Kebiasaan di Kamar Mandi yang Picu Stroke

Perubahan suhu tubuh dan kebiasaan mengejan dapat menjadi perhatian, terutama bagi orang dengan faktor risiko stroke.

- Jurnalis

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:08 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Kebiasaan di Kamar Mandi yang Picu Stroke (Foto: Ai)

Ilustrasi. Kebiasaan di Kamar Mandi yang Picu Stroke (Foto: Ai)

Kabarinaja.idKebiasaan di kamar mandi ternyata perlu mendapat perhatian, terutama bagi orang yang memiliki faktor risiko stroke. Perubahan suhu secara mendadak dan mengejan terlalu kuat saat buang air besar disebut dapat menjadi pemicu pada kondisi tertentu.

Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Shelby Amrus Ernanda, mengungkap pengalamannya selama lebih dari satu dekade menangani pasien. Menurut dia, sejumlah pasien stroke yang datang ke instalasi gawat darurat sebelumnya mengalami kondisi mendadak ketika berada di kamar mandi.

Situasi tersebut tidak berarti kamar mandi menjadi penyebab tunggal stroke. Namun, kondisi tertentu di ruang tersebut dapat berinteraksi dengan faktor risiko yang sudah dimiliki seseorang.

Perubahan Suhu Perlu Diwaspadai

Shelby menjelaskan, perubahan suhu yang berlangsung tiba-tiba dapat memengaruhi respons pembuluh darah dan tekanan darah. Kondisi tersebut menjadi perhatian lebih besar pada orang yang memiliki hipertensi atau gangguan pembuluh darah.

Saat tubuh menghadapi perubahan suhu, pembuluh darah dapat mengalami perubahan diameter. Pada orang dengan tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol, kondisi tersebut dapat meningkatkan beban pada sistem pembuluh darah.

Hipertensi sendiri merupakan salah satu faktor risiko utama stroke. Tekanan darah yang terus tinggi dalam jangka panjang dapat merusak pembuluh darah dan meningkatkan kemungkinan terjadinya sumbatan maupun perdarahan.

Karena itu, penggunaan air yang terlalu dingin atau terlalu panas sebaiknya dihindari. Suhu air yang nyaman dan tidak menimbulkan perubahan ekstrem dapat menjadi pilihan ketika mandi.

Gangguan Irama Jantung Juga Berkaitan

Menurut Shelby, perubahan kondisi tubuh juga dapat berkaitan dengan gangguan irama jantung pada sebagian orang. Salah satu kondisi yang perlu diperhatikan adalah aritmia.

Gangguan irama tertentu, seperti fibrilasi atrium, dapat meningkatkan kemungkinan terbentuknya gumpalan darah. Jika gumpalan tersebut terbawa aliran darah menuju otak dan menyumbat pembuluh, stroke iskemik dapat terjadi.

Shelby menyebut kondisi tersebut sebagai stroke emboli. Ia menjelaskan bahwa sumbatan pada pembuluh besar dapat menyebabkan stroke dengan kondisi yang berat.

Baca Juga :  Merasa Makan Sedikit tapi Berat Badan Naik? Ini Kata Ahli

“Inilah yang disebut stroke emboli. Tentu karena seringnya pembuluh darah besar yang kena, jenis stroke ini biasanya sangat berat,” jelas Shelby, dikutip dari laman Unesa pada Selasa, 11 Agustus 2026.

Hubungan antara gangguan irama jantung dan stroke juga menjadi perhatian dalam pencegahan stroke. Pemantauan serta pengendalian faktor risiko menjadi bagian penting untuk menekan kemungkinan kejadian tersebut.

Jangan Mengejan Terlalu Kuat Saat Buang Air Besar

Kebiasaan lain yang perlu diperhatikan berada di toilet, khususnya ketika seseorang mengalami sembelit. Mengejan terlalu kuat dapat meningkatkan tekanan di dalam tubuh, termasuk tekanan yang berkaitan dengan area kepala.

Risiko tersebut menjadi lebih serius pada orang yang memiliki hipertensi atau kelainan pembuluh darah tertentu. Karena itu, menjaga buang air besar tetap lancar merupakan langkah sederhana yang dapat dilakukan sehari-hari.

Asupan serat, konsumsi cairan yang cukup, serta aktivitas fisik dapat membantu menjaga fungsi pencernaan. Kebiasaan tersebut juga sejalan dengan upaya menjaga kesehatan pembuluh darah secara umum.

Pedoman pencegahan stroke menempatkan pengendalian tekanan darah, aktivitas fisik, pola makan sehat, diabetes, dan faktor risiko lain sebagai bagian penting dalam pencegahan.

Langkah Sederhana Saat Berada di Kamar Mandi

Shelby mengingatkan bahwa pencegahan tidak selalu membutuhkan tindakan yang rumit. Beberapa kebiasaan sederhana dapat diterapkan untuk mengurangi perubahan kondisi tubuh yang terlalu mendadak.

1. Pilih Suhu Air yang Nyaman

Hindari penggunaan air yang terasa terlalu panas atau terlalu dingin. Pilih suhu yang nyaman sehingga tubuh tidak menghadapi perubahan temperatur secara ekstrem.

2. Beri Waktu Tubuh Beradaptasi

Saat mulai mandi, tubuh dapat dikenalkan dengan air secara bertahap. Membasuh tangan dan kaki terlebih dahulu menjadi salah satu cara yang disarankan Shelby sebelum membasuh seluruh tubuh.

3. Hindari Perubahan Suhu Setelah Mandi

Perubahan temperatur tidak hanya terjadi ketika seseorang mulai mandi. Tubuh juga dapat kembali menghadapi perbedaan suhu setelah keluar dari kamar mandi.

Baca Juga :  Cara Mengonsumsi Madu yang Benar untuk Kesehatan

Menyiapkan pakaian atau perlengkapan yang diperlukan sebelum mandi dapat membantu mengurangi kondisi tersebut. Tujuannya agar tubuh tidak langsung menghadapi udara yang jauh lebih dingin setelah selesai mandi.

4. Cegah Sembelit

Menjaga pencernaan tetap lancar dapat membantu seseorang menghindari kebiasaan mengejan berlebihan. Konsumsi makanan berserat, cukup minum, dan rutin bergerak dapat menjadi bagian dari kebiasaan tersebut.

5. Kendalikan Faktor Risiko Stroke

Langkah pencegahan sebaiknya tidak berhenti pada kebiasaan ketika mandi. Tekanan darah tinggi, diabetes, gangguan jantung, serta faktor risiko lainnya perlu dikendalikan secara rutin.

Tekanan darah tinggi sering kali tidak menimbulkan gejala yang jelas. Pemeriksaan tekanan darah secara berkala membantu seseorang mengetahui kondisinya dan menentukan langkah penanganan bersama tenaga kesehatan.

Pencegahan Dimulai dari Kebiasaan Sehari-hari

Pesan yang disampaikan Shelby menempatkan kamar mandi sebagai salah satu ruang yang perlu diperhatikan dalam edukasi kesehatan. Namun, risiko stroke pada dasarnya berkaitan dengan berbagai faktor yang saling berhubungan.

Mengendalikan tekanan darah dan penyakit penyerta tetap menjadi bagian utama pencegahan. Pola makan sehat, aktivitas fisik, tidak merokok, serta pemeriksaan kesehatan juga berperan dalam menurunkan risiko.

Dengan demikian, kebiasaan sederhana di kamar mandi dapat menjadi bagian dari perhatian terhadap kesehatan. Kesadaran tersebut terutama penting bagi orang yang sudah mengetahui memiliki hipertensi, gangguan jantung, diabetes, atau faktor risiko stroke lainnya.

Stroke juga tidak selalu memberikan kesempatan untuk menunggu. Jika seseorang tiba-tiba mengalami kelemahan atau mati rasa pada wajah, lengan, atau tungkai, terutama pada satu sisi tubuh, kondisi tersebut membutuhkan pertolongan medis segera.

Pesan utama dari edukasi tersebut adalah mengenali faktor risiko sebelum keadaan darurat terjadi. Perubahan kebiasaan kecil dapat berjalan beriringan dengan pemeriksaan kesehatan dan pengendalian penyakit yang sudah ada. (Wd/*)

Berita Terkait

Cara Mengonsumsi Madu yang Benar untuk Kesehatan
Cara Mengendalikan Amarah dengan 5 Trik Sederhana
Cara Menurunkan Berat Badan Secara Efektif dan Aman
Kapan Anak Perempuan Tumbuh Pesat? Ini Tahapannya
Negara dengan Obesitas Terendah, Indonesia Peringkat 6
Jenis Pilates dan Manfaatnya, Mana yang Cocok untuk Pemula?
Merasa Makan Sedikit tapi Berat Badan Naik? Ini Kata Ahli
Baru Jalan 100 Meter Sudah Ingin Duduk? Kenali Sinyal Lutut
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:03 WIB

Cara Mengonsumsi Madu yang Benar untuk Kesehatan

Senin, 31 Agustus 2026 - 10:04 WIB

Cara Mengendalikan Amarah dengan 5 Trik Sederhana

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:02 WIB

Cara Menurunkan Berat Badan Secara Efektif dan Aman

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:08 WIB

Kapan Anak Perempuan Tumbuh Pesat? Ini Tahapannya

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:04 WIB

Negara dengan Obesitas Terendah, Indonesia Peringkat 6

Berita Terbaru

IdeaFest 2026 (Foto: medcom)

Teknologi

AI Makin Cepat, Mengapa Keterampilan Manusia Tetap Penting?

Minggu, 6 Sep 2026 - 09:05 WIB

Fitur Tersembunyi Google Maps yang Jarang Diketahui (Foto: medcom)

Teknologi

Fitur Tersembunyi Google Maps yang Jarang Diketahui

Minggu, 6 Sep 2026 - 07:04 WIB

Kolase makanan kekinian yang dapat menjadi inspirasi bagi pemula untuk memulai usaha kuliner dari rumah.

Kuliner

10 Ide Jualan Kekinian yang Bisa Dimulai dari Rumah

Sabtu, 5 Sep 2026 - 21:04 WIB

Ilustrasi yang menggambarkan Al-Khawarizmi mempelajari matematika di masa lalu, sementara konsep algoritma berkembang menjadi bagian penting teknologi digital masa kini.

Tokoh

Al-Khawarizmi dan Algoritma yang Mengubah Dunia

Sabtu, 5 Sep 2026 - 19:07 WIB

Seorang penjual mempromosikan kaus melalui siaran langsung dengan bantuan kamera dan ring light. (Foto: pegadaian/Ai)

Ekonomi

Cara Jualan di TikTok Shop agar Produk Lebih Mudah Laku

Sabtu, 5 Sep 2026 - 17:06 WIB