Rekomendasi 5 Sekuritas Saham Terbaik 2026

pavicon

- Jurnalis

Sabtu, 16 Mei 2026 - 13:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rekomendasi 5 Sekuritas Saham Terbaik 2026 (Foto:

Rekomendasi 5 Sekuritas Saham Terbaik 2026 (Foto:

Kabarinaja.id – Ekonomi Indonesia melaju kuat pada kuartal I-2026 dengan pertumbuhan mencapai 5,61 persen Year-on-Year (YoY). Angka ini melampaui prediksi kolektif pasar dan menegaskan ketahanan fundamental riil nasional. Namun, terjadi anomali di lantai bursa. Valuasi saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) justru tertinggal dan berada di area diskon besar.

Rasio Price-to-Earnings (PE) IHSG terseret ke kisaran 10 hingga 12 kali. Angka ini jauh di bawah rata-rata historis jangka panjang maupun valuasi pasar negara tetangga seperti Thailand dan Vietnam. Bagi investor, situasi tersebut membuka ruang masuk yang sangat menguntungkan: membeli aset di harga miring saat roda ekonomi domestik justru sedang ekspansif.

Katalis Pasar: Sentimen MSCI dan Kehadiran Danantara

Pemicu utama koreksi IHSG berakar dari evaluasi indeks MSCI per Mei 2026. Sebanyak 18 saham Indonesia di depak dari perhitungan 6 emiten keluar dari Global Standard Index dan 13 dari Small Cap Index tanpa ada emiten baru yang menggantikan. Kebijakan ini berlaku efektif pada 29 Mei 2026.

Pola historis menunjukkan bahwa tekanan jual akibat penyesuaian portofolio reksa dana global akan mencapai titik jenuh tepat sebelum tanggal efektif, kemudian berangsur pulih. Mengingat posisi IHSG sudah terkoreksi dalam dari level psikologis 9.000, tingkat harga saat ini menjadi sangat kompetitif untuk akumulasi pasca-29 Mei.

Potensi Yield Dividen Saham Blue Chip vs Deposito Bank:
+------------------------------------------+ 4-11% (Saham BBCA, BBRI, BMRI, PGAS, AKRA)
+------------------------+ 4-5% (Rata-rata Deposito)

Daya tarik lain berinvestasi di BEI saat ini adalah lonjakan persentase imbal hasil dividen (dividend yield). Ketika harga saham turun sementara laba bersih emiten tetap solid, persentase keuntungan dari pembagian dividen otomatis meningkat. Emiten besar di sektor perbankan (BBCA, BBRI, BMRI), energi (PGAS, AKRA), dan konsumer (UNVR, INDF) menawarkan imbal hasil dividen antara 4 hingga 11 persen. Angka ini jauh mengungguli bunga deposito perbankan yang stagnan di level 4 sampai 5 persen. Investor berpeluang meraih keuntungan ganda melalui pertumbuhan nilai aset (capital gain) sekaligus pendapatan pasif berkala.

Struktur pasar modal juga mendapat dorongan baru lewat operasional Daya Anagata Nusantara (Danantara). Proyeksi Fitch Research tahun 2026 mengindikasikan Danantara mampu menghimpun pendapatan dividen di atas Rp140 triliun untuk memperkuat likuiditas pasar. Fokus investasinya terarah pada sektor infrastruktur, teknologi, dan energi terbarukan. Pengelolaan aset negara yang berorientasi laba ini menjadi sinyal positif bagi proses re-rating harga saham-saham BUMN yang saat ini masih di perdagangkan di bawah nilai intrinsiknya (under-valued).

Baca Juga :  Utang RI Tembus Rp 9.920 Triliun

Komparasi 5 Platform Sekuritas Saham Pilihan

Guna mengoptimalkan momentum pasar ini, pemilihan platform transaksi yang aman dan responsif menjadi langkah krusial. Berikut analisis lima aplikasi sekuritas di Indonesia:

Nama Aplikasi Regulasi & Pengawasan Total Produk / Fitur Unggulan Target Pengguna
Pluang (PT Pluang Maju Sekuritas) OJK, Bappebti, Bank Indonesia 2.000+ Produk (Multi-aset), Aura AI, Komisi Trading 0%, Tanpa Minimum Deposit Investor retail modern, pencari diversifikasi global & domestik
SPOT (Sucor Sekuritas) OJK 1.000+ Saham & Reksa Dana, Trailing Stop, Fitur Analisis Ahli Investor ritel, institusi, dan swing trader
Growin’ (Mandiri Sekuritas) OJK Saham, Reksa Dana, Obligasi, Fasilitas Trade Now Pay Later (Leverage) Investor aktif yang membutuhkan riset mendalam
Maybank Trade ID (Maybank Sekuritas) OJK 1.000+ Saham, Obligasi, ETF, Rekomendasi Institusional Investor institusi dan ritel yang mengutamakan riset analis
Trima+ (Trimegah Sekuritas) OJK Saham, Reksa Dana, Obligasi, Fitur Alert Analis, AMO Trader aktif, investor retail & institusi

1. Pluang

Pluang memperkokoh posisinya dalam industri finansial melalui penyediaan ekosistem investasi multi-aset terintegrasi yang melayani lebih dari 13 juta pengguna. Melalui satu akun, investor bisa menjangkau lebih dari 2.000 instrumen investasi yang mencakup 950+ saham Indonesia, saham global dan ETF Amerika Serikat, aset kripto, reksa dana, hingga logam mulia.

  • Kelebihan Utama: Struktur biaya sangat kompetitif dengan promosi komisi transaksi hingga 0%. Pengguna baru berkesempatan mendapatkan bonus aset hingga Rp300.000 setelah menyelesaikan verifikasi data (KYC) dan melakukan pengisian saldo awal pada Rekening Dana Nasabah (RDN).

  • Inovasi Teknologi: Menyediakan fasilitas Aura AI untuk mempermudah analisis teknikal dan fundamental secara real-time. Tersedia pula Terminal Web Pro terintegrasi dengan TradingView secara penuh, fasilitas imbal hasil USD sebesar 3,38% per tahun, fitur investasi otomatis, serta dukungan daya ungkit (leverage) hingga 4x untuk bursa AS dan 25x untuk kontrak berjangka kripto.

  • Aksesibilitas: Bebas batas minimum deposit. Proses top-up dapat di selesaikan secara instan via RDN BCA atau Bank Jago. Operasional sekuritas ini bermitra resmi dengan PT Pluang Maju Sekuritas dan PT Sarana Santosa Sejati selaku Agen Perantara berizin OJK.

2. Sucor Sekuritas (SPOT)

SPOT mengintegrasikan transaksi saham lokal dan reksa dana dalam satu aplikasi yang di rancang praktis.

  • Kelebihan Utama: Menyediakan tipe instruksi perdagangan yang bervariasi seperti Market Order, Trailing Stop, dan Advanced Order. Platform ini juga menyalurkan pembaruan berita pasar terkini serta instruksi otomatis Order After Market (AMO) untuk mempermudah eksekusi di luar jam bursa.

Baca Juga :  Rupiah Melemah, Sejumlah Harga Pangan dan Kebutuhan Harian Terancam Naik

3. Mandiri Sekuritas (Growin’)

Growin’ merupakan transformasi digital dari Mandiri Sekuritas yang menyatukan ekosistem perdagangan saham, reksa dana, dan obligasi negara.

  • Kelebihan Utama: Fitur Trade Now, Pay Later memungkinkan investor memanfaatkan fasilitas pendanaan hingga 2,8 kali dari saldo tunai atau 1,81 kali dari nilai portofolio. Aplikasi ini menyediakan opsi tampilan Pro View untuk kebutuhan trading cepat dan terintegrasi langsung dengan aplikasi perbankan Livin’ by Mandiri untuk mempermudah mutasi dana.

4. Maybank Sekuritas (Maybank Trade ID)

Aplikasi ini menjadi andalan grup Maybank untuk memfasilitasi akses penuh ke bursa efek domestik melalui perangkat iOS dan Android.

  • Kelebihan Utama: Menyediakan lebih dari 1.000 pilihan saham, instrumen pendapatan tetap (obligasi), serta ETF. Keunggulan utamanya terletak pada kualitas laporan riset harian dari tim analis makro institusional yang dapat diakses langsung oleh pengguna.

5. Trimegah Sekuritas (Trima+)

Trima+ mengombinasikan keandalan transaksi berbasis web dan aplikasi seluler untuk menjangkau berbagai instrumen pasar modal.

  • Kelebihan Utama: Memiliki sistem notifikasi otomatis (Alert) yang disesuaikan dengan rekomendasi saham pilihan analis. Mendukung penuh transaksi lintas produk (saham, obligasi, reksa dana) dengan fleksibilitas eksekusi tipe order advanced guna meminimalisir risiko kerugian bagi day trader.

Panduan Transaksi Saham Domestik via Pluang

Bagi Anda yang ingin mulai memanfaatkan momentum diskon harga saham di BEI, berikut langkah praktis pembeliannya melalui aplikasi Pluang:

  1. Akses Aplikasi: Buka aplikasi Pluang di gawai Anda. Pastikan akun sudah terverifikasi dan saldo RDN telah terisi.

  2. Pencarian Emiten: Gunakan kolom pencarian di bagian atas, lalu ketik kode saham (seperti BBCA, TLKM, ASII) atau nama perusahaan yang dituju.

  3. Masuk Menu Transaksi: Klik tombol “Beli” pada halaman informasi emiten tersebut.

  4. Atur Nominal: Input volume pembelian, baik berdasarkan jumlah lot (minimal 1 lot atau 100 lembar) maupun berdasarkan nominal dana yang ingin dialokasikan (misalnya Rp100.000).

  5. Pilih Metode Eksekusi: Gunakan Market Order untuk langsung membeli di harga pasar saat itu, atau Limit Order untuk memesan di tingkat harga yang lebih rendah dari pasar saat ini.

  6. Validasi Akhir: Periksa kembali ringkasan transaksi Anda, lalu geser atau klik konfirmasi. Saham secara resmi akan tercatat di dalam portofolio Anda begitu antrean order terpenuhi di sistem bursa.

(Wd/*)

Berita Terkait

Chip Mulai Langka, Harga HP Diprediksi Naik
Rupiah Masuk Daftar 10 Mata Uang Terlemah Dunia, Ini Penyebabnya
Teknologi Internet 5G Kian Meluas, Aktivitas Digital Masyarakat Jadi Lebih Cepat
Klaim JHT dan JKP BPJS Naik, OJK Waspadai Efek PHK Massal
Demi SalMar, Miliarder Norwegia Tolak Pindah ke Swiss dan Bayar Pajak Rp 1,76 Miliar per Hari
Rupiah Dekati Rp 17.600, Strategi Pengusaha Hadapi Lonjakan Biaya Impor dan Prediksi Pasar
Rupiah Melemah, Sejumlah Harga Pangan dan Kebutuhan Harian Terancam Naik
Nilai Tukar Rupiah Melemah Saat Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:37 WIB

Chip Mulai Langka, Harga HP Diprediksi Naik

Minggu, 17 Mei 2026 - 15:10 WIB

Rupiah Masuk Daftar 10 Mata Uang Terlemah Dunia, Ini Penyebabnya

Minggu, 17 Mei 2026 - 14:17 WIB

Teknologi Internet 5G Kian Meluas, Aktivitas Digital Masyarakat Jadi Lebih Cepat

Minggu, 17 Mei 2026 - 12:02 WIB

Klaim JHT dan JKP BPJS Naik, OJK Waspadai Efek PHK Massal

Minggu, 17 Mei 2026 - 11:32 WIB

Demi SalMar, Miliarder Norwegia Tolak Pindah ke Swiss dan Bayar Pajak Rp 1,76 Miliar per Hari

Berita Terbaru

Bisnis

Chip Mulai Langka, Harga HP Diprediksi Naik

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:37 WIB