Kemarau Panjang Picu 5 Hektare Lahan Jagung di Kota Jambi Gagal Panen

- Jurnalis

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:15 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kemarau Panjang Picu 5 Hektare Lahan Jagung di Kota Jambi Gagal Panen

Kemarau Panjang Picu 5 Hektare Lahan Jagung di Kota Jambi Gagal Panen

Kabarinaja.id – Musim Kemarau panjang yang melanda Kota Jambi mulai terasa dampak yang serius terhadap aktivitas pertanian jagung masyarakat. Keterbatasan air membuat petani menunda untuk menanam tanamannya, sementara itu, sebagian tanaman yang sudah terlajur ditanam mengalami gagal panen dan pertumbuhan yang tidak maksimal.

Dari total 53 hektare lahan masyarakat yang sudah dipersiapkan untuk budidaya jagung, baru 15 hektare yang telah ditanami, selebihnya masih belum digarap karena petani harus menunggu kondisi cuaca dan ketersediaan air yang lebih mendukung.

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Jambi, Amiruddin mengatakan dampak kemarau terhadap pertanian tahun ini cukup besar. Kondisi tersebut memaksa petani menyesuaikan jadwal tanam untuk menghindari kerugian yang lebih besar.

Baca Juga :  Kekeringan Melanda, Pemkot Jambi Salurkan 1,345 Juta Liter Air Bersih

Dari 15 hektare lahan yang sudah ditanami, sekitar 5 hektare dilaporkan mengalami gagal panen. Sementara itu, tanaman di lahan lainnya juga tidak tumbuh optimal sehingga hasil panen diperkirakan berkurang.

“Memang dampak kemarau ini sangat luar biasa dan petani kita menunda tanam,”kata Amiruddin.

Penundaan penanaman menjadi langkah yang ditempuh petani untuk mengurangi risiko benih tidak tumbuh atau tanaman mati akibat kekurangan air. Dalam kondisi tanah yang terlalu kering, pertumbuhan jagung dapat terganggu, terutama pada fase awal setelah penanaman.

Baca Juga :  Bakal Adakan Musda Dalam Waktu Dekat, Perbasi Provinsi Jambi Juga Keluarkan Syarat Jadi Caketum

Situasi ini membuat petani harus mempertimbangkan waktu tanam secara lebih cermat. Memulai penanaman tanpa dukungan air yang cukup berisiko menambah biaya produksi tanpa diikuti hasil panen yang sebanding.

Dampak kemarau tersebut menjadi tantangan bagi pengembangan budidaya jagung di Kota Jambi. Jika kondisi kering berlangsung lebih lama, produktivitas tanaman berpotensi semakin tertekan dan jadwal tanam petani dapat kembali mundur.

Petani berharap kondisi cuaca segera membaik agar penanaman dapat dilanjutkan dan risiko kerugian akibat kekeringan bisa ditekan. ***

Berita Terkait

Ratusan Warga Zona Merah Blokir Akses Menuju Stasiun Pompa 3 Pertamina
Kabut Asap di Jambi Jadi Perhatian, Kasus ISPA Tembus 11.283
Harga Sayuran di Jambi Naik Akibat Kemarau Panjang
10 Hektare Lahan Karhutla di Kumpeh Ulu Berhasil Dipadamkan
362 Anak di Kota Jambi Terdeteksi Stunting, Alam Barajo Tertinggi
Kualitas Udara Muaro Jambi Memburuk, ISPU Capai 325
Hujan Mulai Turun, 59 Hotspot Masih Terdeteksi di Jambi
Kabut Asap Perairan Jambi, Nelayan Diminta Waspada
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:15 WIB

Kemarau Panjang Picu 5 Hektare Lahan Jagung di Kota Jambi Gagal Panen

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:22 WIB

Ratusan Warga Zona Merah Blokir Akses Menuju Stasiun Pompa 3 Pertamina

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Kabut Asap di Jambi Jadi Perhatian, Kasus ISPA Tembus 11.283

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:05 WIB

Harga Sayuran di Jambi Naik Akibat Kemarau Panjang

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 06:12 WIB

10 Hektare Lahan Karhutla di Kumpeh Ulu Berhasil Dipadamkan

Berita Terbaru

Hari Santri 2026, Kemenag Siapkan Lima Program untuk Santri (Foto: RRI/Nadya)

Nasional

Hari Santri 2026, Kemenag Siapkan Lima Program untuk Santri

Kamis, 22 Okt 2026 - 17:04 WIB

Hari Santri 2026, Prabowo Soroti Peran Pesantren bagi Bangsa (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden/rri)

Nasional

Hari Santri 2026, Prabowo Soroti Peran Pesantren bagi Bangsa

Kamis, 22 Okt 2026 - 16:06 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp4.000 Jadi Rp2,55 Juta (Foto: Logam Mulia/rri)

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp4.000 Jadi Rp2,55 Juta

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:56 WIB