Pemilik O!Save Terungkap, Ini Sosok di Baliknya

Jaringan minimarket O!Save terus memperluas ekspansi di Indonesia dengan konsep hard discount. Siapa pemiliknya dan apa yang membuat harga produknya lebih murah?

- Jurnalis

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:19 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemilik O!Save Terungkap, Ini Sosok di Baliknya (Foto: PosProperti/kompas)

Pemilik O!Save Terungkap, Ini Sosok di Baliknya (Foto: PosProperti/kompas)

Kabarinaja.idPemilik O!Save menjadi informasi yang banyak di cari setelah jaringan minimarket berwarna oranye tersebut semakin sering terlihat di kawasan permukiman, terutama di wilayah Jabodetabek. Kehadiran gerai baru ini memunculkan pertanyaan mengenai siapa perusahaan di balik ekspansi yang berlangsung sejak beberapa tahun terakhir dan bagaimana mereka mampu menawarkan harga yang kompetitif.

Dalam waktu relatif singkat, O!Save berhasil menarik perhatian konsumen. Model bisnis yang di terapkan berbeda di bandingkan minimarket modern pada umumnya karena lebih mengedepankan efisiensi operasional agar harga barang kebutuhan sehari-hari tetap terjangkau.

Siapa Pemilik O!Save?

Banyak masyarakat mengira O!Save merupakan perusahaan ritel asal Indonesia. Faktanya, jaringan tersebut merupakan bagian dari Robinsons Retail Holdings Inc. (RRHI), salah satu perusahaan ritel terbesar di Filipina.

RRHI berada di bawah naungan JG Summit Holdings, kelompok usaha milik keluarga mendiang pengusaha John Gokongwei Jr. Grup ini di kenal memiliki portofolio bisnis yang luas, mulai dari supermarket, department store, toko obat, toko perlengkapan rumah, hingga berbagai format minimarket.

O!Save di kembangkan sebagai jaringan hard discount retailer, yakni model toko yang berfokus menawarkan harga rendah setiap hari melalui efisiensi biaya operasional dan pengelolaan rantai pasok.

Berkat dukungan modal dari perusahaan induk, perkembangan O!Save berlangsung cukup pesat. Hingga 1 Desember 2025, jaringan ini telah mengoperasikan sekitar 750 gerai di Filipina.

Mengapa Harga Produk O!Save Lebih Murah?

Salah satu strategi utama O!Save adalah membeli produk langsung dari produsen dalam jumlah besar. Cara tersebut memungkinkan perusahaan memperoleh harga yang lebih kompetitif di bandingkan pembelian melalui banyak perantara.

Baca Juga :  Harga Emas Perhiasan Hari Ini Turun, Emas 24 Karat Dijual Mulai Rp2,38 Juta per Gram

Konsep Hard Discount yang Diterapkan

Model hard discount membuat berbagai biaya operasional dapat di tekan. Sejumlah ciri khas gerai O!Save antara lain:

  • Produk banyak di pajang menggunakan kardus pengiriman atau palet.
  • Penataan toko di buat sederhana tanpa dekorasi berlebihan.
  • Jumlah variasi produk lebih sedikit dan hanya berfokus pada kebutuhan utama.
  • Efisiensi operasional menjadi prioritas di bandingkan layanan tambahan.

Dengan pendekatan tersebut, perusahaan dapat menjaga harga jual tetap rendah bagi konsumen.

O!Save juga mengusung slogan “Everyday Low Price”, yang berarti menawarkan harga hemat setiap hari tanpa bergantung pada program diskon musiman.

Ekspansi O!Save di Indonesia Terus Berlanjut

O!Save mulai memasuki pasar Indonesia pada 2023 sebagai bagian dari strategi ekspansi regional Robinsons Retail.

Sejak itu, gerainya mulai bermunculan di berbagai kawasan permukiman. Pemilihan lokasi yang dekat dengan area tempat tinggal di nilai memudahkan masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Pertumbuhan tersebut membuat O!Save mulai di sebut sebagai salah satu pemain baru di industri minimarket nasional yang selama ini di dominasi jaringan besar.

Strategi Berbeda Dibanding Minimarket Konvensional

Pasar minimarket Indonesia selama bertahun-tahun di isi oleh pemain dengan konsep toko serba lengkap, layanan pembayaran digital, hingga berbagai fasilitas tambahan.

O!Save mengambil pendekatan berbeda. Perusahaan lebih memilih mengurangi biaya operasional agar dapat mempertahankan harga produk tetap kompetitif.

Baca Juga :  Manfaat Pisang untuk Kesehatan dan Cara Sehat Mengolahnya

Model seperti ini telah lama berkembang di sejumlah negara Eropa melalui jaringan hard discount yang mengutamakan efisiensi di bandingkan pengalaman berbelanja yang mewah.

Pendekatan tersebut menjadi daya tarik tersendiri, terutama ketika masyarakat semakin memperhatikan pengeluaran untuk kebutuhan sehari-hari.

Apakah O!Save Membuka Waralaba?

Pertanyaan mengenai peluang menjadi mitra O!Save juga cukup sering muncul.

Hingga saat ini, perusahaan belum membuka program waralaba (franchise) bagi masyarakat umum.

Sebaliknya, O!Save menyediakan peluang kerja sama dalam bentuk lain, yaitu:

Peluang bagi Pemilik Lahan

Perusahaan membuka kesempatan bagi pemilik tanah maupun bangunan yang ingin menyewakan lokasi sebagai gerai baru.

Lokasi yang di nilai memenuhi kriteria akan di pertimbangkan sebagai bagian dari rencana ekspansi jaringan toko.

Kesempatan bagi Produsen dan Distributor

O!Save juga mengundang produsen serta distributor untuk menjadi pemasok produk yang di pasarkan di seluruh jaringan gerainya.

Skema tersebut mendukung strategi perusahaan dalam memperoleh pasokan langsung sehingga harga jual kepada konsumen tetap kompetitif.

O!Save Hadir dengan Fokus pada Efisiensi

Munculnya O!Save menambah pilihan bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan harian. Dengan mengusung konsep hard discount, perusahaan berupaya menghadirkan harga yang lebih terjangkau melalui efisiensi operasional, pasokan langsung dari produsen, serta pemilihan produk yang berfokus pada kebutuhan pokok.

Di dukung Robinsons Retail Holdings sebagai induk usaha, O!Save masih memiliki ruang untuk memperluas jaringan gerainya di Indonesia seiring meningkatnya permintaan terhadap ritel yang menawarkan harga hemat. (Wd/*)

Berita Terkait

Ekspor Indonesia Ditargetkan Tembus USD 315 Miliar pada 2026
Paylater Makin Diminati, Penolong atau Beban Finansial?
Reels Instagram Kini Bisa Jadi Sumber Komisi Shopee
Trik Rahasia Seller Shopee Agar Margin Bebas Tergerus Potongan Baru
Mengapa Bisnis Event Organizer Semakin Dilirik? Ini Strategi Sukses Memulainya
Nilai Tukar Ringgit Menguat? Cek Kurs MYR ke IDR Terbaru Sebelum Bertransaksi
Ingin Pinjam Dana Lewat GoPay? Begini Cara Mengajukan dan Syarat Terbarunya
Ingin Limit SPinjam Naik? Ini Cara Meningkatkan Peluangnya
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:07 WIB

Ekspor Indonesia Ditargetkan Tembus USD 315 Miliar pada 2026

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:04 WIB

Paylater Makin Diminati, Penolong atau Beban Finansial?

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:04 WIB

Reels Instagram Kini Bisa Jadi Sumber Komisi Shopee

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:05 WIB

Trik Rahasia Seller Shopee Agar Margin Bebas Tergerus Potongan Baru

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:07 WIB

Mengapa Bisnis Event Organizer Semakin Dilirik? Ini Strategi Sukses Memulainya

Berita Terbaru

Rekam Wajah Orang di Tempat Umum Bisa Berujung Hukum? (Foto: ChatGPT)

Nasional

Rekam Wajah Orang di Tempat Umum Bisa Berujung Hukum?

Senin, 17 Agu 2026 - 07:06 WIB

Merasa Makan Sedikit tapi Berat Badan Naik? Ini Kata Ahli (Foto: ChatGPT)

Kesehatan

Merasa Makan Sedikit tapi Berat Badan Naik? Ini Kata Ahli

Minggu, 16 Agu 2026 - 20:30 WIB

Danantara CX100 Dibuka, Ini Dampaknya bagi Pelanggan BUMN (Foto: Danantara/medcom)

Nasional

Danantara CX100 Dibuka, Ini Dampaknya bagi Pelanggan BUMN

Minggu, 16 Agu 2026 - 13:02 WIB

Spider-Man: Brand New Day Tembus Rp32 Triliun dalam Dua Pekan (Foto:  Sony Pictures/medcom)

Showbiz

Spider-Man: Brand New Day Tembus Rp32 Triliun dalam Dua Pekan

Minggu, 16 Agu 2026 - 11:29 WIB

Baru Jalan 100 Meter Sudah Ingin Duduk? Kenali Sinyal Lutut (Foto: ChatGPT)

Kesehatan

Baru Jalan 100 Meter Sudah Ingin Duduk? Kenali Sinyal Lutut

Minggu, 16 Agu 2026 - 08:05 WIB