DJP Tunjuk 7 Pemungut PPN PMSE Baru Termasuk Strava

Kabarinaja.id

- Jurnalis

Minggu, 28 Juni 2026 - 18:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

DJP Tunjuk 7 Pemungut PPN PMSE Baru Termasuk Strava  (Foto: Strave/detikfinance)

DJP Tunjuk 7 Pemungut PPN PMSE Baru Termasuk Strava (Foto: Strave/detikfinance)

Kabarinaja.id – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan resmi menunjuk tujuh perusahaan digital asing baru sebagai pemungut Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE). Kebijakan strategis ini menyasar sejumlah platform populer, salah satunya adalah aplikasi kebugaran global, Strava Inc. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam mengoptimalkan potensi penerimaan negara dari sektor ekonomi digital yang terus tumbuh pesat.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP, Inge Diana Rismawanti, mengonfirmasi penunjukan tersebut dalam keterangan tertulis pada Minggu (28/6/2026). Inge menjelaskan bahwa otoritas pajak terus memperbarui daftar pelaku usaha penarik pajak digital per Mei 2026. Perluasan objek pajak ini menjadi bukti nyata bahwa ekosistem bisnis digital di tanah air semakin berdampak luas bagi perekonomian nasional.

Selain Strava Inc, DJP menjaring enam korporasi global lain yang bergerak di bidang penyediaan konten digital, pendidikan, hingga teknologi kecerdasan buatan (AI). Daftar lengkap entitas baru tersebut meliputi Envato Pty Ltd, Envato Elements Pty Ltd, The Nielsen Norman Group Inc, Kling AI Pte Ltd, Law School Admission Council Inc, dan PLAUD LLC. Kehadiran perusahaan-perusahaan ini mempertegas pergeseran konsumsi masyarakat ke arah layanan berbasis teknologi.

Baca Juga :  Teknologi Internet 5G Kian Meluas, Aktivitas Digital Masyarakat Jadi Lebih Cepat

Realisasi Penerimaan Pajak Digital Tembus Puluhan Triliun

Ekspansi regulasi ini secara signifikan mendongkrak pundi-pundi penerimaan negara. Hingga akhir Mei 2026, total pelaku usaha yang mengemban status sebagai pemungut PPN PMSE telah mencapai 271 perusahaan. Dari keseluruhan jumlah tersebut, sebanyak 233 entitas bisnis digital telah aktif memungut serta menyetorkan pajak kepada kas negara dengan akumulasi nilai mencapai Rp 40,55 triliun.

DJP mencatat tren setoran PPN PMSE terus mengalami lonjakan yang konsisten dari tahun ke tahun sejak pertama kali meluncur. Pada tahun 2020, penerimaan pajak digital tercatat sebesar Rp 731,4 miliar, lalu meroket menjadi Rp 3,9 triliun pada 2021. Tren positif ini berlanjut pada tahun 2022 dengan perolehan Rp 5,51 triliun, kemudian meningkat menjadi Rp 6,76 triliun pada 2023, dan mencapai Rp 8,44 triliun pada 2024.

Baca Juga :  Gaji 13 Pensiunan ASN Cair 2 Juni 2026

Pertumbuhan yang luar biasa kembali terlihat pada tahun 2025 dengan setoran menembus angka Rp 10,32 triliun. Sementara itu, untuk periode berjalan hingga Mei 2026, pemerintah sudah mengantongi penerimaan sebesar Rp 4,88 triliun. Angka-angka ini menegaskan bahwa sektor digital memegang peranan yang krusial dalam memperkuat struktur anggaran pendapatan negara.

Pemerintah memastikan bakal terus mengawasi pergerakan inovasi teknologi serta dinamika pasar digital global secara berkala. Langkah proaktif ini bertujuan untuk menciptakan iklim usaha yang sehat dan berkeadilan, baik bagi pelaku bisnis lokal maupun internasional. Melalui regulasi yang responsif, DJP optimistis mampu memberikan kepastian hukum yang jelas sekaligus menjaga keberlanjutan kepatuhan pajak di Indonesia. (Wd/*)

Berita Terkait

Kinerja Pertamina 2025, Pendapatan Tembus Rp1.167 Triliun
2 Pilihan Passive Income Digital Selain Deposito dan Properti
Strategi Investasi Saham Online yang Aman untuk Pemula
4 Tips Finansial Generasi Sandwich Bebas Beban Ganda
Google Kucurkan Rp 1,3 Triliun ke A24 Guna Riset AI Film
Rupiah Melemah Rp17.779 per Dolar AS Pagi Ini
IHSG Melonjak ke Level 6.198 pada Senin Pagi
Harga Emas Antam Hari Ini 22 Juni 2026 Stagnan Rp2,668 Juta
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 18:06 WIB

DJP Tunjuk 7 Pemungut PPN PMSE Baru Termasuk Strava

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:29 WIB

Kinerja Pertamina 2025, Pendapatan Tembus Rp1.167 Triliun

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:08 WIB

2 Pilihan Passive Income Digital Selain Deposito dan Properti

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:06 WIB

Strategi Investasi Saham Online yang Aman untuk Pemula

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:04 WIB

4 Tips Finansial Generasi Sandwich Bebas Beban Ganda

Berita Terbaru

DJP Tunjuk 7 Pemungut PPN PMSE Baru Termasuk Strava  (Foto: Strave/detikfinance)

Ekonomi

DJP Tunjuk 7 Pemungut PPN PMSE Baru Termasuk Strava

Minggu, 28 Jun 2026 - 18:06 WIB

Suzuki Luncurkan Skutik Retro Sui yang Irit BBM (Foto:  Suzuki Taiwan/detikoto)

Otomotif

Suzuki Luncurkan Skutik Retro Sui yang Irit BBM

Minggu, 28 Jun 2026 - 17:09 WIB

Cara Registrasi Biometrik Telkomsel untuk Kartu Prabayar (Foto: Ai)

Teknologi

Cara Registrasi Biometrik Telkomsel untuk Kartu Prabayar

Minggu, 28 Jun 2026 - 16:07 WIB

Samsung Galaxy A27 5G Resmi Rilis Bawa Fitur Awesome AI (Foto: Samsung/kumparan)

Gadget

Samsung Galaxy A27 5G Resmi Rilis Bawa Fitur Awesome AI

Minggu, 28 Jun 2026 - 15:10 WIB

Verifikasi ID FF Kipas Ternyata Tidak Aman, Ini Faktanya (Foto: Ai)

Game

Verifikasi ID FF Kipas Ternyata Tidak Aman, Ini Faktanya

Minggu, 28 Jun 2026 - 14:08 WIB