Setelah Mudik, Kini Giliran Kerinci Bagian Hilir Diterjang Banjir  

- Jurnalis

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:35 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kabarinaja.id – Bencana banjir bandang kembali melanda wilayah Kabupaten Kerinci. Setelah sebelumnya kawasan Kerinci bagian mudik di terjang luapan air, kini giliran wilayah hilir yang terdampak. Hujan deras yang mengguyur sejak Rabu sore (20/5/2026) memicu banjir bandang di Kecamatan Danau Kerinci Barat dan merendam sejumlah permukiman warga.

Lima desa di laporkan terdampak cukup parah akibat derasnya aliran air yang turun dari kawasan perbukitan. Desa-desa tersebut meliputi Tanjung Pauh Mudik, Punai Merindu, Pancuran Tiga, Sumur Jauh, serta beberapa titik pemukiman lain di sekitar wilayah tersebut.

Air bercampur lumpur masuk ke rumah warga dan meluap hingga ke akses jalan desa. Warga yang berada di lokasi mengaku debit air naik dengan cepat setelah hujan deras mengguyur daerah hulu selama beberapa jam.

Curah Hujan Tinggi Picu Luapan Air

Camat Danau Kerinci Barat, Noverman Nurdin, M.Si menyebut banjir bandang di picu tingginya intensitas hujan yang terjadi sejak sore hari. Kondisi itu membuat aliran air dari kawasan perbukitan tidak mampu di tampung saluran yang ada hingga akhirnya meluap ke permukiman warga.

Baca Juga :  Muaro Jambi Tidak Buka Formasi CPNS 2026, Ini Alasannya

“Curah hujan cukup tinggi sehingga aliran air dari perbukitan turun sangat deras. Kami mengimbau warga tetap berhati-hati karena potensi hujan masih ada,” ujar Noverman.

Ia meminta masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai dan daerah rawan longsor untuk meningkatkan kewaspadaan. Potensi banjir susulan masih dapat terjadi apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi pada malam hari.

Berdasarkan pantauan di lapangan, genangan air juga membawa material lumpur dan ranting kayu yang ikut terbawa arus deras. Kondisi tersebut membuat proses pembersihan di sejumlah titik diperkirakan membutuhkan waktu cukup lama.

Ruas Jalan Sempat Lumpuh

Dampak banjir tidak hanya merendam rumah warga, tetapi juga mengganggu aktivitas transportasi masyarakat. Jalan yang menjadi akses utama warga di laporkan sempat tidak bisa di lalui kendaraan akibat tingginya genangan air dan derasnya arus banjir.

Baca Juga :  Harga Pangan Pokok Pasar Induk Tanjung Bajure Stabil, Cabe dan Ikan Turun!

Beberapa pengendara memilih menghentikan perjalanan karena khawatir terbawa arus. Warga bersama aparat desa terlihat berupaya membantu mengatur lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan panjang di kawasan terdampak.

Pemerintah kecamatan bersama aparat desa hingga Rabu malam masih melakukan pemantauan di sejumlah titik banjir. Pendataan terhadap rumah terdampak dan kerugian material juga terus di lakukan untuk menentukan langkah penanganan berikutnya.

Cuaca di Kabupaten Kerinci sendiri masih didominasi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi dalam beberapa hari terakhir. Kondisi geografis wilayah yang berada di kawasan perbukitan membuat sejumlah daerah rawan mengalami banjir bandang ketika curah hujan meningkat drastis.

Masyarakat diimbau tetap siaga, terutama saat hujan turun dalam durasi panjang. Warga juga di minta segera melapor kepada aparat setempat apabila melihat tanda-tanda longsor maupun peningkatan debit air sungai di sekitar permukiman.(Tim)

Berita Terkait

Ratusan Warga Zona Merah Blokir Akses Menuju Stasiun Pompa 3 Pertamina
Kabut Asap di Jambi Jadi Perhatian, Kasus ISPA Tembus 11.283
Harga Sayuran di Jambi Naik Akibat Kemarau Panjang
10 Hektare Lahan Karhutla di Kumpeh Ulu Berhasil Dipadamkan
362 Anak di Kota Jambi Terdeteksi Stunting, Alam Barajo Tertinggi
Kualitas Udara Muaro Jambi Memburuk, ISPU Capai 325
Hujan Mulai Turun, 59 Hotspot Masih Terdeteksi di Jambi
Kabut Asap Perairan Jambi, Nelayan Diminta Waspada
Berita ini 59 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:22 WIB

Ratusan Warga Zona Merah Blokir Akses Menuju Stasiun Pompa 3 Pertamina

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Kabut Asap di Jambi Jadi Perhatian, Kasus ISPA Tembus 11.283

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:05 WIB

Harga Sayuran di Jambi Naik Akibat Kemarau Panjang

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 06:12 WIB

10 Hektare Lahan Karhutla di Kumpeh Ulu Berhasil Dipadamkan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:55 WIB

362 Anak di Kota Jambi Terdeteksi Stunting, Alam Barajo Tertinggi

Berita Terbaru

Rachel Vennya Buka Suara soal Karhutla Kalimantan (Foto:  Instagram/rachelvennya/medcom)

Showbiz

Rachel Vennya Buka Suara soal Karhutla Kalimantan

Rabu, 14 Okt 2026 - 12:07 WIB

Kombinasi Dinding Polos dan Roster untuk Teras Rumah

Tips & Trik

Kombinasi Dinding Polos dan Roster untuk Teras Rumah

Selasa, 13 Okt 2026 - 09:24 WIB