Kingston Pertahankan 62% Pasar DRAM, AI Jadi Pendorong

Permintaan server dan infrastruktur AI ikut menggeser arah pasar memori global sepanjang 2025.

- Jurnalis

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:05 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kingston Pertahankan 62% Pasar DRAM, AI Jadi Pendorong (Foto: medcom)

Kingston Pertahankan 62% Pasar DRAM, AI Jadi Pendorong (Foto: medcom)

Kabarinaja.id – Perkembangan komputasi kecerdasan buatan (AI) mulai mengubah peta permintaan memori dunia. Kondisi tersebut terlihat dari meningkatnya kebutuhan DRAM untuk server, pusat data, dan infrastruktur AI.

Kingston Technology mempertahankan posisinya sebagai pemasok modul DRAM pihak ketiga terbesar secara global. Berdasarkan peringkat pendapatan terbaru TrendForce, perusahaan menguasai sekitar 62 persen pasar pada 2025.

Capaian itu sekaligus memperpanjang kepemimpinan Kingston selama 23 tahun berturut-turut. Pada tahun yang sama, pendapatan perusahaan tumbuh 48 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Pasar Modul DRAM Tumbuh 59 Persen

Secara keseluruhan, pendapatan pasar modul DRAM global mencapai sekitar 21,2 miliar dolar AS sepanjang 2025. Angka tersebut meningkat 59 persen secara tahunan, seiring perubahan kebutuhan berbagai sektor komputasi.

Pertumbuhan pasar tidak semata-mata berasal dari kenaikan harga DRAM. Permintaan server dan infrastruktur AI juga semakin memengaruhi distribusi pasokan memori di pasar global.

Perubahan tersebut mulai terlihat sejak awal 2025. Produsen modul DRAM ketika itu meningkatkan persediaan DDR4 karena mengantisipasi tarif serta rencana penghentian sejumlah produk DDR4.

Permintaan Server Meningkat

Memasuki paruh kedua 2025, kondisi pasar bergerak ke arah berbeda. Penyedia layanan cloud meningkatkan kebutuhan memori seiring bertambahnya beban kerja yang berkaitan dengan agentic AI.

Baca Juga :  Huawei Luncurkan HarmonyOS 7, Bawa Efek Liquid Glass ala iOS

Kebutuhan tersebut ikut meningkatkan konsumsi DRAM pada sistem server. Pada saat bersamaan, alokasi memori untuk komputer pribadi dan perangkat konsumen mengalami tekanan.

Pergeseran pasokan tersebut turut berkontribusi terhadap kenaikan harga memori. Kondisi pasar akhirnya ikut menopang pertumbuhan nilai industri modul DRAM secara keseluruhan.

Kingston Perluas Fokus ke Segmen Enterprise

Perubahan permintaan membuat kemampuan pengadaan dan pengelolaan persediaan menjadi semakin penting. Kingston mengandalkan strategi persediaan untuk merespons kebutuhan distribusi ketika pasar DRAM menguat pada paruh kedua 2025.

Produsen modul memori juga semakin mengarahkan perhatian pada sektor server dan enterprise. Bersamaan dengan itu, industri terus bergerak menuju penggunaan produk berbasis DDR5.

Kingston menyediakan portofolio memori mulai dari DDR4 hingga DDR5. Produk tersebut menyasar berbagai kebutuhan, termasuk PC, gaming, server, pusat data, serta infrastruktur AI.

Portofolionya juga mencakup kebutuhan industri seperti sistem embedded, pengawasan, dan otomatisasi. Diversifikasi tersebut membuat bisnis perusahaan tidak sepenuhnya bergantung pada permintaan konsumen.

Bisnis B2B Ikut Menjadi Penggerak

Kingston melihat perubahan kebutuhan memori sebagai bagian dari perkembangan komputasi yang lebih luas. Perusahaan menilai kemampuan membaca perubahan permintaan dan menjaga ketersediaan produk menjadi faktor penting dalam menghadapi pasar.

Baca Juga :  Ancaman Deepfake di Eropa Meningkat, Resiko Penipuan Digital Kian Sulit Dibendung

“Mempertahankan posisi kami sebagai pemimpin di tengah pasar memori yang dinamis dan terus berkembang mencerminkan strategi jangka panjang Kingston, hubungan yang kuat dengan para pemasok, serta komitmen kami dalam melayani pelanggan di seluruh dunia,” tulis pihak Kingston.

Perusahaan juga melihat segmen business-to-business atau B2B memiliki ruang pertumbuhan yang semakin besar. Pelanggan enterprise, pusat data, dan sektor industri membutuhkan pasokan berkelanjutan serta dukungan untuk penggunaan jangka panjang.

“Kemampuan kami dalam mengantisipasi perubahan pasar, mengelola persediaan secara efektif, dan menyediakan solusi memori yang andal memungkinkan kami mendukung mitra dan pelanggan sepanjang tahun,” jelas Kingston.

Perubahan tersebut memperlihatkan pergeseran kebutuhan industri memori dari perangkat konsumen menuju infrastruktur komputasi berkapasitas tinggi. AI menjadi salah satu faktor yang meningkatkan kebutuhan memori pada sistem server dan pusat data.

Dengan pangsa sekitar 62 persen pada 2025, Kingston mempertahankan posisi teratas dalam pasar modul DRAM global. Perkembangan tersebut juga menunjukkan semakin besarnya peran enterprise, pusat data, dan infrastruktur AI dalam membentuk permintaan memori dunia. (Wd/*)

Berita Terkait

Internet Hilang Saat Perjalanan? Google Maps Tetap Bisa Digunakan
Coding dan AI Baru Menjangkau 25 Persen Sekolah, Ini Kendalanya
Penyalahgunaan AI Meningkat, Pengawasan Perlu Diperketat
WhatsApp Siapkan Tampilan Baru di Android, Navigasi Makin Modern
Cara Bayar Virtual Account Beda Bank dengan Mudah
Cara Bikin Tanda Tangan di Gmail agar Email Terlihat Profesional
PC Terpaksa Ditaruh di Lantai? Ini Risiko yang Perlu Diperhatikan
HP Termahal Sebelum Android, Harganya Fantastis
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:07 WIB

Internet Hilang Saat Perjalanan? Google Maps Tetap Bisa Digunakan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Coding dan AI Baru Menjangkau 25 Persen Sekolah, Ini Kendalanya

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Kingston Pertahankan 62% Pasar DRAM, AI Jadi Pendorong

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:59 WIB

Penyalahgunaan AI Meningkat, Pengawasan Perlu Diperketat

Selasa, 29 September 2026 - 18:10 WIB

WhatsApp Siapkan Tampilan Baru di Android, Navigasi Makin Modern

Berita Terbaru

Ilustrasi. 5 Kebiasaan Sepele yang Bisa Merusak Layar HP Lipat (Foto: medcom)

Gadget

5 Kebiasaan Sepele yang Bisa Merusak Layar HP Lipat

Jumat, 9 Okt 2026 - 09:09 WIB