HarmonyOS 7 Resmi Diperkenalkan, Punya AI Canggih dan Fitur Anti-Penipuan

- Jurnalis

Senin, 15 Juni 2026 - 15:24 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kabarainaja.id – Huawei memperkenalkan berbagai inovasi baru melalui sistem operasi HarmonyOS 7 yang di jadwalkan meluncur secara resmi pada paruh akhir 2026. Generasi terbaru sistem operasi ini membawa peningkatan kemampuan kecerdasan buatan (AI), fitur keamanan yang lebih kuat, serta performa yang di klaim lebih cepat di bandingkan versi sebelumnya.

Salah satu fokus utama Huawei pada HarmonyOS 7 adalah menghadirkan pengalaman penggunaan yang lebih praktis. Pengguna tidak lagi harus membuka banyak aplikasi untuk menyelesaikan berbagai aktivitas sehari-hari karena sejumlah tugas kini dapat di lakukan melalui bantuan asisten digital berbasis AI.

Asisten AI Bisa Jalankan Banyak Perintah Sekaligus

Huawei menyematkan asisten digital terbaru bernama Celia yang kini memiliki kemampuan memahami bahasa alami dengan lebih baik.

Melalui fitur tersebut, pengguna cukup memberikan instruksi menggunakan bahasa sehari-hari. Celia dapat membantu mencari informasi, mengatur agenda, membuat pengingat, hingga menjalankan beberapa tugas sekaligus tanpa perlu berpindah aplikasi secara manual.

Kemampuan ini menjadi bagian dari tren perkembangan AI generatif yang semakin banyak di terapkan pada perangkat mobile untuk meningkatkan produktivitas pengguna.

Baca Juga :  Akamai Akuisisi LayerX Rp3,3 Triliun untuk Perkuat Keamanan AI

Sistem Keamanan AI Deteksi Berbagai Modus Penipuan

Huawei juga memperkuat aspek keamanan digital dengan menghadirkan sejumlah fitur perlindungan berbasis kecerdasan buatan.

HarmonyOS 7 mampu mendeteksi berbagai ancaman yang sering di gunakan pelaku kejahatan siber, mulai dari situs web palsu, aplikasi tiruan yang menyerupai aplikasi resmi, kode QR mencurigakan, hingga nomor telepon asing yang berpotensi di gunakan untuk aktivitas penipuan.

Langkah ini di lakukan seiring meningkatnya kasus kejahatan digital yang memanfaatkan teknik rekayasa sosial untuk mencuri data maupun dana milik pengguna.

Fitur Deteksi Penipuan Saat Telepon

Salah satu fitur baru yang menjadi sorotan adalah AI Voice Scam Detection.

Teknologi ini di rancang untuk mengenali pola percakapan yang di anggap mencurigakan ketika pengguna menerima panggilan telepon. Sistem AI akan menganalisis berbagai indikator yang berpotensi mengarah pada modus penipuan sehingga pengguna dapat lebih waspada sebelum memberikan informasi pribadi.

Baca Juga :  WhatsApp Siapkan Tampilan Baru di Android, Navigasi Makin Modern

Huawei meyakini fitur tersebut dapat membantu mengurangi risiko masyarakat menjadi korban penipuan berbasis panggilan suara yang terus berkembang dengan metode yang semakin canggih.

Performa Di klaim Lebih Cepat

Selain menghadirkan peningkatan fitur AI dan keamanan, Huawei juga mengklaim HarmonyOS 7 menawarkan peningkatan performa hingga 15 persen di bandingkan generasi sebelumnya.

Peningkatan tersebut mencakup respons sistem yang lebih cepat, manajemen daya yang lebih efisien, serta pengalaman multitasking yang lebih lancar pada berbagai perangkat Huawei.

Kehadiran HarmonyOS 7 menunjukkan ambisi Huawei untuk terus mengembangkan ekosistem perangkat lunak secara mandiri. Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat posisi di tengah persaingan industri teknologi global.

Versi final HarmonyOS 7 di jadwalkan meluncur pada musim gugur 2026 atau sekitar September hingga November. Seri smartphone Huawei Mate 90 di perkirakan akan menjadi perangkat pertama yang menjalankan sistem operasi terbaru tersebut langsung dari pabrik.(Tim)

Berita Terkait

31.000 Email Phishing Terungkap, Penipu Manfaatkan Layanan Resmi Microsoft
Harga Spotify Premium Oktober 2026: Ini Perbedaan Tiga Paketnya
Internet Hilang Saat Perjalanan? Google Maps Tetap Bisa Digunakan
Coding dan AI Baru Menjangkau 25 Persen Sekolah, Ini Kendalanya
Kingston Pertahankan 62% Pasar DRAM, AI Jadi Pendorong
Penyalahgunaan AI Meningkat, Pengawasan Perlu Diperketat
WhatsApp Siapkan Tampilan Baru di Android, Navigasi Makin Modern
Cara Bayar Virtual Account Beda Bank dengan Mudah
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:09 WIB

31.000 Email Phishing Terungkap, Penipu Manfaatkan Layanan Resmi Microsoft

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:09 WIB

Harga Spotify Premium Oktober 2026: Ini Perbedaan Tiga Paketnya

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:07 WIB

Internet Hilang Saat Perjalanan? Google Maps Tetap Bisa Digunakan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Coding dan AI Baru Menjangkau 25 Persen Sekolah, Ini Kendalanya

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Kingston Pertahankan 62% Pasar DRAM, AI Jadi Pendorong

Berita Terbaru

Dana Operasional SPPG Tersendat, Ini 3 Penyebabnya (Foto:  Pemkab Lumajang/rri)

Nasional

Dana Operasional SPPG Tersendat, Ini 3 Penyebabnya

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:13 WIB

 Angga Sasongko Soroti Insentif Pajak Ekonomi Kreatif (Foto: Medcom/Rafi)

Ekonomi

Angga Sasongko Soroti Insentif Pajak Ekonomi Kreatif

Sabtu, 24 Okt 2026 - 06:19 WIB

5 Tanaman Hias Berwarna Cerah untuk Rumah yang Minim Nyamuk

Kesehatan

5 Tanaman Hias Berwarna Cerah untuk Rumah yang Minim Nyamuk

Jumat, 23 Okt 2026 - 17:04 WIB