Kabarinaja.id – Film aksi laga Jepang, High & Low The Worst X Cross, mencatatkan pencapaian luar biasa di panggung sinema internasional dengan mengantongi pendapatan box office fantastis mencapai 7,8 miliar yen. Film garapan sutradara Norihisa Hiranuma ini sukses mencuri perhatian publik, terutama setelah penayangannya di platform Netflix viral. Keberhasilan tersebut tidak lepas dari keputusan berani memadukan koreografi pertarungan yang rapi dan estetik dengan jajaran aktor yang berasal dari kalangan idol papan atas.
Konflik utama dalam High & Low The Worst X Cross berpusat pada Fujio Hanaoka, pemimpin siswa dari SMA Oya. Fujio harus mempertahankan posisi sekolahnya dari ancaman besar yang di bawa oleh Kohei Amagai, pentolan SMK Teknik Senomon. Demi menggulingkan dominasi SMA Oya, Kohei membentuk “Aliansi Tiga Sekolah” dengan merangkul SMA Kamasaka dan SMA Ebara. Aliansi ini memicu pertempuran besar berskala tinggi demi memperebutkan gelar Teppen, atau puncak kekuasaan tertinggi dalam hierarki tawuran sekolah.
Daya tarik utama yang menjadi pembeda seri ini dari film tawuran sejenis terletak pada pemilihan aktornya. Sebagian besar daftar pemeran di High & Low The Worst di isi oleh anggota boyband populer di dunia nyata, menciptakan sebuah tim impian yang memadukan visual menawan dengan kemampuan fisik yang mumpuni untuk adegan laga intens.
Karakter Utama dan Pemimpin Aliansi
Sektor protagonis dan antagonis utama dalam film ini di isi oleh nama-nama besar yang sudah tidak asing di industri musik Asia. Berikut adalah profil karakter utama yang menggerakkan roda cerita:
-
Kazuma Kawamura (sebagai Fujio Hanaoka): Vokalis utama dari grup The Rampage from Exile Tribe ini kembali di percaya memerankan tokoh sentral SMA Oya. Karakter Fujio di gambarkan sebagai pemimpin yang karismatik, setia kawan, dan selalu bersemangat menghadapi petarung kuat.
-
Yuta Nakamoto / Yuta NCT (sebagai Ryo Suzaki): Menjadi debut akting yang paling di nantikan oleh penggemar K-Pop. Anggota grup NCT asal Jepang ini memerankan Ryo Suzaki, aset tempur terkuat milik Senomon. Ryo memiliki kepribadian pendiam, namun sangat mematikan di medan laga.
-
Ryoki Miyama (sebagai Kohei Amagai): Anggota dari grup BE:FIRST ini sukses menghidupkan karakter antagonis yang licik. Kohei merupakan tipe pemimpin yang mengandalkan pengaruh uang dan kekuasaan keluarga untuk menundukkan sekolah lain di bawah kendalinya.
-
Goki Maeda (sebagai Yosuke Todoroki): Sebagai salah satu aktor senior dalam waralaba ini, Goki kembali membawakan peran Todoroki. Karakter ini di kenal sebagai petarung genius berkacamata yang selalu tenang, namun memiliki daya hancur luar biasa saat bertarung.
-
Atsushi Arai (sebagai Kenzo Shida): Berbekal pengalaman aktingnya yang matang, Atsushi memperkuat barisan petarung dengan membawakan karakter Kenzo Shida yang garang dan agresif.
Barisan Karakter Pendukung dari Berbagai Faksi
Kekuatan cerita film ini semakin solid berkat kehadiran deretan karakter pendukung dari sekolah-sekolah legendaris seperti Akademi Housen dan Suzuran. Beberapa di antaranya meliputi:
-
Hokuto Yoshino sebagai Tsukasa Takajo (Anggota grup The Rampage)
-
Akihisa Shiono sebagai Yuken Odajima (Siswa andalan Housen Academy)
-
Jun Shison sebagai Sachio Ueda (Pemimpin tertinggi Housen)
-
Yusei Yagi sebagai Magoroku Yamaguchi (Anggota grup Fantastics)
-
Itagaki Mizuki sebagai Binzo (Petarung eksentrik dari SMA Suzuran)
-
Suzuki Higa sebagai Numa Tsuda (Anggota grup DEEP SQUAD)
-
Hayato Komori sebagai Masaya Orochi (Anggota grup Generations)
Kombinasi antara manajemen talenta yang populer serta pengemasan sinematografi tawuran yang masif membuat tayangan ini tidak sekadar menjadi ajang pamer visual para idola. High & Low The Worst X Cross menjelma menjadi karya aksi sinematik yang sejajar dengan film bertema sejenis seperti Crows Zero atau Tokyo Revengers, menjadikannya tontonan yang tetap relevan dan masuk dalam daftar wajib tonton tahun 2026 bagi pencinta film laga berenergi tinggi. (Wd/*)









