Rupiah Tembus Rp17.600, Menkeu Purbaya Jamin Anggaran Subsidi BBM Aman

- Jurnalis

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:36 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rupiah Tembus Rp17.600, Menkeu Purbaya Jamin Anggaran Subsidi BBM Aman (Foto: Ist)

Rupiah Tembus Rp17.600, Menkeu Purbaya Jamin Anggaran Subsidi BBM Aman (Foto: Ist)

Kabarinaja.id – Masyarakat tidak perlu cemas menghadapi lonjakan kurs dolar AS yang kini menembus angka Rp17.600. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa anggaran subsidi energi, termasuk Bahan Bakar Minyak (BBM), berada dalam posisi aman. Pemerintah sudah mengantisipasi fluktuasi nilai tukar ini dalam perencanaan fiskal terbaru.

Perhitungan beban subsidi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tidak lagi menggunakan proyeksi kurs lama. Formula baru telah di terapkan untuk menjaga ketahanan fiskal.

“Waktu kita hitung rupiahnya bukan seperti asumsi APBN yang sebelumnya,” ujar Purbaya di Kantor Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Senin (18/5).

Kementerian Keuangan sengaja merahasiakan angka pasti kurs acuan yang di gunakan dalam simulasi terbaru. Langkah ini di ambil untuk mencegah spekulasi pasar. Pengumuman angka spesifik di khawatirkan membentuk persepsi keliru bahwa pemerintah menghendaki nilai tukar rupiah melemah ke tingkat tertentu. Purbaya menjamin kalkulasi internal tersebut sudah sangat matang sehingga masyarakat bisa tetap tenang.

Baca Juga :  Harga Emas Perhiasan Hari Ini Turun, Emas 24 Karat Dijual Mulai Rp2,38 Juta per Gram

Respons santai ini sekaligus mempertegas pernyataan Presiden Prabowo Subianto sebelumnya. Presiden sempat berseloroh bahwa pergerakan rupiah belum masuk fase genting selama Menteri Keuangannya masih bisa melempar senyum.

“Kalau saya senyum ekonomi bagus, nanti rupiah juga bagus. Ini senyum,” ucap Purbaya kelakar.

Dampak bagi Pembaca & Langkah Praktis

Fluktuasi mata uang global sering kali memicu kekhawatiran terhadap harga barang pokok di pasar domestik. Kepastian dari otoritas keuangan ini menjadi sinyal positif bahwa harga BBM subsidi tidak akan melonjak dalam waktu dekat.

Baca Juga :  Menkeu Purbaya Optimistis DHE SDA Mampu Perkuat Rupiah

Bagi pelaku usaha dan masyarakat umum, situasi ini menjadi momentum tepat untuk:

  • Mengatur Ulang Anggaran: Fokus pada efisiensi biaya operasional harian.

  • Memantau Investasi: Mengalihkan sebagian aset ke instrumen yang relatif aman dari inflasi (safe haven) seperti emas atau reksa dana pasar uang.

  • Mengurangi Konsumsi Impor: Mengutamakan produk lokal untuk membantu menekan defisit transaksi berjalan negara.

(Wd/*)

Berita Terkait

Mengapa Emas Bisa Menjadi Penyeimbang Portofolio Investasi?
Shopee PayLater Bisa Dicairkan? Ini Risiko dan Pilihannya
Cara Menabung dengan Metode Kakeibo untuk Mengatur Keuangan
Cara Jualan di TikTok Shop agar Produk Lebih Mudah Laku
Cara Mendapatkan Uang dari HP Tanpa Modal, Ini 15 Peluangnya
Ekonomi Indonesia Ditargetkan Tumbuh 6% pada 2027, Ini Strateginya
Cara Pinjam Uang di GoPay, Cek Syarat dan Langkahnya
Cara Menghasilkan Uang dari ZEPETO World
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 11:08 WIB

Mengapa Emas Bisa Menjadi Penyeimbang Portofolio Investasi?

Minggu, 13 September 2026 - 13:52 WIB

Shopee PayLater Bisa Dicairkan? Ini Risiko dan Pilihannya

Minggu, 6 September 2026 - 13:07 WIB

Cara Menabung dengan Metode Kakeibo untuk Mengatur Keuangan

Sabtu, 5 September 2026 - 17:06 WIB

Cara Jualan di TikTok Shop agar Produk Lebih Mudah Laku

Sabtu, 5 September 2026 - 15:02 WIB

Cara Mendapatkan Uang dari HP Tanpa Modal, Ini 15 Peluangnya

Berita Terbaru

Ilustrasi. 5 Kebiasaan Sepele yang Bisa Merusak Layar HP Lipat (Foto: medcom)

Gadget

5 Kebiasaan Sepele yang Bisa Merusak Layar HP Lipat

Jumat, 9 Okt 2026 - 09:09 WIB