Rupiah Melemah Rp17.779 per Dolar AS Pagi Ini

Kabarinaja.id

- Jurnalis

Senin, 22 Juni 2026 - 10:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Rupiah Melemah Rp17.779 per Dolar AS Pagi Ini (Foto: Ai)

Ilustrasi. Rupiah Melemah Rp17.779 per Dolar AS Pagi Ini (Foto: Ai)

Kabarinaja.idNilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali dibuka melemah pada perdagangan Senin pagi, 22 Juni 2026. Mata uang Garuda belum mampu membalikkan arah ke zona hijau, kendati Bank Indonesia (BI) telah menaikkan suku bunga acuan menjadi 5,75 persen pada pekan lalu.

Data pasar spot mencatat rupiah bergerak ke level Rp17.779 per dolar AS pada awal perdagangan. Angka tersebut menunjukkan penurunan sebesar 0,14 persen jika di bandingkan dengan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya.

Kondisi ini terjadi ketika indeks dolar AS (DXY) terpantau bergerak stabil di posisi 100,617. Namun, situasi berbeda terlihat pada harga emas global (XAU/USD) yang melonjak signifikan sebesar 0,76 persen atau naik 31,66 poin ke level USD4.191,92 per troy ons. Lompatan harga logam mulia ini menandakan investor global cenderung mengamankan dana mereka pada aset aman (safe haven) di tengah bayang-bayang perlambatan ekonomi dan tensi geopolitik dunia.

Baca Juga :  Harga Sawit Jambi Melonjak, TBS Tembus Rp3.706 per Kilogram

Tekanan eksternal tidak hanya datang dari mata uang paman sam. Rupiah terpantau melemah sebesar 0,17 persen terhadap Euro, yang kini diperdagangkan pada kisaran Rp20.426. Mata uang regional seperti yuan Tiongkok dan dolar Singapura juga ikut menekan rupiah dengan penguatan masing-masing sekitar 0,07 persen.

Meskipun tertekan oleh beberapa mata uang utama, performa rupiah hari ini melemah namun masih lebih unggul di bandingkan sejumlah mata uang di kawasan Asia. Rupiah berhasil menguat 0,33 persen terhadap won Korea Selatan. Sebaliknya, ringgit Malaysia melemah 0,13 persen, di susul baht Thailand yang turun 0,08 persen, dan yen Jepang yang menyusut 0,04 persen terhadap rupiah.

Pergerakan nilai tukar domestik ini juga sejalan dengan dinamika di pasar obligasi. Imbal hasil (yield) surat utang pemerintah Indonesia tenor 10 tahun merangkak naik ke posisi 7,12 persen. Kenaikan ini mengindikasikan bahwa para pelaku pasar meminta premi risiko yang lebih tinggi untuk menanamkan modal mereka di instrumen surat utang dalam negeri.

Baca Juga :  Game FPS Better Than Dead Resmi Meluncur di Steam pada Mei 2026

Sementara itu, yield obligasi pemerintah AS (US Treasury) tenor 10 tahun meroket ke level 4,49 persen. Tren kenaikan imbal hasil di AS memperkuat proyeksi pasar bahwa era suku bunga tinggi global akan berlangsung dalam waktu yang lebih lama dari perkiraan semula.

Indikator risiko investasi negara atau Credit Default Swap (CDS) Indonesia tenor lima tahun juga mengalami kenaikan tipis ke level 86,48. Perubahan minor pada instrumen ini memperlihatkan pelaku pasar global yang tetap waspada terhadap stabilitas ekonomi negara berkembang (emerging markets), termasuk Indonesia.

Langkah rupiah selanjutnya akan sangat bergantung pada respons pasar terhadap kebijakan lanjutan dari bank sentral utama dunia. Fluktuasi imbal hasil obligasi global serta pergerakan harga komoditas mentah bakal menjadi faktor penentu arah arus modal asing dalam jangka pendek. (Wd/*)

Berita Terkait

2 Pilihan Passive Income Digital Selain Deposito dan Properti
Strategi Investasi Saham Online yang Aman untuk Pemula
4 Tips Finansial Generasi Sandwich Bebas Beban Ganda
Google Kucurkan Rp 1,3 Triliun ke A24 Guna Riset AI Film
IHSG Melonjak ke Level 6.198 pada Senin Pagi
Harga Emas Antam Hari Ini 22 Juni 2026 Stagnan Rp2,668 Juta
Strategi Investasi Saham Blue Chip Jelang Putusan MSCI 2026
Tren Baru Penambang Bitcoin Beralih ke Bisnis AI
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:08 WIB

2 Pilihan Passive Income Digital Selain Deposito dan Properti

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:06 WIB

Strategi Investasi Saham Online yang Aman untuk Pemula

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:04 WIB

4 Tips Finansial Generasi Sandwich Bebas Beban Ganda

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:24 WIB

Google Kucurkan Rp 1,3 Triliun ke A24 Guna Riset AI Film

Senin, 22 Juni 2026 - 10:19 WIB

Rupiah Melemah Rp17.779 per Dolar AS Pagi Ini

Berita Terbaru

Sinopsis Drama China Sweet Teeth Kisah Cinta Dokter Gigi (Foto: grid)

Showbiz

Sinopsis Drama China Sweet Teeth Kisah Cinta Dokter Gigi

Rabu, 24 Jun 2026 - 09:03 WIB

Strategi Investasi Saham Online yang Aman untuk Pemula (Foto: medcom)

Ekonomi

Strategi Investasi Saham Online yang Aman untuk Pemula

Rabu, 24 Jun 2026 - 08:06 WIB

Ilustrasi. 4 Tips Finansial Generasi Sandwich Bebas Beban Ganda (Foto: Ai)

Ekonomi

4 Tips Finansial Generasi Sandwich Bebas Beban Ganda

Rabu, 24 Jun 2026 - 07:04 WIB