Kabarinaja.id- Harga emas perhiasan kembali mengalami penyesuaian pada perdagangan Selasa, 12 Mei 2026. Perubahan tarif tersebut di umumkan oleh dua pelaku usaha emas di Indonesia, Raja Emas Indonesia dan Laku Emas, yang rutin memperbarui harga sesuai perkembangan pasar.
Informasi ini menjadi perhatian masyarakat, terutama bagi mereka yang berencana menjual koleksi emas lama maupun membeli emas fisik sebagai instrumen investasi. Di tengah kondisi ekonomi global yang belum sepenuhnya stabil, emas masih di anggap sebagai aset aman untuk menjaga nilai kekayaan.
Raja Emas Indonesia merilis daftar harga beli emas perhiasan pada pukul 09.53 WIB. Harga tersebut merupakan nilai yang di terima konsumen saat menjual emas perhiasan kepada pihak toko atau penyedia layanan.
Nilai jual tertinggi berada pada emas kadar K24* yang dibanderol Rp2.570.000 per gram. Sementara emas K24 standar berada di angka Rp2.320.000 per gram.
Untuk kadar lain, harga beli yang di tawarkan cukup bervariasi. Emas K23 dihargai Rp2.170.000 per gram, K22 Rp2.075.000, dan K21 Rp1.982.000 per gram.
Kemudian emas kadar K20 berada di level Rp1.887.000 per gram, K19 Rp1.792.000, dan K18 menyentuh Rp1.699.000 per gram.
Harga terus menyesuaikan seiring turunnya kadar emas. Untuk emas kadar menengah seperti K14, Raja Emas Indonesia menetapkan harga Rp1.321.000 per gram. Sedangkan kadar K10 di jual kembali dengan nilai Rp943.000 per gram.
Adapun emas kadar rendah seperti K7 hingga K5 dipatok mulai Rp660.000 sampai Rp473.000 per gram.
Perbedaan harga setiap kadar dipengaruhi tingkat kemurnian kandungan emas. Semakin tinggi persentase emas murni dalam perhiasan, semakin tinggi pula nilai jualnya di pasar.
Di sisi lain, Laku Emas juga memperbarui harga jual emas fisik pada pukul 09.50 WIB. Harga ini berlaku bagi konsumen yang ingin membeli emas dari platform tersebut.
Emas 24K dengan tingkat kemurnian 99 persen masih menjadi produk termahal dengan harga Rp2.474.000 per gram. Harga itu sedikit berbeda dibandingkan tarif buyback atau pembelian kembali yang di tawarkan pelaku usaha lainnya.
Untuk emas 23K, harga jual tercatat Rp2.126.000 per gram. Sementara emas 22K berada di angka Rp2.033.000 dan 21K di patok Rp1.944.000 per gram.
Harga emas 20K di jual Rp1.850.000 per gram, di susul 19K sebesar Rp1.756.000 dan 18K senilai Rp1.662.000 per gram.
Sementara emas kadar 14K di banderol Rp1.289.000 per gram. Sedangkan kadar 10K berada di posisi Rp917.000 dan 9K di jual Rp823.000 per gram.
Pergerakan harga emas saat ini masih di pengaruhi sejumlah faktor eksternal. Mulai dari nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, kebijakan suku bunga bank sentral global, hingga tensi geopolitik internasional yang memicu fluktuasi harga logam mulia dunia.
Kondisi tersebut membuat harga emas dapat berubah sewaktu-waktu dalam satu hari perdagangan. Karena itu, masyarakat di sarankan rutin memantau pembaruan harga sebelum melakukan transaksi jual maupun beli.
Bagi investor pemula, emas perhiasan memang sering di anggap lebih fleksibel karena bisa di gunakan sekaligus disimpan sebagai aset. Namun, pembeli juga perlu memperhitungkan biaya pembuatan dan potongan saat penjualan kembali agar tidak salah menghitung potensi keuntungan.
Memeriksa kadar emas dan membandingkan harga dari beberapa penyedia juga menjadi langkah penting sebelum bertransaksi. Dengan begitu, konsumen bisa memperoleh nilai yang lebih kompetitif sesuai kondisi pasar terbaru.(Tim)







