Warna Seprai Ternyata Bisa Memengaruhi Pilihan Kutu Kasur

Studi menunjukkan kutu kasur cenderung memilih tempat berlindung berwarna merah dan hitam dibandingkan putih.

- Jurnalis

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:05 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Warna Seprai Ternyata Bisa Memengaruhi Pilihan Kutu Kasur

Warna Seprai Ternyata Bisa Memengaruhi Pilihan Kutu Kasur

Kabarinaja.idPilihan warna seprai ternyata berkaitan dengan perilaku kutu kasur saat mencari tempat berlindung. Sejumlah penelitian menunjukkan serangga kecil ini cenderung memilih area berwarna merah dan hitam dibandingkan putih.

Temuan tersebut berasal dari penelitian mengenai respons kutu kasur terhadap berbagai warna tempat berlindung. Studi yang dimuat dalam Journal of Medical Entomology pada 2016 menemukan warna merah dan hitam menjadi pilihan yang menonjol bagi kutu kasur.

Penelitian lain pada kutu kasur tropis (Cimex hemipterus) juga menemukan kecenderungan serupa. Hasilnya menunjukkan kutu kasur yang sudah makan maupun lapar lebih memilih tempat berlindung merah dan hitam daripada putih.

Merah dan Hitam Lebih Sering Dipilih

Penelitian terhadap Cimex lectularius menggunakan sejumlah pengujian untuk melihat respons kutu kasur terhadap warna. Hasilnya, tempat berlindung merah dipilih sekitar 28,5 persen, sedangkan hitam mencapai 23,4 persen.

Namun, respons tersebut tidak selalu sama pada setiap kondisi. Peneliti menemukan preferensi warna dapat berubah berdasarkan jenis kelamin, status nutrisi, tahap perkembangan, hingga kondisi kutu saat berada dalam kelompok.

Baca Juga :  Kata-Kata Afirmasi Positif Pagi Hari agar Lebih Semangat dan Percaya Diri

Pada penelitian terhadap kutu kasur tropis yang diterbitkan Tropical Life Sciences Research pada 2024, warna merah dan hitam juga lebih banyak dipilih dibandingkan putih. Pengujian melibatkan kutu kasur jantan, betina, serta nimfa dalam kondisi kenyang maupun lapar.

Mengapa Warna Bisa Berpengaruh?

Kutu kasur menggunakan sejumlah petunjuk ketika mencari tempat berlindung. Rangsangan visual menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi pilihan serangga tersebut.

Para peneliti menduga warna gelap seperti merah dan hitam dapat memberikan petunjuk visual yang sesuai dengan kecenderungan kutu kasur mencari tempat persembunyian. Meski begitu, warna bukan satu-satunya faktor yang menentukan keberadaan kutu kasur.

Seprai Putih Lebih Mudah Membantu Pemeriksaan

Berbeda dengan merah dan hitam, putih termasuk warna yang lebih jarang dipilih dalam pengujian tertentu. Penelitian pada kutu kasur tropis menunjukkan warna putih menjadi pilihan paling rendah ketika serangga diberi pilihan merah, hitam, dan putih.

Kondisi tersebut membuat seprai berwarna terang dapat memiliki keuntungan praktis. Kutu, noda darah kecil, telur, atau bintik gelap akibat aktivitas kutu kasur cenderung lebih mudah terlihat pada permukaan berwarna putih.

Baca Juga :  Masalah Kelistrikan Rumah yang Wajib Segera Diatasi

Meski demikian, penggunaan seprai putih bukan berarti dapat mencegah infestasi. Kutu kasur tetap mencari manusia sebagai sumber darah dan membutuhkan celah atau tempat aman untuk bersembunyi.

Ganti Seprai Saja Tidak Cukup

Warna seprai yang disukai kutu kasur dapat menjadi informasi tambahan dalam memahami perilaku serangga tersebut. Namun, mengganti seprai merah atau hitam menjadi putih tidak bisa dianggap sebagai metode pemberantasan kutu kasur.

Penelitian justru menunjukkan warna berpotensi dimanfaatkan untuk mengembangkan perangkat pemantauan atau perangkap kutu kasur. Temuan tersebut dapat membantu pengembangan strategi pengendalian infestasi yang lebih efektif.

Jika menemukan tanda keberadaan kutu kasur, pemeriksaan sebaiknya dilakukan pada bagian jahitan kasur, celah tempat tidur, dan area tersembunyi di sekitarnya. Noda darah kecil, bintik gelap, telur, atau serangga hidup dapat menjadi petunjuk adanya infestasi.

Dengan demikian, warna seprai lebih tepat dipandang sebagai salah satu faktor yang berkaitan dengan perilaku kutu kasur, bukan solusi tunggal untuk mengatasinya. (Wd/*)

Berita Terkait

Mengapa Pink Identik dengan Perempuan? Ini Sejarahnya
Jenis Pilates dan Manfaatnya, Mana yang Cocok untuk Pemula?
Arti Anomali yang Viral di Medsos, Ternyata Ini Maknanya
Bahasa Gaul Anak Muda Bali Makin Populer, Ini Arti “Sing Mebutuh Ci Nok”
Arti TBL hingga KBL yang Viral, Ini Maknanya di Media Sosial
Asal-usul Kata Boti dan Maknanya di Media Sosial
Arti Orang Have dan Bahasa Gaul Gen Z yang Viral
Begini Cara Mengaktifkan Peringatan Gempa di HP Android
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:05 WIB

Warna Seprai Ternyata Bisa Memengaruhi Pilihan Kutu Kasur

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:03 WIB

Jenis Pilates dan Manfaatnya, Mana yang Cocok untuk Pemula?

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:07 WIB

Arti Anomali yang Viral di Medsos, Ternyata Ini Maknanya

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:06 WIB

Bahasa Gaul Anak Muda Bali Makin Populer, Ini Arti “Sing Mebutuh Ci Nok”

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:05 WIB

Arti TBL hingga KBL yang Viral, Ini Maknanya di Media Sosial

Berita Terbaru

Warna Seprai Ternyata Bisa Memengaruhi Pilihan Kutu Kasur

Lifestyle

Warna Seprai Ternyata Bisa Memengaruhi Pilihan Kutu Kasur

Selasa, 25 Agu 2026 - 19:05 WIB

Apple Indonesia Buka 3 Lowongan di Jakarta, Ini Syaratnya

Loker

Apple Indonesia Buka 3 Lowongan di Jakarta, Ini Syaratnya

Selasa, 25 Agu 2026 - 17:58 WIB

5 Skutik Paling Irit BBM, Konsumsinya Bisa Tembus 68,9 Km/L

Otomotif

5 Skutik Paling Irit BBM, Konsumsinya Bisa Tembus 68,9 Km/L

Selasa, 25 Agu 2026 - 13:02 WIB

Cara Cek Titik Karhutla di Indonesia lewat SiPongi+ dan BMKG (Foto: sipongi.gakkum.kehutanan.go.id)

Nasional

Cara Cek Titik Karhutla di Indonesia lewat SiPongi+ dan BMKG

Selasa, 25 Agu 2026 - 12:05 WIB

Cara Buru Skin Super Bear Adventure Tanpa Boros Koin

Game

Cara Buru Skin Super Bear Adventure Tanpa Boros Koin

Selasa, 25 Agu 2026 - 11:05 WIB