Harapan Baru Nelayan, Monadi dan PT KMH Lepas Ribuan Benih Ikan di Danau Kerinci

- Jurnalis

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:59 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Harapan Baru Nelayan, Monadi dan PT KMH Lepas Ribuan Benih Ikan di Danau Kerinci

Harapan Baru Nelayan, Monadi dan PT KMH Lepas Ribuan Benih Ikan di Danau Kerinci

Kabarinaja, Kerinci – Danau Kerinci bukan sekadar pemandangan indah yang memanjakan mata, melainkan jantung kehidupan bagi ribuan nelayan di sekitarnya. Namun, populasi ikan asli yang kian menyusut menjadi ancaman nyata bagi dapur warga. Menjawab tantangan ini, tokoh masyarakat Monadi bersama PT Kerinci Merangin Hidro (KMH) turun tangan langsung melakukan aksi penebaran benih ikan endemik.

Langkah ini diambil untuk memastikan keseimbangan alam tetap terjaga sekaligus memberikan suntikan semangat bagi para nelayan tradisional yang menggantungkan hidup dari hasil danau.

Penebaran benih kali ini berfokus pada jenis ikan endemik atau ikan asli setempat. Mengapa harus ikan endemik? Karena spesies asli memiliki daya adaptasi yang jauh lebih kuat terhadap suhu dan kualitas air Danau Kerinci dibandingkan ikan dari luar daerah.

Monadi menjelaskan bahwa keberadaan ikan endemik sangat vital untuk menjaga rantai makanan tetap stabil. Tanpa campur tangan manusia untuk melakukan restocking atau pengisian kembali, populasi ikan asli dikhawatirkan akan kalah bersaing dengan spesies invasif yang tidak sengaja terbawa ke perairan ini.

Baca Juga :  Luhah Rio Jayo Sungai Penuh Menggelar Ritual Penurunan dan Penyucian Benda Pusaka

Kehadiran PT KMH dalam inisiatif ini membuktikan bahwa pelestarian lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Melalui program kepedulian lingkungan, perusahaan ini mendukung penuh langkah Monadi dalam mengembalikan kejayaan hayati Danau Kerinci.

Kolaborasi semacam ini sangat dibutuhkan. Pemerintah daerah dan tokoh masyarakat menyediakan visi serta pemetaan wilayah, sementara sektor swasta memberikan dukungan sumber daya untuk eksekusi di lapangan. Hasilnya adalah dampak nyata yang bisa langsung dirasakan oleh masyarakat sekitar.

Dampak dari penebaran benih ini memang tidak instan, namun dalam beberapa bulan ke depan, ribuan ikan tersebut akan tumbuh besar dan siap panen. Hal ini diprediksi akan meningkatkan pendapatan nelayan yang selama ini mengeluhkan sulitnya mendapatkan tangkapan yang melimpah.

Baca Juga :  Proyek Tanggul dan Normalisasi Sungai Batang Merao Dikebut, Warga Harap Banjir Segera Teratasi

“Kita ingin danau ini kembali produktif. Ikan melimpah, nelayan sejahtera, dan anak cucu kita masih bisa menikmati hasil alam asli daerahnya sendiri,” ungkap Monadi di sela-sela kegiatan.

Agar benih yang sudah ditebar dapat tumbuh maksimal, masyarakat perlu memperhatikan beberapa hal berikut:

  • Hindari Penggunaan Alat Tangkap Ilegal: Penggunaan setrum atau racun ikan sangat dilarang karena dapat membunuh benih ikan yang baru dilepaskan.

  • Kurangi Pencemaran Air: Sampah rumah tangga dan limbah plastik yang masuk ke danau dapat menurunkan kualitas air dan menghambat pertumbuhan ikan.

  • Lapor Jika Ada Penangkapan Berlebihan: Mengatur musim tangkap secara mandiri antar sesama nelayan bisa membantu menjaga stok ikan tetap stabil sepanjang tahun.

 

Berita Terkait

Kisah Pilu Mantan PMI, 48 Pohon Karet yang Ditanam Bertahun-tahun Ditebang
Kemarau Panjang Picu 5 Hektare Lahan Jagung di Kota Jambi Gagal Panen
Ratusan Warga Zona Merah Blokir Akses Menuju Stasiun Pompa 3 Pertamina
Kabut Asap di Jambi Jadi Perhatian, Kasus ISPA Tembus 11.283
Harga Sayuran di Jambi Naik Akibat Kemarau Panjang
10 Hektare Lahan Karhutla di Kumpeh Ulu Berhasil Dipadamkan
362 Anak di Kota Jambi Terdeteksi Stunting, Alam Barajo Tertinggi
Kualitas Udara Muaro Jambi Memburuk, ISPU Capai 325
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 11:55 WIB

Kisah Pilu Mantan PMI, 48 Pohon Karet yang Ditanam Bertahun-tahun Ditebang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:15 WIB

Kemarau Panjang Picu 5 Hektare Lahan Jagung di Kota Jambi Gagal Panen

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:22 WIB

Ratusan Warga Zona Merah Blokir Akses Menuju Stasiun Pompa 3 Pertamina

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Kabut Asap di Jambi Jadi Perhatian, Kasus ISPA Tembus 11.283

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:05 WIB

Harga Sayuran di Jambi Naik Akibat Kemarau Panjang

Berita Terbaru

Dana Operasional SPPG Tersendat, Ini 3 Penyebabnya (Foto:  Pemkab Lumajang/rri)

Nasional

Dana Operasional SPPG Tersendat, Ini 3 Penyebabnya

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:13 WIB

 Angga Sasongko Soroti Insentif Pajak Ekonomi Kreatif (Foto: Medcom/Rafi)

Ekonomi

Angga Sasongko Soroti Insentif Pajak Ekonomi Kreatif

Sabtu, 24 Okt 2026 - 06:19 WIB

5 Tanaman Hias Berwarna Cerah untuk Rumah yang Minim Nyamuk

Kesehatan

5 Tanaman Hias Berwarna Cerah untuk Rumah yang Minim Nyamuk

Jumat, 23 Okt 2026 - 17:04 WIB