Huawei Luncurkan HarmonyOS 7, Bawa Efek Liquid Glass ala iOS

Kabarinaja.id

- Jurnalis

Minggu, 14 Juni 2026 - 23:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Huawei Luncurkan HarmonyOS 7, Bawa Efek Liquid Glass ala iOS (Foto: Gizmochina/detikNet)

Huawei Luncurkan HarmonyOS 7, Bawa Efek Liquid Glass ala iOS (Foto: Gizmochina/detikNet)

Kabarinaja.id Huawei resmi meluncurkan HarmonyOS 7 dalam ajang Huawei Developer Conference (HDC) 2026. Sistem operasi generasi terbaru ini membawa perombakan besar-besaran, mulai dari visual antarmuka yang mengadopsi efek mirip Liquid Glass ala iOS, integrasi kecerdasan buatan (AI) tingkat sistem, hingga penguatan sektor keamanan digital.

Langkah Huawei menghadirkan bahasa desain spasial (spatial design language) menjadi daya tarik utama dalam pembaruan ini. Melalui teknik rendering berbasis perangkat lunak, antarmuka HarmonyOS 7 kini memiliki efek kedalaman tiga dimensi yang membuat tampilan sistem terasa lebih hidup. Pengguna akan merasakan interaksi layar kunci yang lebih natural dengan wallpaper, lengkap dengan tombol dan slider berdesain transparan berlapis yang merespons pencahayaan secara dinamis.

Perusahaan merancang pendekatan visual baru ini demi menciptakan pengalaman pengguna yang lebih intuitif. Estetika modern tersebut di aplikasikan secara seragam ke berbagai ekosistem perangkat Huawei, meliputi ponsel pintar, tablet, PC, perangkat sandang (wearable), hingga ekosistem gawai pintar lainnya.

Fondasi AI Menyeluruh dan Evolusi Celia

Berbeda dengan generasi pendahulu, Huawei membangun HarmonyOS 7 dengan arsitektur AI yang tertanam langsung sebagai fondasi utama sistem, bukan sekadar fitur tambahan. Asisten virtual Celia kini bertransformasi menjadi pusat kecerdasan tingkat sistem (system-level intelligence hub). Pembaruan ini membuat Celia mampu memahami konteks perintah pengguna secara mendalam, mengeksekusi multi-tugas sekaligus, serta terintegrasi erat dengan berbagai aplikasi pihak ketiga.

Baca Juga :  Redmi Pad 2 9.7 Resmi di Indonesia, Harga Rp2,3 Jutaan

Kemampuan tersebut di perkuat oleh kehadiran HarmonyOS Intelligent Agent Framework 2.0. Struktur baru ini diklaim sukses mendongkrak tingkat keberhasilan penyelesaian tugas-tugas kompleks hingga melampaui angka 90 persen. Rangkaian fitur produktivitas berbasis AI juga turut di sematkan, seperti modul penyuntingan foto pintar, generator konten, dan pemrosesan bahasa alami yang lebih peka.

Proteksi Keamanan dan Peningkatan Performa

Menjawab tantangan kejahatan siber, Huawei menyertakan platform anti-penipuan (anti-scam) mutakhir berbasis AI. Sistem proteksi ini bekerja aktif mendeteksi kode QR mencurigakan, memblokir situs web berbahaya, serta memberi peringatan dini terhadap aplikasi palsu. Selain itu, sistem dapat mengidentifikasi upaya manipulasi nomor telepon luar negeri (spoofing) serta menganalisis suara panggilan asing yang terindikasi melakukan penipuan.

Baca Juga :  Cara Cek BPNT Juni 2026 Cair Rp600 Ribu via HP

Di sektor performa, optimasi arsitektur pada HarmonyOS 7 menjanjikan peningkatan efisiensi hingga 15 persen lebih tinggi di banding versi sebelumnya. Huawei juga menerapkan manajemen beban kerja jangka panjang untuk memastikan stabilitas kinerja perangkat tidak menurun walau telah di gunakan dalam durasi yang lama.

Jadwal Rilis dan Ketersediaan Perangkat

Program Developer Beta untuk HarmonyOS 7 sudah mulai di buka bagi sejumlah perangkat premium di pasar domestik China. Pengguna seri flagship seperti Huawei Mate 80 Pro, Mate X7, Mate XT Master, Pura 90 Pro Max, Pura X, Pura X Collector’s Edition, serta Nova 15 Pro telah dapat mengakses versi pengujian ini.

Penyebaran versi stabil di jadwalkan berlangsung secara bertahap mulai akhir tahun ini. Kendati demikian, publik di pastikan akan melihat debut komersial perdana sistem operasi ini secara prapasang (factory-installed) pada lini Huawei Mate 90 series yang di rencanakan meluncur September mendatang. (Wd/*)

Berita Terkait

Google Berencana Lepas 32 Juta Nyamuk Steril di Amerika Serikat
Anthropic Ingatkan Risiko AI Tak Terkendali Saat Mampu Kembangkan Diri Sendiri
TikTok Masih Rajai Media Sosial Indonesia 2026, Gen Z Jadi Pengguna Terbesar
Pengguna Android Wajib Waspada, 7 Aplikasi Ini Diduga Berbahaya dan Harus Segera Dihapus
Meta Bakar Rp248 Triliun demi AI, Investor Masih Skeptis
Masih Layak Dibeli? Ini 5 Kelebihan dan Kekurangan iPhone 14 di Tahun 2026
HarmonyOS 7 Resmi Diperkenalkan, Punya AI Canggih dan Fitur Anti-Penipuan
Tantang Xiaomi, Baseus PicoGo Air Luncurkan Powerbank Setipis Kartu
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:17 WIB

Google Berencana Lepas 32 Juta Nyamuk Steril di Amerika Serikat

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:05 WIB

Anthropic Ingatkan Risiko AI Tak Terkendali Saat Mampu Kembangkan Diri Sendiri

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:05 WIB

TikTok Masih Rajai Media Sosial Indonesia 2026, Gen Z Jadi Pengguna Terbesar

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:03 WIB

Pengguna Android Wajib Waspada, 7 Aplikasi Ini Diduga Berbahaya dan Harus Segera Dihapus

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:05 WIB

Meta Bakar Rp248 Triliun demi AI, Investor Masih Skeptis

Berita Terbaru

Kode Redeem Grow a Garden 2 Roblox Terbaru Juni 2026 (Foto: gamebrott)

Game

Kode Redeem Grow a Garden 2 Roblox Terbaru Juni 2026

Kamis, 18 Jun 2026 - 10:03 WIB

Android 17 Resmi Rilis, Ini Daftar HP yang Pertama Kebagian (Foto: Ai)

Uncategorized

Android 17 Resmi Rilis, Ini Daftar HP yang Pertama Kebagian

Rabu, 17 Jun 2026 - 19:03 WIB