Perfect Crown Tamat dengan Rating Tinggi Meski Tuai Kontroversi

- Jurnalis

Senin, 18 Mei 2026 - 07:14 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kabarinaja.idDrama Korea Perfect Crown resmi berakhir dengan penayangannya mencapai rating yang mengesankan. Serial yang di bintangi IU dan Byeon Woo Seok itu mencetak rekor rating tertinggi sepanjang penayangan meski sempat di hujani kritik terkait dugaan distorsi sejarah.

Berdasarkan data Nielsen Korea, episode terakhir yang tayang pada Sabtu, 16 Mei 2026, berhasil meraih rating nasional rata-rata 13,8 persen. Angka tersebut membuat Perfect Crown menjadi program televisi paling banyak di tonton pada hari itu.

Kesuksesan drama ini datang di tengah perdebatan panas di kalangan penonton Korea Selatan. Kritik bermunculan setelah adegan penobatan tokoh utama di anggap tidak sesuai dengan fakta sejarah era monarki Korea.

Adegan Penobatan Jadi Sorotan Penonton

Kontroversi mulai ramai di bahas usai episode penobatan Pangeran I-an yang di perankan Byeon Woo Seok tayang. Penonton menilai ada sejumlah detail penting yang kurang akurat, terutama terkait simbol kerajaan dan tata protokol istana.

Salah satu yang paling banyak di perdebatkan adalah penggunaan seruan “Cheonse” dalam adegan tersebut. Dalam drama, para pejabat istana terdengar mengucapkan kata itu sebagai doa panjang umur untuk sang pangeran.

Baca Juga :  7 Rekomendasi Drakor Fashion yang Kasih Inspirasi OOTD Stylish dan Berkelas

Namun, sejumlah pencinta sejarah Korea menilai istilah tersebut kurang tepat di gunakan dalam konteks kerajaan yang di gambarkan sebagai monarki independen. Mereka berpendapat seruan “Manse” lebih sesuai karena secara historis identik dengan kekuasaan kekaisaran yang berdaulat penuh.

Perdebatan makin meluas di media sosial Korea. Banyak netizen menganggap detail kecil seperti dialog kerajaan tetap penting, terutama karena drama berlatar istana sering menjadi referensi budaya populer bagi penonton internasional.

Mahkota Kerajaan Ikut Di permasalahkan

Tak hanya dialog, kostum yang digunakan karakter utama juga menuai kritik. Penonton menyoroti mahkota tradisional atau myeollyugwan yang di kenakan Pangeran I-an dalam prosesi penobatan.

Dalam drama tersebut, karakter Byeon Woo Seok terlihat memakai mahkota dengan sembilan untaian manik-manik di bagian depan dan belakang. Model itu dikenal sebagai guryu myeollyugwan yang umum di gunakan pada masa Dinasti Joseon.

Padahal, banyak penonton menilai drama ini menggambarkan kerajaan independen yang seharusnya menggunakan sibi myeollyugwan, yakni mahkota dengan 12 untaian manik-manik sebagai simbol kekaisaran merdeka.

Perdebatan mengenai atribut kerajaan ini membuat nama Perfect Crown terus menjadi pembahasan hangat di forum daring dan komunitas pecinta drama Korea selama beberapa hari terakhir.

Baca Juga :  9 Drama Korea Peraih Daesang Terbaik yang Wajib Ditonton

Tim Produksi Sampaikan Permintaan Maaf

Menanggapi kritik yang terus berkembang, tim produksi akhirnya merilis permintaan maaf resmi pada hari penayangan episode terakhir. Mereka mengakui adanya kekurangan dalam proses riset sejarah selama produksi drama berlangsung.

“Kami dengan tulus meminta maaf kepada para penonton yang telah mendukung drama ini dengan penuh cinta karena telah menimbulkan kekhawatiran terkait latar fiksi dan keakuratan sejarah dalam serial ini,” ujar tim produksi.

Pihak produksi juga menyatakan akan melakukan revisi pada bagian audio dan teks terjemahan yang di anggap bermasalah. Perubahan itu nantinya di terapkan untuk versi siaran ulang, layanan video-on-demand, hingga platform streaming legal.

Kontroversi sejarah sebenarnya bukan hal baru dalam industri drama Korea. Beberapa serial bertema kerajaan sebelumnya juga pernah menuai kritik serupa karena dianggap kurang akurat dalam menggambarkan budaya dan simbol sejarah Korea.

Meski begitu, Perfect Crown tetap berhasil mempertahankan popularitasnya hingga episode terakhir. Chemistry antara IU dan Byeon Woo Seok menjadi salah satu faktor yang membuat drama ini terus di bicarakan, baik oleh penggemar domestik maupun penonton internasional.(Tim)

Berita Terkait

Kasus Hafalan Alquran di The Sounds Project Masuk Babak Baru
Frozen 3 Makin Dekat, Josh Gad Sebut Filmnya Paling Lucu
Drakor Adaptasi Webtoon 2026 Raih Rating Tinggi
J-Rocks Rilis Merdeka, Lagu Nasionalisme Penuh Semangat
Cristiano Ronaldo Resmi Menikahi Georgina Setelah Satu Dekade
KOTAK Buka Babak Baru sebagai Band Indie Lewat YOLO
Ha Young Terseret Sejarah Keluarga, Agensi Akhirnya Minta Maaf
Grup vokal No Na HITC Los Angeles 2026 Bawa Budaya Indonesia
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:07 WIB

Kasus Hafalan Alquran di The Sounds Project Masuk Babak Baru

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:55 WIB

Drakor Adaptasi Webtoon 2026 Raih Rating Tinggi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:02 WIB

J-Rocks Rilis Merdeka, Lagu Nasionalisme Penuh Semangat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:33 WIB

Cristiano Ronaldo Resmi Menikahi Georgina Setelah Satu Dekade

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:30 WIB

KOTAK Buka Babak Baru sebagai Band Indie Lewat YOLO

Berita Terbaru

ChatGPT Work Bantu UMKM Kerja Lebih Efisien (Foto: ChatGPT )

Teknologi

3 Cara ChatGPT Work Bantu UMKM Kerja Lebih Efisien

Jumat, 14 Agu 2026 - 16:06 WIB

Kasus Hafalan Alquran di The Sounds Project Masuk Babak Baru (Foto: Instagram/medcom)

Showbiz

Kasus Hafalan Alquran di The Sounds Project Masuk Babak Baru

Jumat, 14 Agu 2026 - 15:07 WIB

City Car Bekas Sekelas Honda Brio yang Layak Dipilih (Foto: Ai)

Otomotif

City Car Bekas Sekelas Honda Brio yang Layak Dipilih

Jumat, 14 Agu 2026 - 14:05 WIB

Presiden Prabowo Subianto saat meninjau dan meresmikan peluncuran Motor Listrik Nasional Beserta Ekosistem Pendukungnya (Foto: Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden)

Nasional

Prabowo Siapkan Kredit Murah untuk Motor Listrik Nasional

Jumat, 14 Agu 2026 - 12:37 WIB