ChatGPT Dipakai 800 Juta Orang, OpenAI Ungkap Kebiasaan Pengguna AI

- Jurnalis

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:08 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kabarinaja.id– OpenAI mengungkap perkembangan terbaru penggunaan ChatGPT yang kini mampu merespons sekitar 29.000 pesan setiap detik. Angka tersebut menunjukkan tingginya aktivitas pengguna AI generatif di seluruh dunia dalam beberapa waktu terakhir.

Perusahaan AI asal Amerika Serikat itu juga menyebut jumlah pengguna aktif ChatGPT telah mencapai sekitar 800 juta orang setiap pekan. Kehadiran chatbot berbasis kecerdasan buatan ini kini tak lagi sekadar alat pencari informasi, tetapi mulai di gunakan untuk membantu berbagai kebutuhan harian.

Mulai dari menyusun jadwal perjalanan, mencari rekomendasi produk, membantu tugas sekolah, hingga memilih bahan makanan terbaik di supermarket, semuanya kini bisa di lakukan lewat percakapan singkat dengan AI.

Aktivitas Menulis Jadi Penggunaan Paling Dominan

Data OpenAI menunjukkan sebagian besar percakapan pengguna berkaitan dengan pencarian informasi, panduan praktis, dan kebutuhan menulis. Sekitar tiga perempat interaksi pengguna masuk dalam kategori tersebut.

Di lingkungan kerja, ChatGPT ternyata lebih sering di manfaatkan untuk menyunting tulisan di banding membuat artikel baru sepenuhnya. Banyak pengguna memakai AI untuk memperbaiki struktur kalimat, mengecek tata bahasa, hingga merapikan dokumen agar lebih profesional dan mudah di pahami.

Baca Juga :  GoTo Siapkan Rp 3,5 Triliun untuk Buyback Saham Tahun Ini

Fenomena ini memperlihatkan bahwa AI mulai berfungsi sebagai “asisten digital” dalam aktivitas produktivitas sehari-hari. Pengguna tidak selalu meminta ChatGPT membuat sesuatu dari nol, melainkan membantu menyempurnakan pekerjaan yang sudah ada.

Perkembangan tersebut juga memperlihatkan perubahan pola kerja modern. Banyak perusahaan kini mulai terbiasa menggunakan AI untuk mempercepat pekerjaan administratif, membuat rangkuman, hingga membantu komunikasi internal.

Fitur Edit Gambar Ternyata Lebih Sering Di pakai

Tak hanya soal teks, OpenAI mengungkap fitur unggah gambar menjadi salah satu layanan yang cukup sering di gunakan pengguna ChatGPT. Aktivitas ini bahkan di sebut lebih populer di banding pembuatan gambar AI baru.

Pengguna biasanya mengunggah foto tertentu untuk di perbaiki kualitasnya, menghapus objek, memperjelas gambar, atau sekadar melakukan sentuhan visual sederhana menggunakan bantuan AI.

Di sisi lain, beberapa fitur lain yang cukup sering di gunakan pengguna ChatGPT meliputi:

Menelusuri website

Menggunakan model reasoning atau penalaran

Membuat gambar AI

Analisis data

Diktasi suara menjadi teks

Popularitas fitur-fitur tersebut menunjukkan bahwa chatbot AI kini berkembang menjadi platform multifungsi. Pengguna tidak lagi memakai ChatGPT hanya untuk bertanya, melainkan juga untuk membantu pekerjaan kreatif dan produktivitas digital.

Baca Juga :  Penyalahgunaan AI Meningkat, Pengawasan Perlu Diperketat

Coding Bukan Fitur Favorit Pengguna Inggris

OpenAI juga membagikan daftar penggunaan ChatGPT paling populer di Inggris. Hasilnya memperlihatkan bahwa masyarakat lebih banyak memakai AI untuk kebutuhan praktis sehari-hari di banding aktivitas teknis seperti pemrograman atau coding.

Beberapa penggunaan teratas di Inggris meliputi penyusunan materi komunikasi, mencari informasi, konsultasi kesehatan dan kecantikan, hingga kebutuhan belajar dan pengembangan diri.

Sementara itu, fitur coding justru berada di posisi bawah dalam daftar penggunaan terpopuler. Hal ini menandakan sebagian besar pengguna umum lebih membutuhkan bantuan AI untuk aktivitas ringan dan cepat di banding pekerjaan teknis tingkat lanjut.

Kondisi tersebut sejalan dengan tren global perkembangan AI generatif. Teknologi kecerdasan buatan kini mulai menjadi bagian dari rutinitas masyarakat modern, baik untuk belajar, bekerja, maupun menyelesaikan kebutuhan sehari-hari secara instan.

Ke depan, penggunaan chatbot AI diperkirakan akan semakin meluas seiring meningkatnya integrasi teknologi kecerdasan buatan ke berbagai layanan digital dan aplikasi sehari-hari.(Tim)

Berita Terkait

Internet Hilang Saat Perjalanan? Google Maps Tetap Bisa Digunakan
Coding dan AI Baru Menjangkau 25 Persen Sekolah, Ini Kendalanya
Kingston Pertahankan 62% Pasar DRAM, AI Jadi Pendorong
Penyalahgunaan AI Meningkat, Pengawasan Perlu Diperketat
WhatsApp Siapkan Tampilan Baru di Android, Navigasi Makin Modern
Cara Bayar Virtual Account Beda Bank dengan Mudah
Cara Bikin Tanda Tangan di Gmail agar Email Terlihat Profesional
PC Terpaksa Ditaruh di Lantai? Ini Risiko yang Perlu Diperhatikan
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:07 WIB

Internet Hilang Saat Perjalanan? Google Maps Tetap Bisa Digunakan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Coding dan AI Baru Menjangkau 25 Persen Sekolah, Ini Kendalanya

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Kingston Pertahankan 62% Pasar DRAM, AI Jadi Pendorong

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:59 WIB

Penyalahgunaan AI Meningkat, Pengawasan Perlu Diperketat

Selasa, 29 September 2026 - 18:10 WIB

WhatsApp Siapkan Tampilan Baru di Android, Navigasi Makin Modern

Berita Terbaru

Ilustrasi. 5 Kebiasaan Sepele yang Bisa Merusak Layar HP Lipat (Foto: medcom)

Gadget

5 Kebiasaan Sepele yang Bisa Merusak Layar HP Lipat

Jumat, 9 Okt 2026 - 09:09 WIB