Valuasi Arsenal Tembus Rp101 Triliun, Ancam Dominasi Duo Manchester

- Jurnalis

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:19 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Valuasi Arsenal Tembus Rp101 Triliun, Ancam Dominasi Duo Manchester (Foto: Jaimi Joy/REUTERS/kumparan)

Valuasi Arsenal Tembus Rp101 Triliun, Ancam Dominasi Duo Manchester (Foto: Jaimi Joy/REUTERS/kumparan)

Kabarinaja.id – Arsenal mencatat lonjakan nilai perusahaan yang signifikan dalam laporan terbaru Football Benchmark. Juara Premier League ini kini menembus posisi kelima dalam jajaran klub paling bernilai di Eropa, memperkecil jarak finansial dengan Manchester United dan Manchester City.

Riset Bloomberg menunjukkan angka valuasi rival sekota Tottenham Hotspur ini meroket 23 persen di bandingkan periode sebelumnya. Angkanya kini menyentuh 4,9 miliar euro atau setara USD 5,7 miliar (sekitar Rp101,87 triliun dengan kurs Rp17.872). Pencapaian tersebut mendongkrak posisi Meriam London naik dua peringkat, tepat di bawah duo Manchester.

Kalkulasi ini menggunakan basis data keuangan musim 2024/2025. Skuad asuhan Mikel Arteta berpotensi meraup pendapatan lebih masif mengingat mereka baru saja mengunci gelar juara Liga Inggris pekan lalu piala pertama setelah puasa 22 tahun. Suntikan dana segar di proyeksikan kembali bertambah lewat laga final Liga Champions pada Sabtu, 30 Mei 2026.

Pergeseran Peta Kekuatan Finansial Eropa

Klub milik Stan Kroenke ini menempel ketat Manchester United yang mengantongi valuasi 5,1 miliar euro. Sejarah baru tercipta karena Setan Merah terlempar dari posisi tiga besar untuk pertama kalinya sejak sistem peringkat ini di rilis pada 2016.

Baca Juga :  Film Bioskop Terbaru Pekan Ini, Ini Jadwal Tayangnya

Posisi puncak masih di kuasai Real Madrid dengan nilai valuasi 7,7 miliar euro setelah mengalami pertumbuhan di atas 20 persen. Los Blancos meninggalkan Barcelona yang tertahan di angka 5,9 miliar euro, mempertegas jurang finansial yang melebar di kompetisi La Liga.

Secara global, Premier League mendominasi pasar dengan mengirimkan sembilan perwakilan dalam daftar 32 besar Eropa. Serie A Italia mengekor di tempat kedua dengan tujuh klub. Beberapa nama baru yang berhasil menembus daftar elite ini meliputi Newcastle United, Galatasaray, Feyenoord, dan LOSC Lille.

Komparasi Performa Finansial Klub Teratas Eropa

Nama Klub Valuasi (Euro) Pertumbuhan Dekade Terakhir Pendapatan per Kursi Stadion
Real Madrid 7,7 Miliar Di atas 20% (tahunan) –
Barcelona 5,9 Miliar Tertinggal dari Madrid –
Manchester United 5,1 Miliar Tren Menurun (Keluar 3 Besar) –
Arsenal 4,9 Miliar Hampir 300% 101 Euro
Paris Saint-Germain Posisi ke-8 Di atas 400% 147 Euro

Sektor komersial dan lini pendapatan sekunder menjadi mesin utama penggerak nilai jual Arsenal. Komposisi harga pasar skuad mereka juga terkerek naik sebesar 246 juta euro. Dalam sepuluh tahun terakhir, valuasi total klub London Utara ini melesat hampir 300 persen, melampaui akselerasi Real Madrid.

Baca Juga :  Ranking FIFA Indonesia 2026 Meroket, Garuda Catat Posisi Tertinggi Sejak 2006

Tantangan dari Paris dan Kemunduran Chelsea

Akselerasi jangka panjang Arsenal sebenarnya masih berada di bawah bayang-bayang Paris Saint-Germain (PSG). Sokongan dana dari Qatar Sports Investments dan Arctos Partners membuat pertumbuhan PSG menembus angka 400 persen. Menariknya, PSG akan menjadi batu sandungan terakhir Arsenal di final Liga Champions lusa.

PSG bertengger di peringkat kedelapan meski kapasitas Stadion Parc des Princes hanya menampung 48 ribu penonton. Les Parisiens sangat efisien dengan menghasilkan rata-rata 147 euro per kursi, mengungguli Arsenal yang mencatat 101 euro per tempat duduk.

“Pertumbuhan Arsenal sangat masif dalam beberapa tahun terakhir, baik dari aspek pemasukan maupun nilai pasar pemain,” ujar Andrea Sartori, Chief Executive Officer Football Benchmark. Manajemen keuangan yang ketat dari Stan Kroenke yang juga mengelola Los Angeles Rams di NFL menjadi faktor kunci efisiensi biaya klub.

Kondisi sebaliknya menimpa Chelsea. Valuasi rival sekota Arsenal ini tertahan di angka 3 miliar euro akibat profitabilitas yang lemah dalam beberapa musim terakhir. Sartori menambahkan bahwa prospek pertumbuhan jangka pendek untuk kubu Stamford Bridge berada dalam posisi yang sulit. (Wd/*)

Berita Terkait

Erick Thohir Buka Opsi Potong Poin Klub Imbas Kekerasan Suporter
Cara Beli Tiket MotoGP Mandalika 2026 dan Daftar Harga Tiket Resmi
Kualifikasi Piala Dunia 2030 Dimulai 2027
Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Berapa Hadiah untuk Indonesia?
Seragam Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Motif Wastra Nusantara
Jenis Pilates dan Manfaatnya, Mana yang Cocok untuk Pemula?
Cristiano Ronaldo Resmi Menikahi Georgina Setelah Satu Dekade
UEFA Kehilangan Kepercayaan, Gianni Infantino Didesak Tinggalkan Kursi Presiden FIFA
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:03 WIB

Erick Thohir Buka Opsi Potong Poin Klub Imbas Kekerasan Suporter

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:03 WIB

Cara Beli Tiket MotoGP Mandalika 2026 dan Daftar Harga Tiket Resmi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:54 WIB

Kualifikasi Piala Dunia 2030 Dimulai 2027

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:02 WIB

Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Berapa Hadiah untuk Indonesia?

Kamis, 3 September 2026 - 18:05 WIB

Seragam Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Motif Wastra Nusantara

Berita Terbaru

Dana Operasional SPPG Tersendat, Ini 3 Penyebabnya (Foto:  Pemkab Lumajang/rri)

Nasional

Dana Operasional SPPG Tersendat, Ini 3 Penyebabnya

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:13 WIB

 Angga Sasongko Soroti Insentif Pajak Ekonomi Kreatif (Foto: Medcom/Rafi)

Ekonomi

Angga Sasongko Soroti Insentif Pajak Ekonomi Kreatif

Sabtu, 24 Okt 2026 - 06:19 WIB

5 Tanaman Hias Berwarna Cerah untuk Rumah yang Minim Nyamuk

Kesehatan

5 Tanaman Hias Berwarna Cerah untuk Rumah yang Minim Nyamuk

Jumat, 23 Okt 2026 - 17:04 WIB