Kabarinaja.id – Perjalanan panjang KOTAK memasuki fase baru setelah grup rock tersebut memilih berjalan secara independen. Keputusan itu ditandai dengan peluncuran single terbaru berjudul “YOLO (You Only Live Once)”, yang membawa pesan tentang keberanian mengambil pilihan dan memulai perubahan.
Setelah lebih dari 20 tahun berkarya dan menjalani 18 tahun bersama label rekaman, Tantri, Cella, dan Chua kini mengambil kendali lebih besar atas arah bermusik mereka. Bagi KOTAK, perubahan tersebut menjadi ruang untuk kembali mengikuti insting kreatif.
YOLO Menggambarkan Keberanian Memulai
“YOLO” lahir dari gagasan tentang keberanian meninggalkan kenyamanan dan mencoba sesuatu yang berbeda. Tema tersebut dianggap relevan dengan perjalanan KOTAK yang kini memasuki tahap baru sebagai grup musik independen.
Lagu ini mengajak pendengar melihat proses pengembangan diri secara lebih ringan. Perubahan tidak harus selalu menjadi tekanan, melainkan dapat dijalani sebagai bagian dari perjalanan seseorang.
Pesan itu tercermin dalam penggalan lirik, “Aku yang dulu pemalu, tak lagi mau hidup begitu” serta “Self improvement jangan jadi beban”. Kedua bagian tersebut memperkuat gagasan bahwa setiap orang memiliki ruang untuk berkembang dengan caranya masing-masing.
Dari Perubahan Diri ke Kebebasan Bermusik
Bagi KOTAK, status sebagai band independen tidak hanya berkaitan dengan perubahan pola kerja. Langkah tersebut juga menjadi bentuk keberanian untuk mendapatkan kebebasan yang lebih luas dalam menentukan arah kreatif.
Semangat tersebut kemudian diterjemahkan melalui “YOLO”. Lagu ini menjadi gambaran dari keputusan besar yang sedang mereka jalani sekaligus refleksi atas keberanian memulai kembali.
Karakter Rock Tetap Dipertahankan
Meski membawa semangat baru, KOTAK tidak meninggalkan identitas musik yang selama ini dikenal penggemarnya. “YOLO” tetap mengandalkan karakter rock anthem melalui permainan riff gitar yang kuat dan bagian chorus yang mudah diikuti.
Beberapa penggalan lagu seperti “I Want To Get It Started”, “Get Up And Dance Now”, dan “Watch Yourself Grow Now” memberikan energi positif. Bagian tersebut dirancang untuk menyemangati pendengar yang sedang memasuki fase baru dalam kehidupannya.
Pilihan musikal itu membuat “YOLO” tetap terasa dekat dengan karakter KOTAK. Pada saat bersamaan, tema lagunya memperlihatkan sisi perjalanan personal yang sedang dihadapi para personelnya.
KOTAK Kerjakan Produksi Secara Mandiri
Babak independen tersebut juga terlihat dari proses pengerjaan “YOLO”. KOTAK menangani langsung proses kreatif lagu, mulai dari penulisan lirik hingga penyusunan aransemen.
Keterlibatan langsung dalam produksi memberikan keleluasaan bagi grup untuk menerjemahkan gagasan mereka tanpa kehilangan identitas musikal. Hasilnya menjadi bagian dari langkah baru yang kini mereka pilih setelah bertahun-tahun berada di bawah label rekaman.
“‘YOLO’ bukan hanya lagu baru bagi kami, tetapi juga cerminan dari keputusan besar yang sedang kami ambil. Menjadi band independen adalah langkah yang penuh tantangan, namun kami percaya setiap pertumbuhan selalu dimulai dari keberanian untuk melangkah,” ujar KOTAK.
Lewat “YOLO”, KOTAK tidak sekadar memperkenalkan materi musik terbaru. Single ini sekaligus menjadi penanda perjalanan baru mereka, dengan kebebasan kreatif dan keberanian mengambil keputusan sebagai bagian utama dari babak tersebut. (Wd/*)










