasukkan agenda sarapan ke dalam perjalanan menuju kawasan pusat perbelanjaan Orchard. Pilihan menunya cukup beragam untuk sarapan maupun makan ringan.
Menu yang patut dicoba:
- Kaya Butter Toast
- Soft Boil Eggs
- Kopi O
- Mee Siam atau Mee Rebus
Kisaran harga: Artikel sumber menyebut sekitar USD 5–7, tetapi mata uang dan harga terkini perlu dikonfirmasi langsung kepada kedai.
Akses transportasi: Somerset MRT Station, dilanjutkan dengan berjalan kaki menuju Killiney Road.
4. Boon Tong Kee, Menikmati Chicken Rice di Balestier
Boon Tong Kee mulai dikenal sejak 1979 dan berkembang dari kedai kecil di Chinatown menjadi salah satu nama yang lekat dengan hidangan ayam Hainan. Restoran ini menawarkan ayam bertekstur lembut yang disajikan bersama nasi gurih dan harum.
Outlet di kawasan Balestier dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin menikmati hidangan tersebut dalam suasana restoran. Selain chicken rice, tersedia pula sejumlah menu pendamping yang cocok untuk dinikmati bersama.
Menu yang patut dicoba:
- White Chicken
- Chicken Rice
- Crispy Cereal Prawn
- Fried Beancurd with Minced Meat
Kisaran harga: Sekitar USD 7–10 untuk chicken rice menurut artikel sumber. Harga aktual sebaiknya diperiksa kembali sebelum berkunjung.
Akses transportasi: Novena MRT Station, kemudian dilanjutkan dengan bus menuju Balestier Road.
5. Roland Restaurant, Mencicipi Chilli Crab Khas Singapura
Bagi pencinta seafood, Roland Restaurant di Marine Parade menawarkan pilihan hidangan yang berkaitan erat dengan tradisi kuliner Singapura. Restoran yang didirikan oleh Madam Cher Yam Tian ini dikenal dalam sejarah kepopuleran chilli crab, salah satu hidangan ikonik negara tersebut.
Menu kepiting dengan saus bercita rasa pedas dan manis menjadi pilihan utama untuk makan bersama keluarga atau rombongan. Sejumlah olahan udang dan cumi juga dapat dipertimbangkan sebagai pelengkap.
Menu yang patut dicoba:
- Chilli Crab
- Black Sauce Prawns
- Fried Baby Squids
- Cereal Prawns
Kisaran harga: Relatif premium, khususnya untuk kepiting yang umumnya dihitung berdasarkan berat dan jenis.
Akses transportasi: Marine Parade MRT Station, dilanjutkan dengan perjalanan menuju kawasan Marine Parade Central. Periksa alamat outlet sebelum berangkat.
6. Tian Tian Hainanese Chicken Rice, Favorit di Maxwell Food Centre
Tian Tian Hainanese Chicken Rice dikenal luas sebagai salah satu tempat untuk mencicipi nasi ayam Hainan di Singapura. Gerainya berada di Maxwell Food Centre dan pernah memperoleh pengakuan Michelin Bib Gourmand, yang menyoroti makanan berkualitas dengan harga relatif terjangkau.
Hidangan utamanya memadukan ayam lembut dengan nasi beraroma gurih. Kesederhanaan menu tersebut justru menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin mencoba salah satu sajian paling dikenal dari kuliner lokal.
Menu yang patut dicoba:
- Hainanese Chicken Rice
- Poached Chicken Rice
- Roasted Chicken Rice
- Chicken Wings
Kisaran harga: Sekitar SGD 5–6 per porsi menurut artikel sumber. Harga dan ketersediaan menu dapat berubah.
Akses transportasi: Maxwell MRT Station, kemudian berjalan kaki menuju Maxwell Food Centre.
7. 328 Katong Laksa, Mi Berkuah Santan Kaya Rempah
328 Katong Laksa menjadi pilihan untuk mengenal laksa khas Singapura. Tempat makan ini dikenal melalui sajian mi pendek yang mudah disantap menggunakan sendok, disertai kuah santan gurih dengan perpaduan rempah.
Pengalaman kuliner dapat dilanjutkan dengan menjelajahi kawasan Katong dan Joo Chiat. Kedua kawasan tersebut dikenal dengan bangunan bersejarah dan deretan rumah berwarna-warni yang menarik untuk dikunjungi.
Menu yang patut dicoba:
- Katong Laksa
- Cockles atau kerang dara sebagai pelengkap
- Otah
Kisaran harga: Sekitar SGD 5,50 untuk sejumlah pilihan laksa berdasarkan artikel sumber.
Akses transportasi: Marine Parade MRT Station, kemudian berjalan kaki menuju outlet di kawasan Katong. Pastikan alamat gerai yang dituju sesuai dengan rencana perjalanan.
Tips Berburu Kuliner Legendaris di Singapura
Agar perjalanan kuliner lebih nyaman, wisatawan sebaiknya memeriksa beberapa hal sebelum berangkat. Informasi harga, jam operasional, dan lokasi outlet bisa berubah sehingga perlu dikonfirmasi melalui sumber resmi masing-masing tempat makan.
Ada beberapa hal yang layak diperhatikan:
- Datang di luar jam sibuk. Waktu di antara periode makan utama dapat membantu mengurangi kemungkinan mengantre panjang.
- Periksa harga sebelum memesan. Harga makanan dapat berubah, terutama untuk seafood yang dihitung berdasarkan berat.
- Rencanakan perjalanan berdasarkan lokasi. Kampong Gelam, Katong, Chinatown, dan Balestier berada di kawasan berbeda sehingga sebaiknya tidak dijelajahi tanpa mempertimbangkan waktu perjalanan.
- Cek akses transportasi terkini. Pastikan stasiun MRT terdekat dan rute berjalan kaki sesuai dengan lokasi outlet yang dipilih.
- Sesuaikan pesanan dengan kebutuhan. Perhatikan ukuran porsi dan menu pendamping agar pengeluaran tetap sesuai anggaran.
Menjelajahi Singapura Lewat Kuliner Bersejarah
Tujuh tempat makan tersebut menawarkan pengalaman berbeda, mulai dari murtabak di Singapore Zam Zam hingga laksa di 328 Katong Laksa. Setiap tempat dapat menjadi titik awal untuk mengenal tradisi makanan yang berkembang di berbagai kawasan Singapura.
Bagi wisatawan Indonesia, wisata kuliner ini juga bisa dipadukan dengan kunjungan ke landmark bersejarah, kawasan heritage, dan pusat aktivitas lokal. Dengan perencanaan rute serta pengecekan informasi terbaru, perjalanan dapat berlangsung lebih efisien tanpa melewatkan pengalaman mencicipi hidangan khas Singapura. (Wd/*)










