Beras Bukan Lagi Pemicu Utama Inflasi, Kesejahteraan Petani Padi April 2026 Meningkat Tajam

Strategi Pengendalian Harga Berhasil, Beras Tak Lagi Dominasi Inflasi Nasional

Kabarinaja.id

- Jurnalis

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Beras Bukan Lagi Pemicu Utama Inflasi, Kesejahteraan Petani Padi April 2026 Meningkat Tajam

Beras Bukan Lagi Pemicu Utama Inflasi, Kesejahteraan Petani Padi April 2026 Meningkat Tajam

Kabarinaja.id – Klaim Menteri Pertanian terkait stabilitas harga beras terbukti lewat data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) April 2026. Meskipun angka inflasi tahunan menyentuh 2,42%, posisi beras sebagai pemicu utama kenaikan harga mulai tergeser oleh komoditas lain.

Beras Turun Peringkat dalam Daftar Pemicu Inflasi

Andi Amran Sulaiman, Kepala Bapanas sekaligus Menteri Pertanian, menegaskan bahwa transformasi kebijakan pangan telah membuahkan hasil. Beras kini hanya menempati urutan ke-28 dari 40 komoditas dalam kelompok makanan, minuman, dan tembakau.

Secara statistik, andil beras terhadap inflasi tercatat sebesar 0,60%. Angka ini jauh di bawah lonjakan harga kol putih (kubis) yang mencapai 25,47% serta ikan dencis sebesar 17,09%. Realita ini menunjukkan bahwa tekanan harga pada sektor pangan pokok mulai terkendali.

Baca Juga :  Rupiah Tembus Rp17.600, Menkeu Purbaya Jamin Anggaran Subsidi BBM Aman

Kesejahteraan Petani Capai Titik Tertinggi

Kabar baik muncul bagi para produsen di lapangan. Nilai Tukar Petani (NTP) Tanaman Pangan melonjak ke angka 112,29 pada April 2026. Indeks harga yang di terima petani padi bahkan menyentuh rekor 145,37, level tertinggi sepanjang tahun ini.

Keuntungan ini di raih berkat skema Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang ideal. Strategi pemerintah cukup lugas:

  • Subsidi Pupuk: Menurunkan biaya produksi saat negara lain kesulitan pasokan.

  • Ruang Laba: Memberikan margin keuntungan yang cukup bagi petani agar produksi terus berjalan.

  • Stabilitas Konsumen: Menjaga harga di pasar tetap terjangkau tanpa mengorbankan kesejahteraan desa.

Rincian Data Inflasi April 2026

Berdasarkan laporan BPS, inflasi bulanan berada di angka 0,13%. Secara kumulatif tahun kalender (year to date), inflasi telah mencapai 2,06%.

Baca Juga :  10 Kafe View Merapi di Jogja 2026 yang Paling Nyaman
Indikator Capaian April 2026
Inflasi Tahunan (YoY) 2,42%
Inflasi Bulanan (MtM) 0,13%
Inflasi Kelompok Pangan 3,06%
Pemicu Utama Lainnya Emas Perhiasan, Tiket Pesawat, BBM

Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya justru mencatatkan inflasi tinggi sebesar 11,43%, yang di dorong oleh meroketnya harga emas perhiasan. Bagi masyarakat, tren ini menandakan bahwa meski harga pangan pokok stabil, biaya gaya hidup dan instrumen investasi fisik sedang mengalami tekanan harga yang signifikan.

Langkah praktis bagi konsumen adalah tetap memantau ketersediaan stok pangan lokal. Pemerintah memastikan stok beras saat ini dalam kondisi surplus, sehingga kekhawatiran akan kelangkaan di pastikan tidak relevan dengan kondisi lapangan saat ini. ***

Berita Terkait

2 Pilihan Passive Income Digital Selain Deposito dan Properti
Strategi Investasi Saham Online yang Aman untuk Pemula
4 Tips Finansial Generasi Sandwich Bebas Beban Ganda
Google Kucurkan Rp 1,3 Triliun ke A24 Guna Riset AI Film
Revisi UU Hak Cipta Bakal Atur Royalti Karya Jurnalistik
Cara Dapat Jersey Eksklusif di MyPertamina Pesta Bola
Cara Cek Info Pemadaman Listrik PLN Hari Ini Lewat HP
Anggaran Kemendiktisaintek 2027 Naik Rp82 Triliun, Ini Fokusnya
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:08 WIB

2 Pilihan Passive Income Digital Selain Deposito dan Properti

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:06 WIB

Strategi Investasi Saham Online yang Aman untuk Pemula

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:04 WIB

4 Tips Finansial Generasi Sandwich Bebas Beban Ganda

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:24 WIB

Google Kucurkan Rp 1,3 Triliun ke A24 Guna Riset AI Film

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:23 WIB

Revisi UU Hak Cipta Bakal Atur Royalti Karya Jurnalistik

Berita Terbaru

Gelombang Panas Prancis Pecahkan Rekor 1947, 40 Orang Tewas (Foto: SIMON WOHLFAHRT/AFP/liputan6)

Internasional

Gelombang Panas Prancis Pecahkan Rekor 1947, 40 Orang Tewas

Rabu, 24 Jun 2026 - 13:07 WIB

Lee Joon-gi Pertimbangkan Jadi Antagonis di Film Dochabi (Foto: Instagram/actor_jg/medcom)

Showbiz

Lee Joon-gi Pertimbangkan Jadi Antagonis di Film Dochabi

Rabu, 24 Jun 2026 - 12:07 WIB