Chip Mulai Langka, Harga HP Diprediksi Naik

- Jurnalis

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:37 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kabarinaja.id – Dengan adanya kelangkaan chip memori mulai memberi tekanan besar pada industri elektronik global. Dampaknya bukan cuma di rasakan produsen komputer dan ponsel pintar, tetapi juga perangkat rumah tangga yang bergantung pada pasokan semikonduktor.

Sejumlah analis yang di kutip Financial Times memperkirakan harga komponen elektronik bakal naik cukup tajam dalam beberapa waktu ke depan. Kondisi itu berpotensi membuat harga jual perangkat di tingkat konsumen ikut melonjak hingga 20 persen.

Kenaikan harga tersebut muncul di tengah situasi ekonomi global yang belum sepenuhnya stabil. Konsumen kini cenderung lebih berhati-hati saat membeli perangkat baru, terutama jika harga meningkat tanpa dibarengi peningkatan teknologi yang signifikan.

Lembaga riset pasar IDC bahkan memproyeksikan pasar smartphone global berpotensi melemah pada 2026. Dalam skenario pesimistis, penurunan pasar di perkirakan mencapai 5 persen akibat harga perangkat yang semakin mahal dan siklus pergantian ponsel yang makin panjang.

Pasar HP Konvensional Di prediksi Menurun

IDC dalam laporannya pada Desember 2025 menyebutkan pengiriman smartphone konvensional atau non-foldable di perkirakan turun 1,4 persen sepanjang 2026.

Konsumen saat ini di nilai mulai mempertahankan penggunaan ponsel mereka lebih lama dibanding beberapa tahun sebelumnya. Faktor harga, daya tahan perangkat, hingga pembaruan sistem operasi yang semakin panjang membuat masyarakat tidak terburu-buru mengganti HP.

Situasi itu menjadi tantangan baru bagi produsen smartphone. Persaingan spesifikasi di nilai mulai mencapai titik jenuh, sehingga vendor membutuhkan inovasi yang benar-benar berbeda agar pasar kembali bergairah.

Baca Juga :  IHSG Anjlok ke Level 6.821 Saat Rupiah Tembus Rp17.505

Di tengah tren perlambatan tersebut, kategori smartphone lipat justru di prediksi mengalami lonjakan besar.

HP Lipat Jadi Andalan Baru Industri Smartphone

IDC memperkirakan pasar HP lipat tumbuh hingga 29,7 persen pada 2026. Pertumbuhan itu jauh lebih tinggi di banding proyeksi sebelumnya yang hanya berada di kisaran 6 persen.

Dorongan terbesar datang dari kemunculan perangkat baru yang di nilai mampu menarik perhatian pasar premium global. Salah satunya adalah rencana peluncuran iPhone lipat pertama dari Apple yang sudah lama dinantikan penggemar teknologi.

Di sisi lain, Samsung di sebut akan memperkenalkan Galaxy Z TriFold, perangkat lipat tiga yang di proyeksikan membuka babak baru inovasi smartphone.

Direktur Riset Senior IDC, Nabila Popal, menilai tahun 2026 akan menjadi momentum penting bagi perkembangan kategori HP lipat.

Menurutnya, Samsung berpotensi memperluas pasar foldable secara global lewat inovasi perangkat lipat tiga. Ia juga menyebut Huawei dengan HarmonyOS Next di prediksi mencatat pertumbuhan pengiriman hampir dua kali lipat di banding tahun sebelumnya.

Apple Di sebut Bisa Ubah Peta Persaingan

Masuknya Apple ke pasar foldable diyakini bakal menjadi titik balik industri smartphone premium. IDC menyebut Apple memiliki pengaruh besar dalam mendorong adopsi teknologi baru ke pasar massal.

Baca Juga :  Riset Terbaru Ungkap AI Bisa “Panik” Saat Diberi Tugas Sulit

VP perangkat klien IDC, Francisco Jeronimo, mengatakan kehadiran iPhone lipat dapat mempercepat popularitas perangkat foldable di pasar global.

Ia menilai HP lipat memang masih akan menjadi segmen khusus dari sisi volume penjualan. Namun, kategori ini di anggap sangat penting karena memiliki harga jual rata-rata jauh lebih tinggi di banding smartphone biasa.

Bagi produsen, perangkat foldable menjadi sumber nilai baru di tengah perlambatan pertumbuhan pasar smartphone konvensional.

Android Masih Dominasi Pasar Foldable

IDC memperkirakan Android tetap akan menjadi sistem operasi terbesar di pasar HP lipat pada 2026 dengan pangsa sekitar 61 persen.

Sementara Apple di prediksi langsung merebut 22 persen pasar setelah masuk ke kategori foldable. Adapun HarmonyOS Next milik Huawei di perkirakan menguasai sekitar 17 persen.

Dalam jangka panjang, IDC memproyeksikan kategori HP lipat akan tumbuh dengan rata-rata tahunan mencapai 17 persen hingga 2029. Sebaliknya, pasar smartphone konvensional di perkirakan tumbuh kurang dari 1 persen.

Kondisi tersebut menunjukkan industri smartphone mulai bergerak menuju fase baru yang lebih mengandalkan inovasi desain dan pengalaman penggunaan di banding sekadar peningkatan spesifikasi hardware.

Meski begitu, seluruh proyeksi tersebut masih dapat berubah mengikuti dinamika ekonomi global, kondisi rantai pasok chip, hingga respons konsumen terhadap harga perangkat di masa mendatang.(Tim)

Berita Terkait

Teknologi CGI Mengubah Film Modern, Begini Cara Efek Visual Dibuat
Tren Global 2026 Berubah Drastis, AI Otonom hingga Gaya Hidup Autentik Makin Dominan
SAP Autonomous Enterprise AI Terinspirasi Evolusi GTA
AI Dimanfaatkan Peretas, Strategi Serangan Siber Berubah Drastis
Internet Tercepat dan Terlambat di Dunia, Ini Daftar Negaranya
Tak Perlu Mulai dari Nol, Begini Cara Memindahkan Memori ChatGPT ke Claude
Privasi AI Terancam, Chat Claude Sempat Muncul di Google
Masih Cas HP Seperti Ini? Kebiasaan yang Dianggap Benar Ternyata Keliru
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:19 WIB

Teknologi CGI Mengubah Film Modern, Begini Cara Efek Visual Dibuat

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:01 WIB

Tren Global 2026 Berubah Drastis, AI Otonom hingga Gaya Hidup Autentik Makin Dominan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:28 WIB

SAP Autonomous Enterprise AI Terinspirasi Evolusi GTA

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:05 WIB

AI Dimanfaatkan Peretas, Strategi Serangan Siber Berubah Drastis

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:11 WIB

Internet Tercepat dan Terlambat di Dunia, Ini Daftar Negaranya

Berita Terbaru

Untuk Para Pemuda, Single Baru Orkez Bang Madun

Showbiz

Untuk Para Pemuda, Single Baru Orkez Bang Madun

Jumat, 7 Agu 2026 - 21:21 WIB

Kebakaran Gunung Bromo Meluas, 120 Hektare Terbakar (Foto: Dok. BPBD Jatim/kompas)

Nasional

Kebakaran Gunung Bromo Meluas, 120 Hektare Terbakar

Jumat, 7 Agu 2026 - 12:05 WIB