Kabarinaja.id – Lisa BLACKPINK mengungkap pernah menjalin hubungan asmara secara diam-diam ketika masih muda. Pengakuan tersebut muncul dalam film dokumenter terbarunya, Always LALISA, yang membahas kehidupan pribadi dan perjalanan kariernya sebagai idola K-Pop.
Dalam dokumenter itu, Lisa juga menjelaskan alasan di balik keputusannya menyembunyikan hubungan tersebut. Ia menyadari bahwa kehidupan percintaan seorang idola dapat menimbulkan persoalan bagi dirinya maupun grup yang menaungi kariernya.
Menjaga Nama BLACKPINK
Bagi Lisa, keputusan untuk tidak membuka hubungan asmara kepada publik berkaitan dengan tanggung jawabnya sebagai anggota BLACKPINK. Ia memahami bahwa kabar mengenai hubungan romantis seorang idola dapat memengaruhi popularitas individu dan citra grup.
Karena itu, Lisa memilih menjaga kehidupan pribadinya dari sorotan. Ia tidak ingin kisah percintaan menjadi sumber persoalan yang mengganggu pencapaian BLACKPINK.
Pengakuan tersebut memperlihatkan bagaimana kehidupan seorang bintang K-Pop tidak selalu berjalan bebas dari tuntutan industri. Di tengah perhatian penggemar dan publik, hubungan pribadi pun dapat menjadi bagian dari hal yang harus dikelola secara hati-hati.
Kisah Cinta Menjadi Inspirasi Lagu
Pengalaman tersebut ternyata juga memiliki kaitan dengan karya musik Lisa. Kenangan dari hubungan rahasia yang pernah dijalaninya menjadi salah satu sumber inspirasi untuk lagu berjudul “Dream”.
Lagu itu terdapat dalam album Alter Ego, yang menjadi bagian dari perjalanan musik solonya. Dengan demikian, pengalaman pribadi yang dahulu ia simpan sendiri turut menemukan ruang melalui karya yang dibagikan kepada pendengar.
Lisa tidak menjelaskan seluruh detail hubungan yang pernah dijalaninya. Namun, pengakuan dalam Always LALISA memberikan gambaran mengenai sisi personal seorang artis yang selama ini lebih banyak dikenal melalui penampilan panggung dan aktivitas grup.
Pengakuan dari Sisi Personal
Dokumenter Always LALISA menjadi ruang bagi Lisa untuk membicarakan pengalaman yang berkaitan dengan kehidupan pribadinya. Kisah tersebut juga menunjukkan bahwa perjalanan seorang idola tidak hanya dibentuk oleh keberhasilan di industri hiburan.
Bagi Lisa, menjaga nama BLACKPINK tetap menjadi pertimbangan ketika menjalani kehidupan di luar panggung. Pengalaman itu kemudian menjadi bagian dari cerita yang ia ungkapkan melalui dokumenter dan musik solonya. (Wd/*)










