AI Kian Tak Terbendung, ChatGPT hingga Gemini Berhasil Taklukkan Ujian Masuk Kampus Elite Jepang

- Jurnalis

Minggu, 7 Juni 2026 - 08:52 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kabarinaja.id – Kemampuan kecerdasan buatan (AI) kembali menunjukkan lompatan besar. Sejumlah model AI generatif terbaru berhasil melewati ujian masuk universitas paling bergengsi di Jepang, bahkan mencatatkan nilai yang melampaui capaian peserta manusia terbaik.

Temuan ini terungkap melalui pengujian yang di lakukan perusahaan teknologi asal Jepang, LifePrompt. Dalam riset tersebut, tiga model AI kelas atas di uji menggunakan soal ujian masuk tahun akademik 2026 milik dua kampus ternama Jepang, yakni University of Tokyo dan Kyoto University.

Model yang di uji meliputi ChatGPT 5.2 Thinking dari OpenAI, Gemini 3 Pro Preview milik Google, serta Claude Opus 4.5 yang di kembangkan Anthropic.

ChatGPT Dominasi Jalur Kedokteran dan Sains

Di antara ketiga model tersebut, ChatGPT mencatat hasil paling impresif. Pada jalur Natural Sciences III University of Tokyo, yang di kenal sebagai salah satu jalur masuk kedokteran paling kompetitif di Jepang, AI tersebut memperoleh 503 poin dari total 550 poin.

Skor itu bukan hanya cukup untuk lolos, tetapi juga jauh melampaui nilai tertinggi yang diraih peserta manusia, yakni 453 poin. Pada mata pelajaran matematika, ChatGPT bahkan mampu meraih skor sempurna.

Prestasi serupa terlihat pada kelompok ilmu sosial dan humaniora. ChatGPT mengumpulkan 452 poin, lebih tinggi di bandingkan skor tertinggi peserta yang di terima pada seleksi tahun ini yang berada di angka 434 poin.

Keunggulan tersebut berlanjut saat menghadapi ujian masuk Kyoto University. Pada Fakultas Hukum, ChatGPT mencetak 771 poin dan mengungguli nilai terbaik peserta manusia yang mencapai 734 poin. Sementara pada Fakultas Kedokteran, AI tersebut memperoleh 1.176 poin, melampaui rekor nilai peserta terbaik yang tercatat sebesar 1.098 poin.

Baca Juga :  Cara Membuat Foto Bollywood Retro 1980-an di ChatGPT

Gemini dan Claude Ikut Cetak Prestasi

Keberhasilan itu tidak hanya di raih ChatGPT. Gemini 3 Pro Preview dan Claude Opus 4.5 juga menunjukkan performa yang sangat kompetitif.

Gemini di laporkan berhasil memperoleh sejumlah nilai sempurna pada ujian matematika di berbagai jalur seleksi. Sementara Claude mampu melewati ambang kelulusan di seluruh kategori yang di ujikan, termasuk program studi yang selama ini di kenal memiliki tingkat kesulitan tinggi seperti kedokteran dan sains murni.

Menurut LifePrompt, hasil tersebut menandakan bahwa kemampuan akademik tingkat tinggi kini telah menjadi karakteristik umum model AI generatif modern, bukan hanya keunggulan satu produk tertentu.

Dalam Dua Tahun, Kemampuan AI Melonjak Drastis

Perkembangan ini menjadi bukti betapa cepatnya evolusi teknologi AI.

LifePrompt mengungkapkan bahwa pada 2024 lalu, GPT-4 pernah di uji menggunakan soal serupa dari University of Tokyo. Saat itu, model tersebut gagal memenuhi standar nilai minimum untuk di terima.

Namun hanya dalam rentang dua tahun, kemampuannya meningkat drastis. Pada awal 2026, ChatGPT dilaporkan mampu meraih rata-rata nilai 97 persen dalam 15 mata pelajaran ujian nasional Jepang dan berhasil mendapatkan sembilan skor sempurna.

Hasil terbaru dari ujian masuk dua universitas elite Jepang itu menunjukkan tren peningkatan kemampuan AI yang terus berlanjut tanpa tanda melambat.

Masih Lemah dalam Esai dan Penalaran Terbuka

Meski tampil luar biasa pada soal-soal eksakta, AI ternyata belum sepenuhnya mengungguli manusia di semua bidang.

Baca Juga :  Huawei Luncurkan HarmonyOS 7, Bawa Efek Liquid Glass ala iOS

Penelitian LifePrompt menemukan bahwa performa terbaik AI muncul pada mata pelajaran yang memiliki jawaban pasti seperti matematika, fisika, kimia, dan ilmu komputer.

Sebaliknya, ketika di hadapkan pada soal yang membutuhkan analisis mendalam, interpretasi, serta argumentasi terbuka, kemampuan AI masih menunjukkan keterbatasan.

Contohnya terlihat pada ujian sejarah dunia. ChatGPT mampu memperoleh nilai sekitar 90 persen pada ujian bahasa Inggris, tetapi hanya mencapai sekitar 25 persen pada bagian esai sejarah dunia yang di nilai langsung oleh pengajar profesional dari lembaga bimbingan belajar Jepang.

Dunia Pendidikan dan Industri Diminta Bersiap

Kepala LifePrompt, Satoshi Endo, menilai perkembangan pesat AI menjadi sinyal penting bagi dunia pendidikan maupun industri.

Menurutnya, perusahaan dan institusi pendidikan perlu mulai memikirkan perubahan besar yang mungkin terjadi dalam satu hingga dua dekade mendatang akibat semakin canggihnya teknologi kecerdasan buatan.

Pandangan serupa di sampaikan oleh Satoshi Kurihara dari Keio University. Ia menilai manusia dan AI seharusnya tidak di tempatkan sebagai rival dalam kompetisi yang sama.

Menurut Kurihara, AI memiliki keunggulan dalam mengolah serta menyerap data dalam jumlah masif, sedangkan manusia masih unggul dalam kreativitas, intuisi, pemahaman konteks, dan kemampuan menghasilkan gagasan baru yang lebih kompleks.

Perkembangan terbaru ini menjadi gambaran bahwa batas kemampuan AI terus bergeser. Jika sebelumnya kecerdasan buatan hanya di anggap sebagai alat bantu, kini teknologi tersebut mulai menunjukkan kapasitas yang mampu bersaing bahkan melampaui manusia dalam sejumlah bidang akademik yang paling menantang.(Tim)

Berita Terkait

31.000 Email Phishing Terungkap, Penipu Manfaatkan Layanan Resmi Microsoft
Harga Spotify Premium Oktober 2026: Ini Perbedaan Tiga Paketnya
Internet Hilang Saat Perjalanan? Google Maps Tetap Bisa Digunakan
Coding dan AI Baru Menjangkau 25 Persen Sekolah, Ini Kendalanya
Kingston Pertahankan 62% Pasar DRAM, AI Jadi Pendorong
Penyalahgunaan AI Meningkat, Pengawasan Perlu Diperketat
WhatsApp Siapkan Tampilan Baru di Android, Navigasi Makin Modern
Cara Bayar Virtual Account Beda Bank dengan Mudah
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:09 WIB

31.000 Email Phishing Terungkap, Penipu Manfaatkan Layanan Resmi Microsoft

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:09 WIB

Harga Spotify Premium Oktober 2026: Ini Perbedaan Tiga Paketnya

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:07 WIB

Internet Hilang Saat Perjalanan? Google Maps Tetap Bisa Digunakan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Coding dan AI Baru Menjangkau 25 Persen Sekolah, Ini Kendalanya

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Kingston Pertahankan 62% Pasar DRAM, AI Jadi Pendorong

Berita Terbaru

Dana Operasional SPPG Tersendat, Ini 3 Penyebabnya (Foto:  Pemkab Lumajang/rri)

Nasional

Dana Operasional SPPG Tersendat, Ini 3 Penyebabnya

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:13 WIB

 Angga Sasongko Soroti Insentif Pajak Ekonomi Kreatif (Foto: Medcom/Rafi)

Ekonomi

Angga Sasongko Soroti Insentif Pajak Ekonomi Kreatif

Sabtu, 24 Okt 2026 - 06:19 WIB

5 Tanaman Hias Berwarna Cerah untuk Rumah yang Minim Nyamuk

Kesehatan

5 Tanaman Hias Berwarna Cerah untuk Rumah yang Minim Nyamuk

Jumat, 23 Okt 2026 - 17:04 WIB