Rekrutmen PPPK Sekolah Rakyat 2026 Dibuka, Simak Formasi dan Syarat Lengkapnya

- Jurnalis

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:06 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kabarinaja.id – Kementerian Sosial (Kemensos) resmi membuka seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk Program Sekolah Rakyat Tahun 2026. Rekrutmen ini menyediakan total 8.180 formasi yang di tujukan untuk guru dan tenaga kependidikan (tendik) di berbagai daerah.

Pendaftaran di lakukan secara daring melalui portal SSCASN milik Badan Kepegawaian Negara (BKN). Seluruh pelamar yang memenuhi syarat akan mengikuti tahapan seleksi administrasi hingga ujian berbasis Computer Assisted Test (CAT).

Program Sekolah Rakyat menjadi salah satu upaya pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui penambahan tenaga pendidik dan kependidikan.

Total 8.180 Formasi Tersedia

Dalam rekrutmen tahun ini, pemerintah mengalokasikan ribuan formasi yang terbagi untuk dua kelompok jabatan.

Sebanyak 3.053 formasi di sediakan untuk PPPK Guru, sementara 5.127 formasi lainnya di peruntukkan bagi tenaga kependidikan.

Tenaga kependidikan yang dinbutuhkan mencakup berbagai posisi strategis seperti wali asrama, operator sekolah, tenaga administrasi, hingga pengelola keuangan yang akan mendukung operasional Sekolah Rakyat.

Syarat Umum Pendaftaran

Pelamar yang ingin mengikuti seleksi PPPK Sekolah Rakyat 2026 wajib memenuhi sejumlah persyaratan umum yang telah di tetapkan pemerintah.

Baca Juga :  Iuran BPJS Kesehatan September 2026 Masih Segini

Persyaratan tersebut meliputi:

Warga Negara Indonesia (WNI)

Berusia minimal 20 tahun dan maksimal 45 tahun

Tidak pernah di pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap selama dua tahun atau lebih

Tidak berstatus sebagai ASN, anggota TNI, maupun anggota Polri

Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik

Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai jabatan yang di lamar

Sehat jasmani dan rohani

Memiliki Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)

Persyaratan ini menjadi dasar untuk memastikan peserta yang mengikuti seleksi memenuhi standar yang di butuhkan dalam lingkungan pendidikan.

Syarat Khusus yang Harus Di penuhi

Selain syarat umum, pelamar juga di wajibkan memenuhi beberapa ketentuan khusus.

Untuk lulusan D3, D4, maupun S1, nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal yang dipersyaratkan adalah 3,00.

Pelamar juga harus bersedia di tempatkan di lingkungan Sekolah Rakyat dan tinggal di sekitar lokasi penugasan. Bahkan, pemerintah memprioritaskan tenaga pendidik maupun tenaga kependidikan untuk tinggal di asrama yang telah di sediakan.

Bagi pelamar formasi guru, wajib melampirkan surat izin mengikuti seleksi PPPK Jabatan Fungsional Guru pada Sekolah Rakyat.

Untuk guru yang saat ini mengajar di sekolah negeri, surat izin harus di tandatangani pejabat administrator yang membidangi kepegawaian pada Dinas Pendidikan setempat.

Baca Juga :  Dedi Mulyadi Soroti Penebangan 10 Pohon di Bandung, Minta ASN Disanksi

Sementara guru yang berasal dari sekolah swasta atau sekolah masyarakat wajib memperoleh surat izin yang di tandatangani oleh ketua yayasan.

Lulusan PPG Harus Terdaftar di Dapodik

Khusus bagi pelamar yang berasal dari Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan atau PPG Calon Guru, terdapat persyaratan tambahan yang harus di penuhi.

Peserta wajib sudah terdata sebagai Guru Non-ASN dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Ketentuan ini menjadi salah satu syarat administrasi yang akan di verifikasi saat proses seleksi berlangsung.

Peluang Karier di Sektor Pendidikan

Pembukaan ribuan formasi PPPK Sekolah Rakyat menjadi kesempatan besar bagi lulusan perguruan tinggi yang ingin berkarier di bidang pendidikan. Selain memperoleh status ASN PPPK, peserta yang di nyatakan lulus juga berhak menerima gaji pokok serta berbagai tunjangan sesuai peraturan pemerintah.

Dengan kebutuhan tenaga pendidik dan kependidikan yang terus meningkat, program ini di harapkan mampu mendukung operasional Sekolah Rakyat sekaligus meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.(Tim)

Berita Terkait

Asap Mengganggu Komunikasi, Relawan Karhutla Banjarmasin Butuh Peralatan Tambahan
Dana Operasional SPPG Tersendat, Ini 3 Penyebabnya
Hari Santri 2026, Kemenag Siapkan Lima Program untuk Santri
Hari Santri 2026, Prabowo Soroti Peran Pesantren bagi Bangsa
Ingin Mengetahui Nilai Tanah? Begini Cara Mengeceknya Lewat BHUMI ATR/BPN
Cara Download Kartu Nikah Digital melalui Simkah Kemenag
Meutya Hafid Ajak Anak Seimbangkan Aktivitas Digital
Mulai 2027, Pensiunan Berpeluang Terima Uang Langsung ke Rekening
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:28 WIB

Asap Mengganggu Komunikasi, Relawan Karhutla Banjarmasin Butuh Peralatan Tambahan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Dana Operasional SPPG Tersendat, Ini 3 Penyebabnya

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Hari Santri 2026, Kemenag Siapkan Lima Program untuk Santri

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:06 WIB

Hari Santri 2026, Prabowo Soroti Peran Pesantren bagi Bangsa

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:04 WIB

Ingin Mengetahui Nilai Tanah? Begini Cara Mengeceknya Lewat BHUMI ATR/BPN

Berita Terbaru

Dana Operasional SPPG Tersendat, Ini 3 Penyebabnya (Foto:  Pemkab Lumajang/rri)

Nasional

Dana Operasional SPPG Tersendat, Ini 3 Penyebabnya

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:13 WIB

 Angga Sasongko Soroti Insentif Pajak Ekonomi Kreatif (Foto: Medcom/Rafi)

Ekonomi

Angga Sasongko Soroti Insentif Pajak Ekonomi Kreatif

Sabtu, 24 Okt 2026 - 06:19 WIB

5 Tanaman Hias Berwarna Cerah untuk Rumah yang Minim Nyamuk

Kesehatan

5 Tanaman Hias Berwarna Cerah untuk Rumah yang Minim Nyamuk

Jumat, 23 Okt 2026 - 17:04 WIB