Data 12 TB Steam Bocor, Jejak Half-Life 2 Ikut Terungkap

Arsip server lama Steam menyimpan build, prototipe, dan materi uji coba gim dari era 2003–2013.

- Jurnalis

Rabu, 2 September 2026 - 14:03 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Arsip data Steam berukuran 12 TB yang bocor ke internet mengungkap berbagai build, prototipe, dan materi pengembangan gim lama, termasuk konten yang berkaitan dengan proyek Valve (Foto:  X/HL_Alyx_NoVR/medcom)

Arsip data Steam berukuran 12 TB yang bocor ke internet mengungkap berbagai build, prototipe, dan materi pengembangan gim lama, termasuk konten yang berkaitan dengan proyek Valve (Foto: X/HL_Alyx_NoVR/medcom)

Kabarinaja.id – Arsip digital berukuran lebih dari 12 terabyte dari server lama Steam tersebar di internet melalui jaringan Torrent. Data tersebut berisi berbagai build awal, prototipe, serta materi playtest gim yang dikembangkan sepanjang 2003 hingga 2013.

Kebocoran itu menarik perhatian komunitas karena sebagian arsip memuat materi yang sebelumnya tidak pernah dirilis ke publik. Sejumlah proyek Valve dan gim dari pengembang lain disebut terdapat dalam kumpulan data tersebut.

Arsip Lama Steam Ternyata Masih Tersimpan

Data yang tersebar berasal dari infrastruktur Steam generasi lama yang dikenal sebagai Steam2. Sistem tersebut digunakan Valve sebelum perusahaan beralih ke SteamPipe pada 2013.

Perpindahan menuju SteamPipe mengubah cara Steam mendistribusikan berkas gim dan pembaruan. Sistem baru memungkinkan proses patching berjalan lebih efisien dengan mengunduh bagian data yang mengalami perubahan.

Temuan terbaru menunjukkan bahwa sebagian aset dari periode Steam2 ternyata masih tersimpan. Sebelumnya, kalangan pengarsip gim menduga sebagian besar materi tersebut telah hilang dari server Valve.

Data 12 TB Steam Bocor dari API Publik

Menurut pengamat Valve dan dataminer Gabe Follower, akses terhadap data lama tersebut dimungkinkan melalui endpoint API publik. Konfigurasi pada sistem lama diduga membuat sejumlah berkas dapat diakses tanpa mekanisme perlindungan yang semestinya.

Baca Juga :  BlockAway DuckDuckGo Itu Apa? Ini Fungsi Sebenarnya

Analis gim asal Spanyol, Scolcer, juga menyampaikan temuan serupa melalui akun X miliknya. Ia menyebut arsip tersebut berasal dari situs publik yang dapat diakses tanpa kata sandi.

“Data ini diperoleh dari situs yang 100 persen dapat diakses publik.”

Scolcer mengatakan materi tersebut berada pada lokasi yang dapat ditemukan dan diunduh oleh siapa saja. Kondisi itu memperlihatkan bahwa data lama tetap dapat ditemukan meski sistem Steam2 sudah tidak menjadi infrastruktur utama Steam.

Jejak Portal 2 hingga Half-Life 2

Isi arsip kemudian ditelusuri oleh komunitas gim dan menghasilkan sejumlah temuan menarik. Materi yang ditemukan mencakup potongan dialog GLaDOS serta model senjata yang masih berada pada tahap prototipe untuk Portal 2.

Referensi terhadap proyek yang berkaitan dengan Half-Life 2: Episode 3 juga disebut muncul dalam kumpulan data tersebut. Namun, keberadaan materi pengembangan itu tidak serta-merta berarti proyek tersebut pernah mencapai tahap produksi penuh.

Baca Juga :  Media Jepang Puji Running Train, Game Kereta Indonesia

Arsip itu juga dilaporkan memuat versi pengujian awal dari beberapa gim populer. Di antaranya Left 4 Dead 2, Counter-Strike: Global Offensive, Spore, Dragon Age: Origins, dan Batman: Arkham Asylum.

Temuan Lama Membuka Persoalan Baru

Bagi komunitas pengarsip gim, keberadaan data tersebut memberikan gambaran tentang proses pengembangan gim pada era awal Steam. Build dan prototipe dapat memperlihatkan bagaimana sebuah produk berubah sebelum akhirnya dirilis kepada pemain.

Namun, distribusi arsip tersebut juga menimbulkan persoalan mengenai hak cipta dan kerahasiaan. Sebagian materi berasal dari proyek Valve maupun pengembang pihak ketiga yang pernah mendistribusikan gim melalui Steam.

Karena itu, mengunduh atau menyebarkan materi pengembangan yang masih memiliki perlindungan hukum dapat menimbulkan risiko bagi pihak yang terlibat. Kebocoran ini sekaligus menunjukkan bahwa data lama pada infrastruktur digital tetap dapat menjadi persoalan keamanan bertahun-tahun setelah sistem tersebut ditinggalkan. (Wd/*)

Berita Terkait

31.000 Email Phishing Terungkap, Penipu Manfaatkan Layanan Resmi Microsoft
Harga Spotify Premium Oktober 2026: Ini Perbedaan Tiga Paketnya
Internet Hilang Saat Perjalanan? Google Maps Tetap Bisa Digunakan
Coding dan AI Baru Menjangkau 25 Persen Sekolah, Ini Kendalanya
Kingston Pertahankan 62% Pasar DRAM, AI Jadi Pendorong
Penyalahgunaan AI Meningkat, Pengawasan Perlu Diperketat
WhatsApp Siapkan Tampilan Baru di Android, Navigasi Makin Modern
Cara Bayar Virtual Account Beda Bank dengan Mudah
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:09 WIB

31.000 Email Phishing Terungkap, Penipu Manfaatkan Layanan Resmi Microsoft

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:09 WIB

Harga Spotify Premium Oktober 2026: Ini Perbedaan Tiga Paketnya

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:07 WIB

Internet Hilang Saat Perjalanan? Google Maps Tetap Bisa Digunakan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Coding dan AI Baru Menjangkau 25 Persen Sekolah, Ini Kendalanya

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Kingston Pertahankan 62% Pasar DRAM, AI Jadi Pendorong

Berita Terbaru

Hari Santri 2026, Kemenag Siapkan Lima Program untuk Santri (Foto: RRI/Nadya)

Nasional

Hari Santri 2026, Kemenag Siapkan Lima Program untuk Santri

Kamis, 22 Okt 2026 - 17:04 WIB

Hari Santri 2026, Prabowo Soroti Peran Pesantren bagi Bangsa (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden/rri)

Nasional

Hari Santri 2026, Prabowo Soroti Peran Pesantren bagi Bangsa

Kamis, 22 Okt 2026 - 16:06 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp4.000 Jadi Rp2,55 Juta (Foto: Logam Mulia/rri)

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp4.000 Jadi Rp2,55 Juta

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:56 WIB

Cheat Guitar Hero Aerosmith PS3 dan Kode Lengkap (Foto: duniagames)

Game

Cheat Guitar Hero Aerosmith PS3 dan Kode Lengkap

Rabu, 21 Okt 2026 - 11:04 WIB